Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Baru Dilantik, Gubri dan Wagubri Pecah Kongsi, FKPMR Siap Menjembatani 

Baru Dilantik, Gubri dan Wagubri Pecah Kongsi, FKPMR Siap Menjembatani 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Dr H Chaidir MM menyayangkan hubungan yang tidak harmonis antara Gubri Abdul Wahid dan Wagub SF Hariyanto.

Ketidakharmonisan tersebut dinilainya sangat memalukan, dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi daerah.

“Iya, kita baca di media massa, meskipun belum melakukan penelusuran langsung, namun kita sangat menyayangkan. Ini jelas merugikan daerah dan membuat kita malu, malu kepada pemerintah pusat, malu kepada daerah lain,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Riau, Selasa (01/07/25).

Dia menegaskan, sebagai pemimpin yang telah diberi mandat oleh rakyat, Gubernur dan Wakil Gubernur semestinya mampu menahan ego pribadi dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

 

 

“Mereka adalah orang-orang terhormat yang seharusnya mampu mengendalikan ego. Masyarakat sudah memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memimpin daerah ini. Maka utamakan kepentingan rakyat Riau, bukan kepentingan pribadi,” tegasnya.

FKPMR, lanjut Chaidir siap mengambil peran sebagai penengah apabila dibutuhkan untuk meredam potensi konflik dan menjembatani komunikasi antara kedua pemimpin tersebut.

“Kami akan berinovasi dan mencari cara agar bisa mendamaikan mereka. Jangan sampai konflik ini terus berlarut-larut dan merugikan masyarakat,” tutupnya.

Ketakharmonisan antara Gubernur Abdul Wahid dan Wakil Gubernur SF Hariyanto disinyalir telah berlangsung cukup lama. Keduanya jarang terlihat bersama dalam berbagai kegiatan pemerintahan.

Bahkan, dalam sejumlah agenda penting seperti rapat paripurna dan acara seremonial, ketidakhadiran Gubernur tidak pernah didelegasikan kepada Wakil Gubernur, melainkan kepada Pj Sekdaprov atau para asisten, seperti dikutip dari GoRiau. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • CEKCOK di Facebook Berakhir ke Meja Hijau, PN Dumai Gelar Sidang Pidana UU ITE

    CEKCOK di Facebook Berakhir ke Meja Hijau, PN Dumai Gelar Sidang Pidana UU ITE

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    DUMAI, detak24com – PN Dumai menggelar sidang perdana kasus pelanggaran UU ITE dengan terdakawnya Ji alias MN, Rabu (03/05/23). Terdakwa dihadirkan ke persidangan didampingi Penasihat Hukum Cassarolly Sinaga. Sementara, sidang dipimpin hakim Liberty dengan JPU M Wildan A. Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan. Dimana, dalam dakwaan jaksa, disebutkan terdakwa memposting kalimat makian di Facebook yang […]

  • HMMM! TERNYATA Ferdy Sambo dan Putri Pisah Rumah, Pantas Saja…

    HMMM! TERNYATA Ferdy Sambo dan Putri Pisah Rumah, Pantas Saja…

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mengatakan bahwa eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo sudah pisah rumah dengan istrinya, Putri Candrawathi. Hal itu disampaikan Bharada E saat menjadi saksi untuk terdakwa Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11). Bharada E menuturkan sejak dirinya […]

  • Dua Supir Truk Terciduk, Polisi Gulung Sindikat Pembalakan Hutan di Ujungbatu

    Dua Supir Truk Terciduk, Polisi Gulung Sindikat Pembalakan Hutan di Ujungbatu

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHUL, detak24com – Polisi menangkap dua supir truk diduga masuk sindikat pembalakan liar di wilayah Ujungbatu, Rohul. Diketahui, aksi pengrusakan hutan tersebut mengancam datangnya musibah banjir dan longsor. Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menggagalkan upaya pengangkutan kayu ilegal di Rohul. Dua orang pengangkut kayu dibekuk bersama barang bukti ratusan keping kayu […]

  • PLTA Koto Panjang Buka Pintu Waduk hingga 170 Cm, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Banjir

    PLTA Koto Panjang Buka Pintu Waduk hingga 170 Cm, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Banjir

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – PLTA Koto Panjang terus menambah tinggi bukaan pintu waduk hingga 170 cm. Kondisi ini rentan terhadap ancaman banjir di daerah hilir. Pada Sabtu (01/03/25) malam minggu pukul 20.00 WIB, PLTA Koto Panjang menambah bukaan pintu waduk 50 cm. Sehari sebelumnya telah dibuka 1 cm. Sehingga, total ketinggian bukaan pintu waduk menjadi 1 […]

  • DATA Final, 700 Rumah dan 10 Fasilitas Umum Terdampak Kilang Pertama Dumai Meledak

    DATA Final, 700 Rumah dan 10 Fasilitas Umum Terdampak Kilang Pertama Dumai Meledak

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    DUMAI, detak24com – Walikota Dumai, Paisal mengatakan pihaknya sudah selesai mendata masyarakat terdampak kilang Pertamina Dumai meledak. Hasilnya, kata Walikota Paisal, Sabtu (08/04/23), terdapat total lebih kurang 700 rumah dan 10 fasilitas umum (Fasum) seperti rumah ibadah dan sekolah yang terdampak kilang Pertamina Dumai meledak. “Dari total tersebut, untuk Fasum langsung diperbaiki PT KPI (Kilang […]

  • Bharada E saat memenuhi panggilan Komnas HAM. F. :. IST

    Empat Lembar Surat Bharada E Runtuhkan Skenario Irjen Sambo, Air Mata Menetes-Putarkan Lagu Rohani

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Jakarta, detak24.com -;Bharada E sempat menarik kesaksian di berita acara pemeriksaan (BAP) Hal itu lantaran kuawatir terjadi apa-apa pada dia dan keluarga, jika menceritakan kejadian sebenarnya. Dalam keadaan air mata terus menetes Bharada E menulis empat carik kertas. Penyidik dan pengacara berusaha menenangkannya dengan memutar lagu rohani. Serta meyakinkannya bahwa tak perlu kuatir. Akhirnya empat lembar […]

expand_less