Parah, Kurun Tiga Hari 16 Hektare Lahan Terbakar di Kampar
KAMPAR, detak24com – Karhutla di Kampar Riau meluas dalam sekejap. Lahan yang diperkirakan seluas 16 hektare terbakar hanya kurun tiga hari.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Senin (29/07/24), karhutla terjadi di empat lokasi sejak Sabtu (27/07/24) lalu.
Dua lokasi di antaranya masih menyala hingga Senin (29/7/2024).
Karhutla di empat lokasi itu tersebar di Desa Salo Kecamatan Salo, Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu, dan Desa Karya Indah Kecamatan Tapung.
Dua di antaranya seluas 0,25 ha semak belukar di Desa Salo, serta 1,50 ha kebun kelapa sawit dan semak belukar di Desa Pangkalan Baru.
Sementara lokasi lebih luas di Desa Pangkalan Baru yang tak jauh dari lokasi pertama. Kebakaran melanda sekitar 4 ha kebun sawit dan semak belukar.
Paling luas di Desa Karya Indah. Kebakaran yang tak jauh dari perbatasan Kampar dengan Pekanbaru ini sekitar 12 ha kebun Kelapa Sawit dan semak belukar.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kampar, Zulkifli menyebutkan, lahan di lokasi 4 ha dan 12 ha itu masih membara hingga Senin (29/7). Upaya pemadaman sampai melibatkan helikopter Water Bombing (WB) di Karya Indah.
“Kita juga mengharapkan Water Bombing untuk di Pangkalan Baru karena ada objek vital di sana,” katanya, Senin pagi.
Karhutla ini tercatat yang paling parah sepanjang 2024. Kasus yang pertama terjadi pada Maret 2024 lalu dengan luasan 11,05 ha sampai Rabu (24/07/24) lalu.
Kasus meningkat signifikan mulai Kamis (25/7). Lahan sekitar 22,75 ha terbakar dalam kurun tiga hari sampai Sabtu (27/07), seperti yang dilansir dari tribunnews. (*)
Editor : Kar
Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com
