Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukrim » Dalam Empat Hari, Polisi Bakar Ratusan Rakit PETI di Kuansing

Dalam Empat Hari, Polisi Bakar Ratusan Rakit PETI di Kuansing

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 5 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, detak24com – Polda Riau bersama Polres Kuansing memperkuat penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Melalui Operasi Kepolisian Kewilayahan bersandi ‘PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026’, petugas menghancurkan 525 rakit tambang ilegal dan memasang plang larangan di 56 titik rawan.

Operasi tersebut berlangsung pada 1–14 Agustus 2026 dengan melibatkan personel gabungan dari Polda Riau, Polres Kuansing, hingga Polsek rayonisasi.

Penindakan dipimpin Direktur Polairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda). Tim menyisir sejumlah wilayah sungai dan alur perairan yang selama ini menjadi lokasi aktivitas PETI di wilayah Kuansing.

Operasi tersebut dilaksanakan berdasarkan Rencana Operasi Nomor R/Renops/9/VII/OPS.1.3/2026 tertanggal 27 Juli 2026. Fokus utama operasi adalah menegakkan hukum sekaligus menghentikan aktivitas penambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Ratusan rakit yang ditemukan di lokasi penambangan dihancurkan dan dibakar petugas untuk mencegah kembali digunakan. Selain itu, polisi memasang 56 plang larangan di sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi lokasi aktivitas PETI.

Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, mengatakan bahwa penindakan dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak pencemaran maupun kerusakan ekosistem akibat aktivitas pertambangan tanpa izin.

“Penindakan ini kami lakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin, karena dampaknya tak hanya merusak lingkungan, tetapi juga merugikan kehidupan masyarakat luas,” tegas Apri,” Senin (17/08/26).

Menurutnya, aktivitas penambangan tanpa izin tidak hanya berpotensi mencemari lingkungan, tetapi juga dapat mengubah bentang alam dan meningkatkan risiko terjadinya dampak ekologis bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Kepolisian juga menilai dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kembali maraknya aktivitas PETI. Karena itu, patroli dan pemantauan akan terus dilakukan di sepanjang aliran sungai di wilayah Kuansing.

“Dukungan warga menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas daerah. Kami mengimbau siapa pun yang melihat atau mengetahui adanya aktivitas PETI untuk segera melapor, demi menjaga ruang hidup yang aman, hijau, dan kondusif bagi masa depan Kuantan Singingi,” pungkasnya seperti dikutip dari halloriau. (*)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasihan! Balita di Meranti Riau Derita Jantung Bocor, Butuh Uluran Tangan

    Kasihan! Balita di Meranti Riau Derita Jantung Bocor, Butuh Uluran Tangan

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    Meranti, detak24.com –  Muhammad Aidil Fikri Ahnan (2), balita yang menderita jantung bocor membutuhkan bantuan untuk berobat. Warga Jalan Utama, Desa Bagan Melibur, Meranti Riau itu menderita kelainan jantung sejak setahun belakangan. Dikutip Ahad (05/06/22), Kapolsek Merbau, Iptu Aguslan SH bersama sejumlah personil, Sabtu (04/06/22) pagi, menyalurkan donasi dana. Donasi dana itu diserahkan Kapolsek dengan […]

  • Lakalantas Tunggal, Remaja Asal Temusai Siak Meregang Nyawa di Pekanbaru 

    Lakalantas Tunggal, Remaja Asal Temusai Siak Meregang Nyawa di Pekanbaru 

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pengendara sepeda motor asal Desa Temusai, Siak tewas setelah menabrak pangkal flyover Jalan Imam Munandar, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Selasa (11/08/26) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Korban diketahui bernama Ahmad Zidan Arzaki (18), warga Desa Temusai, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Remaja tersebut menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Kasat […]

  • Militer Israel Tembak Mati Reporter Aljazirah, Dikutuk PBB-OKI serta AS

    Militer Israel Tembak Mati Reporter Aljazirah, Dikutuk PBB-OKI serta AS

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    YERUSALEM, detak24. com — Jurnalis senior Aljazirah ditembak tentara Israel ketika ia tengah meliput, Rabu (11/5). Insiden penembakan yang terjadi di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat tersebut dikutuk PBB, OKI serta AS yang meminta agar diusut tuntas. Dikutip dari reuters, Kamis (12/05/22), Jenin seperti diketahui telah menghadapi serangan tentara intensif dalam beberapa pekan terakhir […]

  • Kasus Kakek Kandung Perkosa Cucu 4 Tahun hingga Meninggal di Rohil Kembali Viral, Netizen: Kiamat Sudah Dekat!

    Kasus Kakek Kandung Perkosa Cucu 4 Tahun hingga Meninggal di Rohil Kembali Viral, Netizen: Kiamat Sudah Dekat!

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Kasus pemerkosaan bocah 4 tahun yang menyebabkan korbannya meninggal di Rohil, kembali viral. Diketahui, seorang kakek inisial S (45) tega merudapaksa cucu kandungnya yang masih balita 4 tahun. Kejadian itu dilakukan saat memandikan serta menidurkan korban. Tak beberapa lama kemudian, korban meninggal. Sesuai hasil visum, penyebab kematian balita malang itu akibat infeksi […]

  • BUPATI MERANTI Dapat Dukungan, DPRD Riau: Pusat Tak Cerminkan Keadilan Sosial dan Transparansi

    BUPATI MERANTI Dapat Dukungan, DPRD Riau: Pusat Tak Cerminkan Keadilan Sosial dan Transparansi

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Persoalan dana bagi hasil (DBH) yang diributkan Bupati Kepulauan Meranti M Adil viral belakangan ini. DPRD Riau ikut menyorotinya yang menilai tidak adil dan tidak transparan terhadap daerah. “Memang kondisinya tidak mencerminkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mungkin dalam beberapa hal, saya tidak setuju atau berlawanan dengan Bupati Adil itu. Tapi […]

  • Salon di Jalan Merdeka Dumai diduga membuka karaoke terselubung. (f : ist)

    Karaoke Berkedok Salon di Jalan Merdeka Dumai, Satpol-PP Jangan Main Mata 

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sebuah salon di Jalan Merdeka Dumai membuka karaoke terselubung. Aktifitasnya hingga dini hari diduga ada unsur permbiaran oleh aparat terkait. Menurut penuturan warga sekitar, karaoke berkedok salon itu berada tepat di sebelah kedai kopi yang saban hari ramai pengunjung. Sehingga, menjadi tidak asing lagi dengan aktifitas salon yang membuka karaoke terselubung tersebut. […]

expand_less