DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Rupiah Kian Menukik, Tembus Rp 17.400 per Dolar AS 

Ilustrasi rupiah. f : ist

JAKARTA, detak24com – Nilai tukar rupiah kian tertekan. Pada perdagangan awal pekan, semakin mendekati level Rp 17.400 per dolar AS, Senin (04/05/26).

Pada penutupan perdagangan sore tadi, rupiah tercatat melemah 57 poin ke posisi Rp 17.394 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 17.353. Sepanjang hari, mata uang domestik sempat mengalami pelemahan hingga 60 poin.

Sementara itu, pada pembukaan perdagangan pagi, rupiah sudah lebih dahulu turun 4 poin atau 0,02% ke level Rp 17.341 per dolar AS. Di sisi lain, indeks dolar AS bertahan di kisaran 98,144.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi, menjelaskan tekanan terhadap rupiah dipicu oleh perkembangan terbaru konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya antara Amerika Serikat dan Iran.

Ia menyoroti pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan langkah untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Termasuk membebaskan kapal-kapal yang terhambat akibat konflik.

“Selain itu, sentimen negatif juga datang dari kawasan Eropa Timur. Ketegangan meningkat setelah Ukraina kembali melancarkan serangan drone ke sejumlah wilayah Rusia pada Minggu (03/05/26), termasuk ke pelabuhan Primorsk di Laut Baltik dan beberapa kapal,” ujarnya.

Serangan tersebut merupakan bagian dari eskalasi yang menyasar infrastruktur energi dan target strategis lainnya di Rusia.

Dari dalam negeri, pelemahan rupiah terjadi meskipun data ekonomi menunjukkan kinerja positif.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia kembali mencatat surplus pada Maret 2026 sebesar US$ 3,32 miliar, meningkat dibandingkan Februari 2026 yang sebesar US$ 1,27 miliar.

Kondisi ini menunjukkan tekanan eksternal masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan rupiah, meskipun fundamental domestik relatif tetap terjaga. (net)

Editor : Kar