Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » Emak-emak Koruptor Bibit Kopi Ditahan Jaksa di Meranti 

Emak-emak Koruptor Bibit Kopi Ditahan Jaksa di Meranti 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MERANTI, detak24com + Pengadaan bibit kopi liberika di Kepulauan Meranti lagi-lagi berujung kasus hukum. Salah seorang pejabat saat ini ditetapkan tersangka dan sudah ditahan.

Kasus hukum pengadaan bibit kopi liberika ini berjalan setelah adanya laporan pada Februari 2025. Sementara, kegiatan pengadaan bibit itu pada anggaran tahun 2023.

Pada tahun 2023, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan Alokasi Dana Tugas Perbantuan yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian RI untuk kegiatan perluasan tanaman bibit kopi. Jumlahnya mencapai 225.000 bibit, dengan pagu anggaran senilai Rp 2.250.000.000.

Kegiatan pengadaan bibit kopi tersebut telah selesai dilaksanakan. Namun, berdasarkan informasi dari masyarakat, pengadaan bibit kopi itu diduga telah terjadi penyalahgunaan wewenang.
Dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bibit kopi dilakukan Zk (45) yang menjabat sebagai Kabid Perkebunan DKPP. Selain Kabid, Zk juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan tersebut.

Setelah mendapat laporan pada Februari 2025, polisi langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan. Hasil penyelidikan dan penyidikan didapatkan fakta sebagai berikut:

Kegiatan pengadaan bibit kopi dengan anggaran Rp 2.250.000.000 menggunakan sistem e-Katalog.

Pihak penyedia yang ditunjuk yaitu CV Selko. Namun, diduga kuat Zk menyalahgunakan wewenang dengan mengelola kegiatan secara langsung. Selain itu, Zk juga disebut-sebut termasuk sebagai penyandang dana kegiatan.

Bibit kopi liberika sebanyak 225.000 itu diserahkan di dua kelompok tani, yaitu Tunas Mandiri Desa Semukut dan Kelompok Tani Bina Maju Desa Padang Kamal.

Kelompok Tani Tunas Mandiri Desa Semukut sesuai kontrak harusnya menerima bibit kopi sebanyak 90.000 batang. Namun, faktanya hanya menerima sebanyak 60.000 batang.

Kejadian sama juga terjadi di Kelompok Tani Bina Maju Desa Padang Kamal. Sesuai kontrak, harusnya menerima bibit kopi sebanyak 135.000, namun faktanya hanya menerima sebanyak 108.200.
Sehingga keseluruhan yang disalurkan terhadap dua kelompok tani tersebut sebanyak 168.200 bibit. Jumlah bibit yang tidak disalurkan sebanyak 56.800 bibit kopi.

Selain itu, bibit kopi yang diserahkan kepada dua kelompok tani selaku penerima manfaat tidak ada dilakukan proses sertifikasi.

Kemudian, setelah dilakukan proses audit PKKN oleh Inspektorat Kementerian Pertanian RI, ditemukan kerugian negara terhadap kegiatan pengadaan bibit kopi tersebut senilai Rp 1.433.070.000.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kasat Reskrim AKP Roemin, membenarkan telah melakukan penahanan tersangka Zk untuk proses lebih lanjut.

“Tersangka sudah diamankan untuk proses lebih lanjut,” kata Roemin.

Di Kepulauan Meranti, pengadaan bibit kopi sering terjadi. Dari beberapa kali pengadaan itu, sudah dua kasus mencuat. Sebelum Zk, terlebih dahulu ada pegawai perempuan yang juga masuk penjara setelah kerugian terjadi lebih dari Rp 600 juta. Pegawai perempuan itu ditahan bersama pihak penyedia inisial K, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERUSAHAAN Singapura Investasi Pembangkit Listrik Senilai Rp 18 Triliun di Bengkalis

    PERUSAHAAN Singapura Investasi Pembangkit Listrik Senilai Rp 18 Triliun di Bengkalis

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Raksasa energi, CGN Energy Internasional Holdings Co Limited (CGNEI) segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 1.500 MW di Kabupaten Bengkalis dengan total biaya Rp 18 triliun. Bupati Bengkalis, Kasmarni menyambut baik rencana investor asal Singapura tersebut yang akan membangun PLTS sebesar 1.500 MW. “Kecil telapak tangan nyiru kami tadahkan, begitulah istilah […]

  • ANGGOTA DPRD Bengkalis Ramai-ramai Gugat Airlangga dan Gubri Syamsuar, 29 Agustus Sidang Perdana

    ANGGOTA DPRD Bengkalis Ramai-ramai Gugat Airlangga dan Gubri Syamsuar, 29 Agustus Sidang Perdana

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Empat Anggota DPRD Bengkalis dari Partai Golkar menggugat Ketum Airlangga Hartanto dan Ketua DPD Riau yang dijabat Gubri Syamsuar. Gugatan tersebut terdaftar di PN Bengkalis, sidang perdana digelar 29 Agustus 2023.       Selain Airlangga dan Gubri Syamsuar, keempat legislator itu juga menggugat Ketua DPRD, Bupati dan Ketua KPU Bengkalis.. Gugatan […]

  • Dua Pecatan Polisi Pengedar Sabu, Lima Tersangka Diringkus di Kosan Pekanbaru 

    Dua Pecatan Polisi Pengedar Sabu, Lima Tersangka Diringkus di Kosan Pekanbaru 

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU detak24com – Dua orang pecatan polisi bersama tiga rekannya diringkus polisi dalam operasi pemberantasan narkoba di Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru. Satresnarkoba Polresta Pekanbaru menangkap lima orang pengedar narkotika jenis pil ekstasi di Kosan Daya, Jalan Dagang, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi. Dua di antaranya merupakan pecatan polisi. Kedua mantan polisi tersebut berinisial […]

  • Konflik PT NSR dan Warga di Pelalawan Berlanjut, Empat Petani Sawit Ditangkap

    Konflik PT NSR dan Warga di Pelalawan Berlanjut, Empat Petani Sawit Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Polisi tangkap empat petani sawit di Desa Segati Pelalawan. Warga tersebut sebelumnya diamankan security PT NSR atas tuduhan pencurian TBS. Konflik PT Nusantara Sentosa Raya (NSR) dan para petani di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Pelalawan berlanjut. Mulai intimidasi, pengrusakan kebun hingga penangkapan warga. Empat petani yakni Syafrico, Juli Isnansar, Dede Rahim dan […]

  • Pasien RSJ Pekanbaru Tewas Gantung Diri, Keluarga Lapor Polisi 

    Pasien RSJ Pekanbaru Tewas Gantung Diri, Keluarga Lapor Polisi 

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com  – Seorang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Pekanbaru, Ahmad Nuradi ditemukan tewas tergantung di salah satu ruangan rumah sakit. Informasi dirangkum Rabu (30/04/25), kasus pasien RSJ tewas gantung diri tersebut terjadi pada Selasa (29/04/25). Kematian tragis ini mengejutkan keluarga, yang segera melaporkannya ke Polresta Pekanbaru karena mencurigai adanya kejanggalan. Kasat Reskrim Polresta […]

  • Jambret Tas Emak-emak di Tuanku Tambusai Pekanbaru Babak Belur Dibogem Massa 

    Jambret Tas Emak-emak di Tuanku Tambusai Pekanbaru Babak Belur Dibogem Massa 

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Jambret bernama Rudi Purwanto (37) babak belur dibogem massa, usai melarikan tas emak-emak di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Informasi dirangkum Kamis (30/01/25), aksi jambret itu gagal setelah warga berhasil menangkap pelaku di Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (29/01/25). Kapolsek Payung Sekaki melalui Kanit Reskrim, Ipda Irfan Siswanto membenarkan kejadian tersebut. “Pelaku […]

expand_less