Orasi di Bawah Hujan Lebat, Mahasiswa Riau Desak Reformasi Total TNI-Polri
Unjuk rasa mahasiswa Unri desak reformasi total TNI - Polri. f : ist
PEKANBARU, detak24com – Mahasiswa Riau mendesak reformasi total TNI dan Polri. Mereka menyuarakan aspirasi di bawah guyuran hujan lebat, Kamis (16/04/26).
Ratusan mahasiswa Universitas Riau (Unri) menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Dalam aksi itu, mereka menggunakan atribut berupa bendera masing-masing organisasi kemahasiswaan. Mereka datang dengan menyuarakan sejumlah tuntutan kepada DPRD Provinsi Riau.
Dalam kondisi cuaca hujan deras, para mahasiswa tampak tetap tegap di barisannya. Begitu juga dengan personel kepolisian dari Polresta Pekanbaru juga sedia di depan gerbang untuk menjaga kondusifitas berlangsungnya aksi.
Koordinator Lapangan Aksi Bismi Diwa Alhamda, mengatakan bahwa kedatangan mahasiswa Unri ini sebagai tindak lanjut dari aksi-aksi sebelumnya. Ia menyebut sudah melaksanakan aksi beberapa kali sebelumnya, namun hingga kini tidak ada hasil.
“Kami sudah melakukan aksi yang serupa sebelumnya, namun hingga kini tidak asa hasilnya. Katanya wakil rakyat, tapi kenapa aspirasi kami tidak digubris,” ujar Bismi.
Di tengah derasnya hujan, ia menyampaikan sejumlah tuntutan kepada DPRD Riau. Beberapa tuntutan yang disampaikan mahasiswa di antaranya adalah mendesak ada reformasi TNI dan Polri.
“Kami meminta agar segera dilakukan reformasi TNI-Polri. Kami tidak ingi lagi ada tindakan aparat yang represif dan menindas rakyat, bahkan menghilangkan nyawa rakyat. Sementara, tugas mereka ada mengayomi, melindungi,” katanya.
“Reformasi,” ucap Bismi dengan teriak.
Kemudian, mahasiswa Unri juga meminta DPRD Riau sebagai perpanjangan ke pemerintah pusat untuk segera melakukan evaluasi total terhadap jalannya program Makanan Bergizi Gratis (MBG), koperasi merah putih dan audit wewenang TNI dalam hal ini.
Mahasiswa juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan audit secara menyeluruh terhadap izin pengelolaan konversi lahan HTI (Hutan Tanaman Industri).
Selain itu, mahasiswa juga meminta DPRD Riau menyampaikan kepada DPR RI agar melakukan revisi UU Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) khususnya pada Dana Bagi Hasil (DBH) agar lebih adil dan berpihak kepada daerah penghasil.
Mahasiswa mendesak komitmen DPRD Riau dalam menunjukkan pengawasan terhadap perbaikan pembangunan infrastruktur terutama bidang pendidikan dan kesehatan.
Terakhir, mahasiswa meminta agar DPRD Riau mendorong Pemerintah Pusat untuk menyegerakan proses evaluasi terkait kinerja Kementerian HAM RI dalam memastikan hak kebebasan berpendapat.
Meski diguyur hujan lebat, semangat mahasiswa menyampaikan aspirasi tidak surut, dikutip dari cakaplah. (*)
Editor : kar
