Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Ratusan Massa Kepung Kantor PTUN Pekanbaru, Buntut Kasus Mafia Tanah 

Ratusan Massa Kepung Kantor PTUN Pekanbaru, Buntut Kasus Mafia Tanah 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Ratusan massa tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan bersama sejumlah mahasiswa unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru, Jumat (14/11/25).

Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi pada Rabu (12/11/25) lalu dengan membawa tuntutan yang sama, yakni mendesak PTUN untuk memberikan kejelasan terkait dugaan cacat prosedur dalam pelolosan Peninjauan Kembali (PK) yang dinilai merugikan masyarakat dan membuka ruang bagi praktik mafia tanah serta mafia hukum.

Dari pantauan di lokasi, aksi unjuk rasa dimulai sekitar pukul 09.20 WIB. Berbeda dari aksi sebelumnya yang tidak mendapat pengamanan khusus, kali ini puluhan personel kepolisian tampak disiagakan sejak pagi untuk mengawal jalannya aksi yang dihadiri massa dalam jumlah besar tersebut.

Lalu lintas di sekitar Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru juga sempat mengalami kepadatan akibat banyaknya peserta aksi.

Dalam orasinya, massa kembali menyoroti dugaan kejanggalan dalam proses PK yang mereka nilai sarat pelanggaran dan harus segera diklarifikasi oleh pihak PTUN. Sekitar pukul 10.15 WIB, terjadi proses negosiasi antara koordinator aksi dan pihak PTUN. Setelah pembicaraan intens, pihak pengadilan mengizinkan 5 orang perwakilan massa untuk masuk dan bertemu langsung dengan Ketua PTUN Pekanbaru.

Hingga pukul 10.30 WIB, perwakilan tersebut belum juga keluar dari dalam gedung. Massa yang menunggu di luar tampak tetap bertahan sambil menuntut kejelasan dan sikap tegas dari pihak PTUN atas dugaan pelanggaran prosedur dalam pelolosan PK yang menjadi sorotan.

Pada pukul 11.04 WIB, perwakilan massa akhirnya keluar dan menyampaikan hasil audiensi kepada peserta aksi. Namun, mereka mengaku sangat kecewa terhadap jawaban pihak PTUN.

Salah seorang perwakilan massa, Wisnu, menyampaikan pernyataan keras terkait hasil pertemuan tersebut.

“Izin kawan-kawan, kami jujur kecewa banget, kecewa banget, kecewa banget. Kami berharap sampai di dalam itu Bapak sebagai Ketua Pengadilan PTUN Pekanbaru menjawab, tapi ternyata jawabannya menunjukkan kebobrokan pengadilan yang ada di Kota Pekanbaru. Pertama beliau jawab bahwa dokumen PK itu hanya transit saja, cuma numpang lewat. Berarti besok perlu dirubah nih Pengadilan Tata Usaha Negara Kota Pekanbaru, di atasnya pos Indonesia. Ini kantor pos, saudara-saudara, bukan pengadilan. Mereka mengirimkan berkas lanjutan kepada Mahkamah Agung tanpa terlebih dahulu meng-cross-check dokumen yang diberikan oleh Badan Pertanahan Kota Pekanbaru,” sebutnya.

Wisnu juga menyinggung tantangan Ketua PTUN untuk membuka laporan ke KPK jika dinilai salah.

“Jadi khusus buat Bapak KPK, tadi ada di dalam tantangan. Silahkan laporkan ke KPK kalau kami salah. Saya minta KPK untuk segera mengambil sikap memeriksa Ketua PTUN Kota Pekanbaru,” katanya.

Pernyataan serupa disampaikan oleh Wiryanto Aswir, orator aksi lainnya. Ia menegaskan tuntutan massa agar aparat penegak hukum turun tangan.

“Kami meminta kepada KPK yang hari ini masih di Riau dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, tolong ditangkap oknum-oknum di PTUN yang bermain. Tolong diperiksa total oknum-oknum BPN dan Mahkamah Agung yang telah meloloskan PK tersebut yang jelas bertentangan dengan hukum yang berlaku di NKRI,” ucap dia.

Hingga aksi berakhir, massa menyatakan akan terus mengawal proses hukum dan menuntut transparansi penuh terkait perkara yang mereka nilai penuh kejanggalan tersebut, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menang Prapid, Pegi Setiawan Kasus Vina Cirebon Segera Bebas

    Menang Prapid, Pegi Setiawan Kasus Vina Cirebon Segera Bebas

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, detak24com – Gugatan praperadilan yang diajukan Pegi Setiawan, terkait kasus kematian Vina Cirebon dikabulkan PN Bandung. Polisi segera mengeluarkannya dari penjara. Hakim PN Bandung, Eman Sulaeman yang mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan, sehingga putusan tersebut menyebabkan polisi harus segera melepaskan Pegi dari tahanan. Kabud Humas Polda Jabar, Kombes Nurhadi Handayani, mengungkapkan komitmen polisi untuk […]

  • SIDANG FERDY SAMBO CS, Saksi Ahli Digital Forensik Minta Peralatannya Tak Disorot Kamera

    SIDANG FERDY SAMBO CS, Saksi Ahli Digital Forensik Minta Peralatannya Tak Disorot Kamera

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA, detak24.com -Saksi ahli digital forensik meminta kepada majelis hakim agar peralatan yang dibawa tidak disorot ke publik karena sensitif untuk dibuka ke umum selama persidangan perkara pembunuhan berencana Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 20 Desember 2022. Hal ini disampaikan oleh jaksa penuntut umum kepada majelis hakim dalam sidang Ferdy Sambo sebelum pemeriksaan saksi ahli […]

  • Langiit Teduh dan Udara Sejuk di Makam Eril, Saat Habib Luthfi Ziarah

    Langiit Teduh dan Udara Sejuk di Makam Eril, Saat Habib Luthfi Ziarah

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    Bandung, detak24.com – Habib Muhammad Luthfi bin Yahya ziarah ke makam anak sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril yang meninggal di Sungai Aare Swiss, beberapa waktu lalu Habib Luthfi ziarah ke makam Eril yang terletak di Simaung, Kabupaten Bandung pada Ahad (19.06/22). Terlihat kedatangan Habib Luthfi saat ziarah ke makam Eril didampingi langsung […]

  • HAPE Dijambret, Emak-emak Ini Nyaris Diperkosa Saat Numpang ke Bagansiapiapi

    HAPE Dijambret, Emak-emak Ini Nyaris Diperkosa Saat Numpang ke Bagansiapiapi

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    ROHIL, detak24com – Nasib sial dialami SN saat menuju Bagansiapiapi. Hape miliknya dijambret, ia nyaris diperkosa pengendara motor tempatnya menumpang. PS Kanit Reskrim Polsek Bangko Iptu Irwandy H Turnip SH MH didampingi Kasi Humas Polsek Bripka Puji Anton, Ahad (11/06/23) mengatakan, untung saja korban berteriak minta tolong dan pelaku bernama Mustaqim (27) pun kabur. “Kami […]

  • GANJAR Pranowo Capres PDIP Bakal Kehilangan Dukungan Golkar dan PAN, Ini Alasannya!

    GANJAR Pranowo Capres PDIP Bakal Kehilangan Dukungan Golkar dan PAN, Ini Alasannya!

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Jakarta, detak24com – PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri harus bekerja keras untuk dapat meyakinkan Golkar dan PAN untuk mendukung Ganjar Pranowo Capres 2024. Hal itu disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menanggapi pertemuan antara Megawati dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketum PAN, Zulkifli Hasan alias […]

  • MALING Rokok di Ruko SM Amin Pekanbaru Dihakimi Massa, Ngakunya untuk Beli Susu Anak

    MALING Rokok di Ruko SM Amin Pekanbaru Dihakimi Massa, Ngakunya untuk Beli Susu Anak

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Seorang pria di Pekanbaru ketahuan akan melakukan pencurian di sebuah ruko, PT Sumatera Elektrik di Jalan SM Amin. Pelaku berinisial BS (30) itu sempat dihakimi massa. Beruntung, petugas kepolisian datang ke lokasi pada waktu yang tepat. Ketika diamankan pelaku baru berhasil mengambil rokok dan pemantik api milik korban. Ia berdalih melakukan pencurian […]

expand_less