Dua Meregang Nyawa, Bus Pelangi Tabrak Tronton di Tol Permai
- account_circle Redaksi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Kondisi bus Pelangi usai menabrak tronton di tol Permai. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BATHIN SOLAPAN, detak24com – Satu unit Bus Pelangi menghantam bagian belakang truk tronton yang melaju searah di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai Kilometer 2, Selasa (07/07/26) dini hari sekitar pukul 05.40 WIB.
Insiden ini menewaskan 2 penumpang dan melukai 16 orang lainnya. Sementara, supir bus melarikan diri dan masih diburu aparat kepolisian.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Bus Pelangi bernomor polisi BL 7641 JK melaju dari arah Batin Solapan menuju Pekanbaru.
“Saat tiba di lokasi, pengemudi diduga mengalami microsleep, sehingga bus menabrak bagian belakang truk tronton Mitsubishi bernomor polisi BK 8050 GU yang berada di depannya,” sebut dia.
Benturan keras menyebabkan truk keluar dari badan jalan dan masuk ke parit. Sementara itu, bagian depan bus mengalami kerusakan berat akibat tabrakan.
Ia menjelaskan, terdapat 18 korban dalam kecelakaan tersebut. Sebanyak 16 penumpang mengalami luka-luka, sedangkan dua korban meninggal dunia, yakni Ibrahim Yafi Al Arumi (2) dan Ainul Mardiah (58).
Tidak yang dipimpin Kanit Tol Permai AKP Ruben langsung bersama tim Hutama Karya mengevakiasi korban ke rumah sakit.
“Keselamatan para korban menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Petugas juga mengamankan barang bukti, mengatur kelancaran lalu lintas, serta berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru untuk penyelidikan lebih lanjut.
Menurut Eko, supir bus meninggalkan lokasi sesaat setelah kecelakaan terjadi. Hingga kini, keberadaannya masih dalam pencarian dan kasus tersebut telah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru.
Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua korban dan memastikan seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan seluruh korban yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi respons cepat personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, Tim Lalu Lintas PT Hutama Karya, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi serta penanganan para korban.
Jeki mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan raya untuk berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku.
“Jangan paksakan diri untuk berkendaraan. Jika lelah dan mengantuk, sebaiknya beristirahat. Keselamatan yang paling utama,” pungkasnya seperti diwartakan cakaplah. (*)
Editor : Kar











