Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Selamatkan Uang Negara Rp 12,6 M, Kejati Riau-Jajaran Ungkap 43 Kasus Korupsi 

Selamatkan Uang Negara Rp 12,6 M, Kejati Riau-Jajaran Ungkap 43 Kasus Korupsi 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 9 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Kejati Riau dan Kejari ungkap 43 kasus korupsi sepanjang Januari – Desember 2024, dengan menyelamatkan keuangan negara Rp 12,6 miliar.

“Capaian kinerja Januari hingga Desember 2024, Kejati Riau dan Kejari melakukan 43 penyelidikan kasus dugaan korupsi, dengan menyelamatkan keuangan negara Rp 12,6 miliar” ujar Kajati Riau, Akmal Abbas dalam rilis Hari Anti Korupsi Sedunia di Aula Kejati Riau 2024, Senin (09/12/24).

Dari 43 penyelidikan itu, Kejati Riau melalui Bidang Pidana Khusus (Pidsus) melakukan penanganan penyelidikan 11 kasus dugaan korupsi. Sejumlah kasus masih dalam proses dan ada yang selesai.

Akmal Abbas menjelaskan 11 penyelidikan dugaan korupsi itu adalah dugaan tindak pidana korupsi (TPK) pengelolaan anggaran di Sekretariat DPRD Riau periode September-Desember 2022.

Perkara ini sudah disidangkan dengan tersangka Tengku Fauzan Tambusai. “Perkara sudah inkrah (punya kekuatan hukum tetap),” ungkap Akmal didampingi Wakajati Riau, Rini Hartatie, dan para asisten.

Selanjutnya, dugaan TPK pekerjaan Pelabuhan Penyeberangan Sagu-sagu Lukit Tahap IV pada Badan Pengelolaan Transfortasi Darat (BPTD) Kelas II Riau Tahun Anggaran 2022-2023. Kasus ini sudah ditingkatkan ke proses penyidikan.

Dugaan TPK pembangunan dan pengelolaan kebun kelapa sawit di kawasan hutan oleh PT Torganda dan Torusganda Riau. Menurut Akmal, hasil penyelidikan sudah dilaporkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

“Selanjutnya Kejagung yang menentukan, apakah (naik) penyidikan atau diambil alih Kejagung,” jelas Akmal Abbas.

Dugaan TPK pekerjaan relokasi ponton di Pelabuhan Selatpanjang pembuatan atap ponton, pembangunan tiang, jembatan ponton, termasuk supervisi internal tahun 2015. Penanganan masih tahap pengumpulan bukti-bukti.

Lalu, dugaan TPK pengelolaan perkebunan kelapa sawit oleh PT Merangkai Arta Nusantara (PT MAN) dengan warga transmigrasi di Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Kasus masih proses pengumpulan bukti-bukti.

Dugaan TPK penerbitan SKT atau SKGR di kawasan hutan konservasi Tahura Sultan Syarif Hasyim dan HPT di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, tahun 2004 sampai 2022. Penanganan dalam proses pengumpulan bukti-bukti.

Kemudian dugaan TPK markup anggaran pembangunan Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau Tahun Anggaran 2012. “Dari hasil penyelidikan tidak ditemukan peristiwa pidana, hingga penanganan kasus dihentikan, ” ungkap Akmal Abbas.

Penyelidikan dugaan TPK di Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Pekanbaru tahun 2021 dan 2022. Di kasus ini, ada empat cluster laporan. Dari hasil penyelidikan, juga tidak ditemukan peristiwa pidana sehingga penyelidikan dihentikan dengan ketentuan.

Dugaan tindak pidana korupsi Jasa Angkutan Sampah Tahun Anggaran 2021-2022 dan 2023 di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru. Dari hasil penyelidikan tidak ditemukan tindak pidana dan dihentikan

Selanjutnya, kata Akmal Abbas, dugaan TPK pada kegiatan tugas pembantuan Restorasi Gambut Provinsi Riau 2023 di Dinas LHK Riau. Hasil penyelidikan tidak ditemukan tindak pidana.

“Telah dilakukan pengembalian oleh masing-masing pelaksana perjalanan, dan (uang) sudah dimasukkan ke kas negara dalam hal ini Badan Restoratif Gambut dan Magrove. Kasus dihentikan,” tutur Akmal Abbas.

Terakhir adalah dugaan TPK Rehabilitasi Mangrove di Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Kota Dumai Tahun 2021 sampai 2023.

Kegiatan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI. Dari proses penyelidikan, jaksa penyelidik belum menemukan peristiwa pidana sehingga penyelidikan dihentikan.

Akmal Abbas menegaskan lima penyelidikan kasus dugaan korupsi itu yang dihentikan bisa dibuka kembali jika ada novum baru. “Dengan ketentuan apabila ditemukan bukti baru (novum) dapat dibuka kembali,” imbuhnya. (Rls)

Editor : kar 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • INFO BMKG : Hujan Turun Malam Jumat pada Sejumlah Wilayah Riau, Cek di Sini!

    INFO BMKG : Hujan Turun Malam Jumat pada Sejumlah Wilayah Riau, Cek di Sini!

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Sejumlah daerah Riau dilanda hujan sejak Kamis (12/01/23) petang hingga malam Jumat (13/01/23). Menurut Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Agus mengatakan hujan mengguyur Riau pada siang hari dan akan berlangsung hingga dini hari. “Kondisi hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di sebagian wilayah Riau saja,” ujar Agus. Ia mengatakan siang hari […]

  • MIRIS! Hampir 10 Tahun Guru Swasta di Riau Tak Dapat Tunjangan

    MIRIS! Hampir 10 Tahun Guru Swasta di Riau Tak Dapat Tunjangan

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Pengurus Persatuan Guru Swasta Riau (PGSR) mendatangi kantor DPRD Riau. Mengadukan tunjangan dan kesejahteraan mereka yang tak diperhatikan pemerintah. Kedatangan PGSR disambut anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi. Para guru swasta itu merasa selalu dianaktirikan pemerintah daerah. Ketua PGSR, Sebastian Koti mengatakan, selama ini para guru swasta harus selalu menerima nasib tak enak […]

  • Tok! APBD-P Riau 2026 Disahkan Rp 8,378 Triliun 

    Tok! APBD-P Riau 2026 Disahkan Rp 8,378 Triliun 

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – DPRD Provinsi Riau mengesahkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 8,378 triliun, Senin (28/09/26). Namun, kenaikan anggaran sekitar Rp57 miliar dari APBD murni Rp8,321 triliun tersebut tidak serta-merta memperlebar ruang fiskal pemerintah daerah. Justru, tekanan terhadap kemampuan keuangan Riau masih terlihat dari proyeksi pendapatan daerah dalam APBD Perubahan yang turun menjadi […]

  • Dijual di Tiktok, Polisi Pekanbaru Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi 

    Dijual di Tiktok, Polisi Pekanbaru Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi 

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polsek Limapuluh Pekanbaru bongkar sindikat perdagangan bayi yang memanfaatkan medsos Tiktok. Tiga emak-emak diduga anggota jaringan ditangkap. Informasi dirangkum Ahad (19/01/25), pengungkapan ini dilakukan pada Sabtu (18/01/25) petang. Berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya transaksi penjualan bayi di sebuah kafe di Jalan Ronggowarsito, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Tim Opsnal yang […]

  • Begini Cara Kerja Judol Algoritma, Meski Kalah Pemain Selalu Ketagihan 

    Begini Cara Kerja Judol Algoritma, Meski Kalah Pemain Selalu Ketagihan 

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Begini cara kerja bandar judol sehingga membuat para pemainnya selalu ketagihan dan tak pernah kapok, meski uang sudah terkuras. Kasus judi online di Indonesia seakan tak pernah padam. Pemerintah pun kewalahan untuk memberantas fenomena yang meresahkan masyarakat tersebut. Baca juga : Fakta Misteri Viral Link Video Bokep Kuala Kurun :  Antara Spekulasi dan […]

  • TIM Penyidik KLHK RI Segel Sejumlah Titik di Area PT GMS Mandau

    TIM Penyidik KLHK RI Segel Sejumlah Titik di Area PT GMS Mandau

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 18Komentar

    DURI, detak24.com – Proses hukum dugaan tindak pidana pencemaran lingkungan limbah PT GMS (Gora Mandau Sawit) di Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Bengkalis terus berlanjut. Kali ini, Tim Penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) menyegel beberapa titik, Jumat (03/03/23). Diantaranya mesin boiler, pompa pengalir limbah dan pipa by pass (tempat pembuangan […]

expand_less