RS Permata Hati Daftarkan 70 Warga Masuk Kepesertaan BPJS Kesehatan
RS Permata Hati Duri daftarkan 70 warga masuk kepesertaan BPJS Kesehatan. f : ist
DURI, detak24.com – Sebanyak 70 orang warga lingkungan di Kelurahan Gajah Sakti dan Batang Serosa, Kecamatan Mandau, didaftarkan RS Permata Hati, Duri menjadi peserta BPJS Kesehatan untuk waktu 1 tahun iuran.
Seremonial penyerahan donasi pendaftaran kepesertaan tersebut dilaksanakan, Senin (04/05/26) bertempat di Aula RS Permata Hati. Tampak hadir Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Dumai Bernat Sibarani, Lurah Gajah Sakti Wildan Taufik, Lurah Batang Serosa M Syahril Rahman, Direktur RS Permata Hati dr Efrianti MKes, serta perwakilan dari warga.

“Kita membayarkan iuran kelas tiga setiap bulan sebanyak Rp 35 ribu untuk 70 peserta warga lingkungan rumah sakit,” ujar Direktur RS Permata Hati, dr Efrianti MKes.
Termasuk di dalam 70 donasi kepesertaan itu, RS Permata Hati juga mendaftarkan beberapa orang lainnya, berdasarkan permintaan dari sebuah yayasan. “Mereka memiliki 16 orang binaan seperti orang-orang dari luar daerah, terlantar tidak punya keluarga, ada ODGJ juga, itu kita daftarkan,” ungkap Efrianti.
Disebutkan Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Dumai, Bernat Sibarani, sebelum program donasi yang bersifat gotong royong membantu masyarakat yang belum masuk dalam kepesertaan BPJS Kesehatan ini didorong ke para mitra, internal sudah lebih dulu memulainya.
“Dari direksi sampai pegawai ke bawah telah ikut mendonasikan kepesertaan ke orang-orang dekat seperti keluarga, tetangga dan teman. Karena program ini dinilai sangat membantu masyarakat, saat ini didorong keluar, mengajak rumah sakit dan klinik untuk ikut berdonasi,” ujarnya.
BPJS Kesehatan hanya menyarankan minimal untuk 3 bulan iuran. Namun apabila ada rumah sakit atau klinik yang mau menanggung lebih itu hingga setahun seperti RS Permata Hati, itu tak ada masalah.
“Harapan kita peserta yang dapat donasi ini nanti bisa melanjutkan sendiri secara mandiri. Karena kebutuhan akan kesehatan tak bisa dihilangkan,” papar Bernat.
Maka dari itu, BPJS Kesehatan mengajak para mitra untuk ikut membantu mendaftarkan warga yang berada di lingkungan sekitar operasionalnya, dengan cara berdonasi iuran. “Pihak mitra yang menentukan siapa yang mereka ingin donasikan, bukan BPJS,” tukasnya.(*)
