Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Rohil » AKTIVIS Perempuan Singgung Ketidakadilan di Kasus Wakil Bupati Rokan Hilir Ngamar dengan ASN Wanita

AKTIVIS Perempuan Singgung Ketidakadilan di Kasus Wakil Bupati Rokan Hilir Ngamar dengan ASN Wanita

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Masyarakat Riau sejak sepekan belakangan dibuat terheran-heran dengan pemberitaan Wakil Bupati Rokan Hilir SU yang terjaring razia di kamar hotel bersama perempuan berinisial DRS, pejabat Dispenda Kabupaten Rohil.

Namun keduanya dipulangkan setelah sempat diciduk polisi, karena tidak ada disangkakan pasal apapun.

Kemudian muncul klarifikasi dari istri Wabup Rohil bahwa ia lah yang menyuruh suaminya untuk mengantar obat kepada DRS, karena pada waktu itu DRS dalam keadaan sakit. Pemberitaan soal ‘ngamar bareng’ itu dianggap hanya fitnah belaka.

Namun, masyarakat kembali dibuat terkejut dengan keputusan Bupati Rohil Afrizal Sintong yang menonaktifkan ASN perempuan yang viral berduaan di kamar hotel bersama Wabup Rohil itu.

Keputusan itu disinyalir diambil Bupati untuk menjawab pertanyaan publik terkait tentang langkah yang dilakukan Pemkab Rohil atas hebohnya kasus tersebut.

Keputusan Bupati Rohil ini mendapat sorotan dari aktivis perempuan, mempertanyakan ketidakadilan yang terjadi dalam kasus tersebut.

Ketua Umum Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Pekanbaru, Mega Yustari Pane menilai, dengan keluarnya keputusan Bupati tersebut, memperjelas dugaan bahwa SU dan DRS telah melakukan perzinahan.

“Saya mengikuti pemberitaan ini dari awal merasa ada ketimpangan dan kejanggalan atas keputusan yang telah dikeluarkan Bupati Rohil. Mengapa hanya DRS saja yang dibebastugaskan karena telah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 pasal 411 tentang PNS dilarang melakukan perselingkuhan atau perzinahan tanpa ikatan perkawinan yang sah,” jelas Mega dikutip dari CAKAPLAH.com, Jumat (02/06/23).

Ia kemudian mempertanyakan sanksi terhadap Wabup SU. Untuk diketahui, wewenang memberi sanksi ataupun pemecatan Wakil Bupati Rokan Hilir ada di DPRD Rohil.

“Sampai hari tidak ada keputusan apapun untuk Wakil Bupati Rokan Hilir yang jelas-jelas berada satu kamar dengan DRS malam itu,” kata Mega lagi.

Seharusnya, kata Alumni UIN Suska Riau ini, keduanya diberikan sanksi. Tidak ada anak tiri anak kandung, jangan ada pembeda-beda, dan penyalahan sebelah pihak.

“Perbuatan mereka sangat tidak dibenarkan apalagi mereka merupakan pejabat publik yang seharusnya menjadi contoh. Bukan ingin membela DRS karena dia adalah seorang perempuan, walaupun memang sering keputusan sanksi selalu menyudutkan perempuan. Namun ini tentang keadilan yang harus ditegakkan dalam keputusan sanksi yang diambil Pemkab Rohil tersebut,” tukas Mega.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong membebastugaskan DRS dari jabatannya sebagai kabid di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rokan Hilir (Rohil). DRS merupakan oknum aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan yang belakangan heboh karena kepergok polisi berduaan bersama Wakil Bupati Rokan Hilir Sulaiman, di salah satu kamar hotel berbintang di Pekanbaru.

Penonaktifan DRS dari jabatannya tersebut dibenarkan Bupati Afrizal Sintong, Kamis (1/6/2023). Bupati mengatakan tindakan membebastugaskan DRS dilakukan untuk menjawab pertanyaan publik terkait langkah yang dilakukan Pemkab Rohil atas heboh penggerebekan tersebut.

“Yang bersangkutan telah dibebastugaskan untuk sementara sambil menunggu proses berikutnya. Suratnya sudah kita keluarkan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tanggal 29 Mei kemarin,” ungkap Bupati Rohil saat ditemui di Bagansiapiapi.

Dijelaskan Bupati nonjobnya DRS tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 1990 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi ASN. Yang mana pada pasal 411 disebutkan bahwa PNS dilarang melakukan perselingkuhan atau perzinahan tanpa ikatan perkawinan yang sah.

“Sehingga diancam hukuman disiplin berat yaitu dibebaskan dari jabatannya. Dan secara otomatis Kasubbid yang berada di bawahnya untuk sementara kita buat jadi Plt Kabid di Bapenda itu,” jelas Bupati.***

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garuda Evakuasi 80 WNI dan 3 WNA dari Ukraina, Disambut Menlu Retno Marsudi

    Garuda Evakuasi 80 WNI dan 3 WNA dari Ukraina, Disambut Menlu Retno Marsudi

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 8Komentar

    Jakarta, detak24.com – Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi dari Ukraina. Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan evakuasi bagi sedikitnya 80 WNI dan 3 Warga Negara Asing (WNA). Penerbangan ini merupakan tindak lanjut dari upaya evakuasi WNI dari situasi konflik Ukraina yang diinisiasi oleh Kementerian Luar Negeri RI dengan menggunakan penerbangan charter Garuda Indonesia yang dioperasikan dengan […]

  • Saat Bikin Paspor, Imigrasi Dumai Tahan Dua WNA Thailand

    Saat Bikin Paspor, Imigrasi Dumai Tahan Dua WNA Thailand

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Imigrasi Dumai menahan dua warga Thailand. Mereka ketahuan sebagai WNA saat membuat paspor di kantor tersebut. Jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, beserta Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, dan Direktorat Jenderal Imigrasi menyelenggarakan konferensi pers terkait penanganan dugaan tindak pidana Keimigrasian yang dilakukan oleh dua orang Warga Negara Asing berkebangsaan Thailand, Kamis […]

  • PETUGAS Haji Meninggal Saat Tugas, Menag Yaqut Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 183 Juta 

    PETUGAS Haji Meninggal Saat Tugas, Menag Yaqut Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan 183 Juta 

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 16Komentar

    DURI, detak24.com – Suasana duka sempat menyelimuti hati para jamaah haji asal Kabupaten Banyumas usai tersiar kabar salah satu anggota Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) kloter 73 atas nama Ahmad Ridlo meninggal dunia di Arab Saudi saat sedang menjalankan tugasnya.  Pria yang sehari-harinya juga berprofesi sebagai guru di Madrasah Aliyah Negeri 3 Banyumas dan […]

  • Banjir Sepinggang, 120 KK di Sukamulya Pekanbaru Mengungsi

    Banjir Sepinggang, 120 KK di Sukamulya Pekanbaru Mengungsi

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Hujan yang mengguyur sejak Senin (03/10/2022) malam hingga Selasa (04/10/22)  mengakibatkan Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru dilanda banjir yang hingga sekarang masih belum surut. Diketahui, ada sekitar 100 lebih KK yang terdampak banjir yang menggenangi perumahan warga di Gang Dwikora, Jalan Hangtuah dengan ketinggian selutut hingga pinggang orang dewasa. Ketua RW […]

  • Polisi Amankan 17 Orang  pasca Bentrok Sengketa Lahan Koperasi di Kampar Riau

    Polisi Amankan 17 Orang  pasca Bentrok Sengketa Lahan Koperasi di Kampar Riau

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 29Komentar

    Kampar, detak24.com – Sekelompok pemuda menyerang warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar Riau.  Kisruh tersebut diduga buntut sengketa lahan sawit kopera di daerah itu. Dikutip Senin (20/06/22),  dalam melakukan aksinya, sekelompok pemuda membawa senjata tajam. Warga Desa Terantang, M Zaki (20), satu dari puluhan korban keberingasan sekelompok pemuda tersebut mengatakan, awalnya, ada sekelompok pemuda […]

  • PHR Gagas Pelatihan Keselamatan Kerja Berbasis VR

    PHR Gagas Pelatihan Keselamatan Kerja Berbasis VR

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    JAKARTA, detak24.com  – PHR WK Rokan meluncurkan pelatihan keselamatan kerja, dengan memanfaatkan Virtual Reality (VR). Teknologi ini mampu membawa pesertanya langsung berada di lingkungan Metaverse.        Adopsi teknologi ini merupakan langkah awal dalam memperkenalkan cara baru dan inovatif untuk peningkatan kompetensi dan sosialisasi terhadap risiko Health, Safety and Environment (HSE) di perusahaan. Pada […]

expand_less