Usai Tolong Kawan, Pria Ini Hilang di Sungai Kampar Desa Muara Jalai
- account_circle Redaksi
- calendar_month 30 menit yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi tenggelam. f : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KAMPAR, detak24com – Setelah berhasil menyelamatkan temannya, Cepi hilang terseret arus Sungai Kampar di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Ahad (07/06/26).
Niat menolong rekan yang hampir tenggelam berujung petaka bagi Cepi (30). Peristiwa tersebut terjadi saat pria asal Bandung itu bersama rekannya mandi di Sungai Kampar.
Berdasarkan informasi dirangkum Senin (08/06/26), rekan korban sempat mengalami kesulitan di tengah arus sungai dan hampir tenggelam. Melihat kondisi tersebut, Cepi berupaya memberikan pertolongan.
Upaya penyelamatan itu berhasil. Rekan korban dapat dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bangkinang untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, setelah menolong rekannya, Cepi justru terseret arus sungai yang cukup deras. Warga sekitar telah berupaya melakukan pencarian tapi hingga kini korban belum ditemukan.
Kejadian itu, kemudian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue segera diberangkatkan ke lokasi guna melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengerahkan tujuh personel rescue menuju lokasi kejadian.
“Tujuh personel rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim akan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian secara maksimal,” ujarnya seperti dikutip detak24com.
Operasi pencarian difokuskan pada penyisiran area sekitar titik kejadian, serta sepanjang aliran sungai yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.
Tim SAR gabungan juga melakukan pemantauan terhadap kondisi cuaca dan arus sungai guna mendukung efektivitas pencarian, sekaligus menjamin keselamatan personel yang bertugas.
Dia mengimbau masyarakat yang ikut membantu proses pencarian agar selalu mengutamakan keselamatan, dan tidak melakukan tindakan yang berisiko membahayakan diri sendiri.
“Tim SAR gabungan bersama masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban. Kita terus berupaya agar korban segera ditemukan,” pungkasnya dikutip dari cakaplah. (*)
Editor : Kar











