Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Gunawan SH: Pancasila Bukan Sekadar Simbol, Melainkan Fondasi Persatuan Bangsa 

Gunawan SH: Pancasila Bukan Sekadar Simbol, Melainkan Fondasi Persatuan Bangsa 

  • account_circle Yusrizal Sikumbang
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24.com — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, menjadi momentum untuk kembali memperkuat semangat persatuan, kerukunan, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Ketua PSMTI Kecamatan Mandau, Gunawan, S.H., dalam refleksi memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).

Menurut Gunawan, Pancasila tidak seharusnya dipahami hanya sebagai lima sila yang tertulis dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 maupun sebagai simbol yang diperingati setiap tahun. Pancasila harus menjadi pedoman yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila bukan sekadar lima sila yang tertulis di halaman pertama Undang-Undang Dasar. Ia bukan sekadar lambang di dinding sekolah atau pidato di hari besar. Pancasila adalah jantung kehidupan bangsa, akar persatuan, dan cahaya penuntun yang telah menjaga Indonesia tetap tegak di tengah badai zaman,” ujar Gunawan.

Ia mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali komitmen bersama bahwa keberagaman tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah.

“Di atas segala perbedaan suku, marga, agama, dan pandangan, kita tetap satu bangsa, satu tanah air, satu Indonesia,” katanya.

Sebagai bagian dari PSMTI, Gunawan menilai Pancasila memiliki makna penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, menurutnya, mengajarkan setiap warga untuk menjalankan keyakinannya sekaligus menghormati keyakinan orang lain.

Sementara nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menjadi landasan untuk saling menghargai tanpa membedakan asal-usul, serta memperlakukan setiap orang dengan martabat yang sama.

“Persatuan Indonesia mengajarkan bahwa perbedaan bukan pemisah, melainkan kekayaan yang memperindah bangsa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Menurutnya, masyarakat harus membangun kebiasaan untuk saling mendengar, berdiskusi dan mencari titik temu, bukan memperbesar perbedaan.

Sedangkan sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, lanjut Gunawan, mengingatkan bahwa kemajuan harus dapat dirasakan secara luas oleh seluruh masyarakat.

“Menjaga Pancasila tidak cukup hanya dengan mengucapkannya. Ia harus dihidupkan dalam perbuatan. Di lingkungan keluarga, di tempat kerja, di jajaran organisasi, hingga di tengah masyarakat luas, sikap kita, tutur kata kita, dan cara kita memperlakukan sesama adalah bukti nyata kesetiaan kita kepada Pancasila,” tegasnya.

Gunawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkokoh persatuan dan merawat kerukunan sebagai salah satu kekuatan bangsa.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat menjauhi sikap saling curiga, kebencian, maupun tindakan yang dapat memperlebar perpecahan.

“Ketika persatuan goyah, seluruh bangsa yang menderita. Ketika persatuan kokoh, seluruh negeri yang berkembang,” katanya Alumni Universitas Terbuka & Lemhannas RI 2023.

Menurutnya, tantangan bangsa ke depan tidak akan ringan. Namun, dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan membangun semangat berjalan bersama, berbagai tantangan dapat dihadapi secara lebih kuat.

“Selama kita berpegang teguh pada Pancasila, kita tidak akan tersesat. Selama kita berjalan bersama, tidak ada tujuan yang tak tercapai,” pungkas Gunawan.

Dalam refleksinya, Gunawan mengusung pesan “Pancasila Pemersatu Bangsa — Menuju Indonesia Emas 2045.”

Ia berharap Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi langkah seluruh masyarakat Indonesia, memberkati tanah air, serta menjadikan Indonesia sebagai negeri yang damai, adil, makmur dan disegani di mata dunia.(*)

  • Penulis: Yusrizal Sikumbang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ferdy Sambo saat dibawa ke Mako Brimob. F. :. IST

    Irjen Sambo Tersangka Utama Pembunuhan Brigadir J, Dijerat Pasal 340-Terancam Hukuman Mati

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 30Komentar

    Jakarta, detak 24.com – Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto, menyatakan tersangka pembunuhan Brigadir J,, Irjen Sambo diganjar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati. “Berdasarkan hasil pemeriksaan keempat tersangka, menurut perannya masing-masing, penyidik menerapkan pasal 340 subsider pasal 338 junto pasal 55 dan 56 KUHP untuk Ferdy Sambo,” kata Andrianto saat konferensi […]

  • Kebakaran Landa Kawasan Jalan Dahlia, Dua Rumah dan Tiga Motor Ludes 

    Kebakaran Landa Kawasan Jalan Dahlia, Dua Rumah dan Tiga Motor Ludes 

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Insiden kebakaran melanda kawasan perumahan di Jalan Dahlia, Labuhbaru Timur, Pekanbaru. Dua rumah dan tiga unit motor dilaporkan hangus terbakar, Selasa (07/04/26). Kebakaran terjadi tepatnya di Jalan Dahlia Ujung, Gang Horas, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.19 WIB. Kadis Damkar dan Penyelamatan Pekanbaru Zarman Candra, menyampaikan […]

  • GEGER! Pengusaha Laundry Tewas Gantung Diri di Bumiayu Dumai, Diduga Putus Cinta

    GEGER! Pengusaha Laundry Tewas Gantung Diri di Bumiayu Dumai, Diduga Putus Cinta

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pengusaha laundry ditemukan tewas tergantung di rumah kontrakannya Jalan Selamat GG Kerinci, Bumiayu, Dumai, Kamis (25/05/23). Tewasnya pengusaha laundry yang masih remaja tersebut dengan gantung diri, diduga akibat putus cinta. Menurut warga sekitar, dilansir dari Redlinews, aktivitas sehari-hari korban membuka usaha laundry bersama adiknya. Saat korban ditemukan gantung diri, adiknya tidak […]

  • Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kuansing

    Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kuansing

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    KUANSING, detak24.com – Polisi terus mendalami kasus pembunuhan yang menewaskan seorang ibu dan anaknya di Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kuantan Singingi pada Selasa (27/09/22) lalu. Kapolres Kuansing AKBP Rendra mengatakan, saat ini penyidik telah memeriksa sebanyak 18 saksi tersebut merupakan orang yang menemukan mayat korban, kerabat, rekan kerja, teman dan orang yang sekiranya mengetahui […]

  • Stok Minyak Goreng Curah Kosong di Meranti

    Stok Minyak Goreng Curah Kosong di Meranti

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 21Komentar

    MERANTI, detak24.com – Kepolisian Resor (Polres) bersama Disperindag Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (22/3/2022) pagi, melakukan pengecekan ketersediaan minyak goreng (migor) curah dan BBM jenis solar terhadap agen atau distributor di Selatpanjang. Pengecekan dilakukan Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti AKP Josrizal SH, didampingi Kabid Perdagangan Disperindag Izam, Kasi Perdagangan Hidayat , Kanit II Sat Intelkam Aiptu […]

  • Makin Teruk, Rupiah Terjungkal ke Angka 17.326 per Dolar AS

    Makin Teruk, Rupiah Terjungkal ke Angka 17.326 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah seiring tekanan sentimen global yang masih membayangi pasar keuangan, Rabu (29/04/26). Pada penutupan sore hari, rupiah terdepresiasi 83 poin terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke level Rp 17.326 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 17.243. Sepanjang perdagangan, mata uang Garuda bahkan sempat melemah hingga […]

expand_less