Baru Dilantik, Gubri dan Wagubri Pecah Kongsi, FKPMR Siap Menjembatani
Gubri Wahid dan Wagubri SF Hariyanto. f : ist
PEKANBARU, detak24com – Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Dr H Chaidir MM menyayangkan hubungan yang tidak harmonis antara Gubri Abdul Wahid dan Wagub SF Hariyanto.
Ketidakharmonisan tersebut dinilainya sangat memalukan, dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi daerah.
“Iya, kita baca di media massa, meskipun belum melakukan penelusuran langsung, namun kita sangat menyayangkan. Ini jelas merugikan daerah dan membuat kita malu, malu kepada pemerintah pusat, malu kepada daerah lain,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Riau, Selasa (01/07/25).
Dia menegaskan, sebagai pemimpin yang telah diberi mandat oleh rakyat, Gubernur dan Wakil Gubernur semestinya mampu menahan ego pribadi dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Mereka adalah orang-orang terhormat yang seharusnya mampu mengendalikan ego. Masyarakat sudah memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memimpin daerah ini. Maka utamakan kepentingan rakyat Riau, bukan kepentingan pribadi,” tegasnya.
FKPMR, lanjut Chaidir siap mengambil peran sebagai penengah apabila dibutuhkan untuk meredam potensi konflik dan menjembatani komunikasi antara kedua pemimpin tersebut.
“Kami akan berinovasi dan mencari cara agar bisa mendamaikan mereka. Jangan sampai konflik ini terus berlarut-larut dan merugikan masyarakat,” tutupnya.
Ketakharmonisan antara Gubernur Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Hariyanto disinyalir telah berlangsung cukup lama. Keduanya jarang terlihat bersama dalam berbagai kegiatan pemerintahan.
Bahkan, dalam sejumlah agenda penting seperti rapat paripurna dan acara seremonial, ketidakhadiran Gubernur tidak pernah didelegasikan kepada Wakil Gubernur, melainkan kepada Pj Sekdaprov atau para asisten, seperti dikutip dari GoRiau. (Red)
Editor : Kar
