Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Pekanbaru » Polisi Kena Tikam di Pekanbaru, Pelaku Langsung Ditembak 

Polisi Kena Tikam di Pekanbaru, Pelaku Langsung Ditembak 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Seorang residivis menikam anggota polisi di Pekanbaru. Pelaku berusaha kabur dan melawan saat ditangkap, sehingga dihadiahi timah panas.

Penangkapan tersangka Jufrizal (41) dalam waktu kurang dari 24 jam, Tim Opsnal Polsek Senapelan berhasil membekuk pelaku yang dikenal sebagai residivis kambuhan.

Informasi dirangkum Senin (19/05/25), peristiwa penyerangan terjadi pada Jumat (16/05/25) di Jalan Karet, Kelurahan Sago, Kecamatan Senapelan. Korban,l bernama Aiptu Chandra (47), anggota Polsek Senapelan mengalami luka serius setelah ditikam pelaku dengan senjata tajam.

Pelaku bernama Jufrizal (41), diketahui sebagai residivis dengan catatan kriminal panjang. Ia telah empat kali keluar-masuk penjara atas berbagai kasus kejahatan. Termasuk pencurian dengan kekerasan.

Kapolsek Senapelan, AKP Akira Ceria dalam keterangannya pada Senin (19/05/25), menjelaskan bahwa penangkapan pelaku dilakukan cepat dan terukur.

“Tersangka Jufrizal kami tangkap pada Sabtu (17/05/25) saat berada di Jalan Hangtuah. Pelaku mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan, sehingga kami terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

Tersangka diketahui menyerang Aiptu Chandra dengan pisau lengkung, melukai pergelangan tangan kiri korban secara serius. Akibat serangan tersebut, korban dilarikan dan dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Riau.

Barang bukti berupa sebilah pisau lengkung turut diamankan dalam penangkapan tersebut. Dari pengakuannya, tersangka pernah menjalani hukuman sebanyak tiga kali di Bagan Siapiapi dan satu kali di Pekanbaru atas kasus-kasus kejahatan serupa.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan serta Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam tanpa izin, dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.

“Kami tidak akan mentolerir kekerasan terhadap aparat maupun warga sipil. Kami pastikan proses hukum berjalan maksimal,” pungkasnya. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garap Hutan, Pria Paruh Baya Warga Desa Bukit Lipai Inhu Diseret ke Penjara 

    Garap Hutan, Pria Paruh Baya Warga Desa Bukit Lipai Inhu Diseret ke Penjara 

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    INHU, detak24com – Satreskrim Polres nhu menangkap pria paruh baya berinisial M Taufiq alias Opiq (51), warga Desa Bukit Lipai gegara menggarap hutan. Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil patroli gabungan antara pihak kepolisian dan Polisi Kehutanan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh pada Kamis (30/01/25). Saat patroli berlangsung, petugas […]

  • MUHAMMAD Adil Khatam Quran Dua Jus, Selama Dalam Tahanan KPK

    MUHAMMAD Adil Khatam Quran Dua Jus, Selama Dalam Tahanan KPK

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    MERANTI, detak24com – Bupati (nonaktif) Kepulauan Meranti, Muhammad Adil kian meningkatkan kegiatan religinya selama dalam tahanan KPK. Dia pun telah berhasil khatam Quran dua jus. Hal itu diungkapkan kuasa hukum Bupati (nonaktif) Muhammad Adil, Al Azhar Yusuf MH, Rabu (10/05/23). Dia mengabarkan bahwa kliennya dalam keadaan sehat serta baik-baik saja selama dalam penahanan KPK. Saat […]

  • MENTERI ESDM Segera Hapus Pertalite, Segini Harga BBM Penggantinya!

    MENTERI ESDM Segera Hapus Pertalite, Segini Harga BBM Penggantinya!

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif buka suara soal usulan dari PT Pertamina (Persero) mengenai rencana penggantian Bahan Bakar Minyak (BBM) RON 90 atau Pertalite dengan Pertamax Green 92. Pertamina saat ini sedang melakukan evaluasi teknis terkait rencana tersebut. “Kami sedang mencoba menilai apakah dari segi teknis ini dapat […]

  • VIRAL Tawuran Pakai Celurit, Satpol PP Dumai Amankan Remaja Geng Boci Lurit

    VIRAL Tawuran Pakai Celurit, Satpol PP Dumai Amankan Remaja Geng Boci Lurit

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang remaja berinisial SR (18) ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dumai. Ia diduga pemimpin geng tawuran pakai celurit yang viral belakangan ini. SR ditangkap petugas saat kelompok remaja Bumi Ayu dengan remaja Lepin terlibat aksi tawuran pakai celurit di Jalan Jenderal Sudirman. Tepatnya di depan Kampung Kuliner Kota Dumai, pada […]

  • EMAK-EMAK Warga Desa Pelantai Meranti Gasak Uang Negara Rp 276 Juta

    EMAK-EMAK Warga Desa Pelantai Meranti Gasak Uang Negara Rp 276 Juta

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MERANTI, detak24com – Mantan Ketua Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Pelantai Mandiri ditetapkan jadi tersangka korupsi. Akibat perbuatannya, UED-SP merugi lebih Rp 200 juta. Tersangka merupakan seorang perempuan, NS (36). Saat ini dia beralamat di Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. NS ditunjuk menjadi Ketua UED-SP Pelantai Mandiri periode 2015-2020. Sedangkan […]

  • Lima Gadis ABG Dijebak Masuk Dunia Prostitusi

    Lima Gadis ABG Dijebak Masuk Dunia Prostitusi

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Jakarta, detaK24.COM — Lima gadis di bawah umur dijebak masuk dunia prostitusi daring di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan iming-iming pekerjaan ‘melayani tamu’ dan bonus liburan staycation serta pulSa ponsel. Kepala Subdirektorat 5/Remaja, Anak, dan Wanita Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto mengatakan pengungkapan kasus itu dilakukan pada 8 Maret. “Tindak pidana […]

expand_less