Lakalantas Bus Halmahera vs Pikap Ayam di Tol Medan, Empat Meregang Nyawa, 3 Penumpang Warga Dumai
Bus Halmahera terguling di luar jalur usai menabrak pikap ayam di tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi, Sumut. f : ist
PERBAUNGAN, detak24com – Empat orang dilaporkan tewas dalam insiden lakalantas bus Halmahera vs pikap ayam di ruas tol Medan – Kualanamu -Tebing Tinggi, Sumut.
Kecelakaan maut antara bus penumpang Halmahera dan mobil pikap terjadi tepatnya di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Senin (11/05/26).
Akibat insiden ini, 4 penumpang bus tewas dan 19 orang terluka. Sejumlah korban diketahui warga Riau, tiga diantaranya beralamat di Dumai.
Namun, pasca insiden, supir bus Halmahera melarikan diri. “Pengemudi bus Halmahera nomor polisi BK 7347 UA melarikan diri,” ujar Kasat PJR Polda Sumut AKBP Dhery Fajariandono, saat dihubungi wartawan.
Kasat PJR mengatakan, insiden terjadi pukul 06.30 WIB. Mulanya, kendaraan Mitsubishi L300 bermuatan ternak ayam datang dari arah Tebing Tinggi menuju Kota Medan.
“Setibanya di KM 63.200 B (lokasi kejadian) pikap tersebut mengalami patah as roda, sehingga kendaraan tersebut terguling dan akhirnya melintang di tengah jalan,” ungkapnya.
Secara bersamaan, posisi bus Halmahera bernomor polisi BK 7347 UA melintas di dekat pikap, sehingga tabrakan pun tidak bisa dihindarkan. “Kemudian bus tersebut oleng ke kiri sehingga terperosok dan terguling keluar badan ruas tol,” sebutnya.Akibat insiden ini, 18 orang penumpang bus luka ringan, 1 orang luka berat, dan 4 penumpang bus tewas.
Sementara, Kasat Lantas Polres Sergai AKP Gokma W Silitonga, menambahkan bahwa bus tersebut mengangkut puluhan orang termasuk seorang supir. Menerima laporan kecelakaan, langsung turun melakukan evakuasi seluruh korban selamat dan meninggal dunia.
Kalau untuk korban, meninggal dunia, ada empat orang. Satu perempuan, tiga laki laki, kata Silitonga kepada wartawan, Senin siang, 11 Mei 2026.
Kasat menjelaskan, kronologi peristiwa tabrakan itu, berawal sebuah mobil pikap atau bak terbuka pengangkut ayam dengan nomor polisi BK 8053 EG dari arah Kota Tebing Tinggi menuju Kota Medan, mengalami kecelakaan tunggal.
Pikap tersebut menabrak pembatas jalan hingga vertikal dan posisinya melintang di tengah badan jalan.Bus Halmahera yang datang dari arah belakang diduga tidak sempat menghindar. Bus tersebut menabrak pikap yang melintang, lalu hilang kendali hingga menabrak pembatas jalan tol. Peristiwanya, kalau kami masih tahap penyelidikan.
“Dia (bus) menampak mobil barang yang membawa ayam. Dari belakang dia kaget, lalu dia banting aduk ke kiri. Sehingga menabrak pembatas jalan dan keluar jalur Tol,” jelasnya.
Lanjut Kasat, mengungkapkan untuk identifikasi seluruh korban luka-luka dan kematian dunia masih dalam pendataan saat. Pihak kepolisian masih fokus melakukan evakuasi seluruh korban ke rumah sakit.
“Korban selamat dan meninggal dunia dievakuasi ke rumah sakit terdekat,” kata Kasat Lantas Polres Sergai.
Satuan Lalu Lintas Polres Sergai tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut, dengan melakukan olah TKP, memeriksa Saksi-saksi hingga mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.
Berikut korban lakalantas bus Halmahera vs Pikap
Korban luka-luka:
1 .Elvida Ambia (59) warga Ulee Pata, Kel. Ulee Pata, Kec. Jaya Baru Kota Banda Aceh.
2. Lamria Sihombing (30) warga Perumahan Puri III Kel. Desa Asam Jawa Kec. Torgamba, Labuhan Batu Selatan.
3. Doni Arifin (48) warga Jalan Karya XII GG. Mustafa IV – 9 LK. XV Medan, Kel. Pangkalan Mansur, Kec. Medan Johor Kota Medan.4. Elfrifa Leliana (61) warga Cinta Makmur Kel. Desa Asam Jawa, Kec. Torgamba, Labuhan Batu Selatan.
5. Sardia Br Ujung (65) warga Dusun II Desa Salam Tani Kec. Pancur Batu, Deli Serdang.
6. Nabi Ikhsan Harahap (18) warga Perumahan BTN Asri No. E01, RT. 09 Kel. Simpang Tetap Darul Icshan, Kec. Dumai Barat Kota Dumai.
7. Okvian Nugroho Binokri (26) warga Jalan Bathin Alam RT. 2 RW. 1 Kel. Sungai Alam Kec. Bengkalis, Kota Bengkalis.
8. Bantah Suwandi (35) warga Pasar V Dusun XIV Gang Aman Kel. Tembung, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.9. Chyntia Fitriani (23) warga BTN Kusuma Permai I Jaya Mukti, Dumai.
10. Rian Syahputra warga Tembung Pasar, Kabupaten Deli Serdang.11. Erwin Hutrian Manik warga Jalan Kongsi, Kota Medan.
12. Reno Hardianto Lumban Tobing (18) warga Simpang Mutiara, 05-10-2008, LK, 18 Tahun, Jl. Simpang Mutiara RT.14 RW. 6 Kel. Banjar XII Kec. Tanah Putih, Rokan Hilir.13. Joni Simorangkir (75) warga Jalan Almunium I GH Tayib LK. XV Kel. Tanjung Mulia, Kec. Medan Deli, Kota Medan.
14.Titin Supriatni (54) warga Jalan Almunium I GH Tayib LK. XV Kel. Tanjung Mulia, Kec. Medan Deli, Kota Medan.15.Juinar Muthe (29) warga Panduan Kel. Silumajang Kec. NA IX-X, Labuhan Batu Utara.
16.Said Alfandri (sudah pulang)17.Saipul Anwar Subakti (70) warga Desa Hulu, 21-05-1955, 70 Tahun, LK, Dusun II Desa Salam Tani Kec. Pancur Batu, Kel. Salam Tani, Deli Serdang.
18.Eric Ardiansyah Pery (26) warga Jalan Semangka No. 19, Kota Pekanbaru.19.Bismihayati (28 tahun) warga Jalam Pemuda Darat Pangkalan Sesai Kota Dumai. –
Korban Tewas :1. Risiani (75 tahun) warga Jalan Almunium I GH Tayib LK. XV Kel. Tanjung Mulia, Kec. Medan Deli, Kota Medan.
2. Muhammad Rizky (23 Tahun) warga Dusun XII Sei Dua Kel. Tanjung Rejo Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
3. Bapak X (MD)
4. Bapak X (MD)
Identitas: 1.Pengemudi Mitsubisi L300 BK 8053 EG (tidak ditemukan identitas) 2. Pengemudi Bus Scania (Halmahera) K410 BK 7347 UA (pengemudi melarikan diri), seperti dikutip dari berbagai sumber. (*)
Editor : kar
