DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Kebakaran Hebat, Belasan Rumah Ludes Jadi Abu di Desa Simpang Gaung Inhil 

Api meludeskan belasan rumah warga di Desa Simpang Gaung, Inhil. f : ist

INHIL, detak24com – Sedikitnya 15 rumah warga ludes jadi abu, serta dua unit lainnya terpaksa dirobohkan dalam peristiwa kebakaran hebat melanda Desa Simpang Gaung, Inhil, Selasa (24/02/26).

Kebakaran terjadi Jalan Merdeka RT 01 RW 01 Dusun Pasar Lama, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (24/02/26). Sebanyak 15 unit rumah ludes dilalap si jago merah.

Kondisi belasan rumah rata dengan tanah pasca terbakar di Desa Simpang Gaung Inhil. f : ist

Peristiwa terjadi dinihari sekitar pukul 05.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, Syahrinan (58), api pertama kali terlihat dari rumah milik Anjas (65), salah seorang warga setempat.

Saksi yang ketika itu hendak bersiap-siap pergi ke masjid untuk menunaikan Salat Subuh, mendengar teriakan warga dari arah luar rumah. Ketika keluar, api sudah membesar.

“Saya keluar dan melihat api sudah besar dari rumah Pak Anjas, jaraknya sekitar tiga pintu dari rumah saya. Api sudah merambat ke rumah di sebelahnya,” ujarnya.

Melihat kejadian tersebut, saksi berteriak meminta bantuan warga untuk memadamkan api. Namun, karena kondisi bangunan rumah yang berdempetan dan sebagian besar terbuat dari kayu, api dengan cepat menyebar ke bangunan lain di sekitarnya.

Petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat Desa Simpang Gaung berupaya memadamkan api menggunakan enam unit mesin semprot air. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Budi Winarko mengatakan, 15 unit rumah dilaporkan habis terbakar. Selain itu, dua unit rumah terpaksa diruntuhkan guna mencegah api semakin meluas ke bangunan lainnya.

Adapun pemilik rumah yang terdampak antara lain Juli Haryanti (40), Siti Maryam (80), Samian (45), Eti Sudaiti (42), Sopyan (55), Syahriman (58), Nurhayati (53), Abdul Azis (63), Anjas (65), Mak Toyo (74), Sasli (52), Andy Kurniawan (48), Hamidi (44), M. Noor Ahmad (56), dan Suhaidi (48).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan kerugian ditaksir sekitar Rp400 juta. “Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara Unit Reskrim, kebakaran diduga dipicu arus pendek atau korsleting listrik.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Gaung. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran,” sebut Kasat.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada instalasi rumah yang sudah lama atau tidak sesuai standar, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, dikutip dari cakaplah. (*)

Editor : kar