Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Anak Mantan Pejabat Dumai Dipenjara Gegara Berbagi Makanan ke Panti Asuhan, Ini Sebabnya

Anak Mantan Pejabat Dumai Dipenjara Gegara Berbagi Makanan ke Panti Asuhan, Ini Sebabnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 9 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Cewek cantik bernama Astri Septia Neta dipenjara gegara acap berbagi makanan ke panti asuhan. Anak mantan pejabat Dumai itu kini dihadapkan ke persidangan.

Dalam persidangan di PN Dumai, terungkap perbuatan yang dilakukan terdakwa, hingga ia terpaksa menjalani hidup dalam penjara, Senin (09/11/24).

Pada sidang yang dipimpin hakim Hamdan dengan hakim anggota M Tahir dan Liberty Oktavianus serta JPU Tabah Santoso, terungkap perbuatan terdakwa telah merugikan orang lain.

Dua orang saksi korban yang diperiksa dalam persidangan, yakni saksi Regina dan Vivian bahwa terdakwa serta para saksi sepakat mendirikan perusahaan jasa katering. Yakni, PT Holigreen Interfood Nusantara dan PT Holigreen Berjaya Food.

Para saksi sebagai komisaris, sedangkan terdakwa sebagai direktur. Kedua perusahaan tersebut akan mengambil tender jasa katering untuk Pertamina dan PHR Dumai serta Duri.

Untuk meyakinkan kedua saksi, terdakwa memperlihatkan nota kerjasama dengan perusahaan pelat merah tersebut. Sehingga, kedua saksi tak khawatir untuk berinvestasi.

Dalam persidangan terungkap, kedua saksi telah berinvestasi sebesar Rp 2,8 miliar yang dikirimkan secara bertahap selama 10 bulan. Pada kenyataannya, tak ada sama sekali kerjasama dengan Pertamina dan PHR.

“Investasi saya kirim per tiga bulan. Ternyata kontrak kerjasama tersebut fiktif, tak ada katering ke Pertamina dan PHR. Juga kontrak dengan perusahaan lainnya,” ujar saksi Vivian dalam persidangan.

Malahan, saksi mengetahui ternyata banyak utang ke penyedia bahan baku. Ternyata, katering diantar ke sejumlah panti asuhan. 

Saksi juga menerangkan, kalau terdakwa juga merangkap sebagai manajer keuangan. Namun hal itu dibantah oleh terdakwa.Terdakwa mengakui sebagian kerjasama tersebut asli.

Sementara, saksi Syafrizal dan saksi Tengku Ade, keduanya merupakan driver PT Holigreen Interfood Nusantara dan PT Holigreen Berjaya Food mengaku mereka mengantar makanan ke panti asuhan.

“Dalam seminggu kami antarkan makanan berupa prasmanan ke sembilan hingga 10 panti asuhan, sebanyak lima hari. Kami belum pernah mengantar katering ke PT,” ungkap mereka.

Menurut saksi, terdakwa juga melarang mereka memberitahukan kepada karyawan lain perihal antar makanan ke panti asuhan. “Terakhir saya mengantar makanan ke panti asuhan pada Oktober 2024,” pungkasnya.

Diketahui, dalam dakwaan JPU, terdakwa Astri Septia Neta alias Neta binti Syamsuddin Ismail, sekira bulan Oktober 2023 sampai dengan Selasa tanggal 6 Agustus 2024, sekira pukul 20.00 WIB sampai, bertempat bertempat di Kedai Kopi Dumai Jalan Sultan Syarif Kasim  menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya atau supaya memberi utang maupun menghapuskan piutang. Sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP. (Red)

Editor : Kar 

 

 

 

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Inhil Riau Gagalkan Penyeludupan Ratusan HP, Laptop dan Kamera

    Polres Inhil Riau Gagalkan Penyeludupan Ratusan HP, Laptop dan Kamera

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Inhil, detak24.com – Polres Indragiri Hilir (Inhil) Riau menggagalkan penyeludupan ratusan alat elektronik ilegal yang masuk ke Pelabuhan Pelindo Tembilahan. Barang bukti alat elektronik ilegal diamankan sebanyak 243 unit handphone, 5 unit kamera digital dan 1 unit laptop, diperkirakan barang bukti yang diamankan senilai Rp. 2,5 milyar. Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan dalam keterangan pres […]

  • Kapal Bermuatan Snack Karam di Perairan Sepahat Viral Medsos 

    Kapal Bermuatan Snack Karam di Perairan Sepahat Viral Medsos 

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Kapal pompong bermuatan makanan ringan (snack) dilaporkan karam di perairan Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Jumat (23/01/26). Peristiwa tersebut sontak viral di media sosial setelah video kondisi kapal yang miring dan hampir tenggelam dibagikan netizen dan beredar luas. Dalam video yang diunggah warganet, terlihat kapal terjebak di perairan dangkal dengan […]

  • KASUS HPK 920 HA, Edi Azmi: Klien Saya Bukan Menguasai Lahan – Gugat Pemiliknya!

    KASUS HPK 920 HA, Edi Azmi: Klien Saya Bukan Menguasai Lahan – Gugat Pemiliknya!

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 25Komentar

    DUMAI, detak24.com – Kasus perdata dugaan penguasaan lahan seluas 920 hektar di wilayah Medangkampai serta Sungai Sembilan Dumai, terus berlanjut di PN Dumai. Pada sidang lanjutan Rabu (09/11/22) dalam tahap mediasi, yang dipimpin hakim Edi Siong. Yayasan Pradata Anugerah Negeri (PAN) sebagai penggugat diwakili kuasa hukum Syamsul Arif Cs. Sementara, dua warga Dumai yang digugat […]

  • KPK ‘Obrak-abrik’ Dinas PUPR-PKPP Riau Selama 6 Jam, Ini Hasilnya!

    KPK ‘Obrak-abrik’ Dinas PUPR-PKPP Riau Selama 6 Jam, Ini Hasilnya!

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan penggeledahan Kantor Dinas PUPR-PKPP Riau di Jalan SM Amin Pekanbaru, Selasa (11/11/25). Tim selesai melakukan penggeledahan dan meninggalkan Kantor Dinas PUPR-PKPP Riau sekitar pukul 17.30 WIB menggunakan sekitar delapan unit mobil hitam jenis Toyota Innova. Dikutip dari cakaplah, penggeledahan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. […]

  • SEBELUM Meninggal, Adan Mahasiswa UIR Selamatkan Tiga Nyawa Teman di Puncak Marapi

    SEBELUM Meninggal, Adan Mahasiswa UIR Selamatkan Tiga Nyawa Teman di Puncak Marapi

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Aksi heroik dan tragis M Adan, mahasiswa UIR yang jadi korban erupsi Marapi, terungkap. Sebelum meninggal, almarhum berhasil selamatkan tiga nyawa rekannya. Salah satu warga Pekanbaru bernama Muhammad Adan, menjadi korban letusan Gunung Marapi di Sumatera Barat, Ahad (03/12/23). Korban yang juga merupakan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) itu kini telah dibawa […]

  • PENDAKI Gunung Marapi yang Hilang Saat Buang Air Ditemukan, Korban Warga Sei Apit Kabupaten Siak

    PENDAKI Gunung Marapi yang Hilang Saat Buang Air Ditemukan, Korban Warga Sei Apit Kabupaten Siak

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Petugas berhasil menemukan seorang pendaki asal Siak, Provinsi Riau yang tersesat di Gunung Marapi Sumbar. Disebutkan pendaki atas nama Agus Sopian (21) itu terpisah dari rombongan saat buang air. Kapolsek X Koto Tanahdatar, Iptu Elfison dikutip Rabu (30/08/23) menjelaskan pendaki tersebut ditemukan dengan kondisi tidak kurang satu apapun. Pendaki asal Riau itu […]

expand_less