Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » UCAPAN ‘Ndasmu Etik’ Dapat Hilangkan Citra Prabowo Gemoy 

UCAPAN ‘Ndasmu Etik’ Dapat Hilangkan Citra Prabowo Gemoy 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 18 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Ucapan “ndasmu etik” oleh calon presiden Prabowo Subianto menuai kritik keras. Perkataan itu dinilai menghilangkan citra Prabowo gemoy yang selama ini ditunjukkan kepada pendukungnya.

“Kalau teman-teman pernah lihat video yang ‘ndasmu etik’, dan lihat dari gestur, cara dia berbicara, itu sangat jauh dari pencitraan yang selama ini dicitrakan di media sebagai Prabowo gemoyGemoy dan joget, ya,” kata juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md., Chico Hakim di Sekretariat TPN, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Desember 2023.

Menurut dia, karakter Prabowo itu bisa dilihat juga pada saat debat capres perdana di pelataran kantor Komisi Pemilihan Umum pada Selasa malam, 12 Desember 2023. Prabowo sosok yang tidak bisa menahan dan memendam karakter aslinya terlalu lama.

Karakter Ketua Umum Partai Gerindra itu gampang tersinggung dan tempramen. “Akhirnya kita bisa melihat gestur-gesturnya. Beliau terlihat mudah tersinggung,” tutur dia. Sebelumnya, ucapan Prabowo ndasmu etik itu diucapkan di tengah Rapat Koordinasi Partai Gerindra pada Jumat, 15 Desember 2023.

Chico mengatakan, ucapan “ndasmu etik” merupakan pernyataan yang tidak pantas dikeluarkan oleh seorang calon presiden. “Sebagai manusia beradab kita harus tahu dan memahami suatu standar etika dan moral itu sebenarnya berada dalam posisi di atas segalanya,” ujarnya.

Etika dan moral, menurut penjelasan Chico, berada di posisi paling atas dari hukum. Etika dan moral merupakan karakter manusia. “Etika dan moral merupakan pengetahuan seseorang tentang apa yang benar, apa yang salah,” ujar dia.

Bahkan etik, dia berujar, ada sebelum manusia mengenal hukum. Hal etik itu pula menjadi patokan hukum itu dibuat. “Ketika masyarakat zaman dahulu kala belum menginstitusikan hukum, etik adalah sesuatu yang tertinggi,” ujar dia.

Chico menilai penjelasan Prabowo itu berkaitan dengan putusan Mahkamah Konstitusi tentang batas usia capres-cawapres 40 tahun dengan tambahan frasa “pernah atau sedang menjabat kepala daerah yang dipilih dalam pemilihan kepala daerah”. Putusan itu menjadi karpet merah buat Gibran dicalonkan sebagai cawapres, pasangan Prabowo.

MK membentuk Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi atau MKMK untuk memeriksa hakim yang memutuskan putusan tersebut karena melanggar kode etik berat. Dari situ MKMK menjatuhkan sanksi dengan memecat Anwar Usman, ipar Jokowi, juga paman Gibran, dari Ketua MK. Anwar ditetapkan melanggar kode etik berat saat memutuskan perkara Nomor 90 Tahun 2023.

Dalam debat capres, Ganjar dan Anies Baswedan menanyakan keputusan itu kepada Prabowo. Namun, dalam banyak penilaian, Prabowo tidak menjelaskan substansi dari persoalan hukum di MK tersebut. Chico mengatakan, masyarakat tahu betul putusan itu bermasalah.

“Karena memang apa yang menjadi rasa di masyarakat benar-benar secara gamblang dinafikan atau dianggap nihil oleh seorang Prabowo Subianto,” ujar dia. Masyarakat gelisah, kecewa, dengan sebuah keputusan itu, kata Chico. Dari syarat dan unsur putusan itu merupakan putusan bersifat nepotisme.

Dalam putusan MK itu terjadi konflik kepentingan. Sebab itu, MKMK mengeluarkan keputusan yang pada akhirnya melengserkan Anwar dari Ketua MK. “Dan ini terjadi di sebuah institusi yang tertinggi di bidang hukum di negeri kita,” ujar dia.

Menurut Chico, putusan yang menjadi bahan ejekan dengan menyebutkan “ndasmu etik” itu, kini menjadi perhatian khusus. Bukan saja masyarakat umum, tapi juga direspons berbagai kalangan. Seperti tokoh-tokoh bangsa, tokoh nasional, tokoh masyarakat, dan kelompok masyarakat sipil.

Dia menjelaskan, video cuplikan omongan Menteri Pertahanan itu berisi penyampaian yang bersifat ejekan dan nyinyir perihal etik dan pelanggaran etik yang melengserkan Anwar. “Kami melihat yang dimaksud adalah soal pelanggaran etik di Mahkamah Konstitusi,” tutupnya, dikutip detak24com dari tempo. (*/berita)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejak Kejadian, Ibu Tiri Cemburu dan Aniaya Bunga, Nasib Tragis Bocah SD Digauli Ayah Kandung di Dumai 

    Sejak Kejadian, Ibu Tiri Cemburu dan Aniaya Bunga, Nasib Tragis Bocah SD Digauli Ayah Kandung di Dumai 

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Bukan hanya kekerasan seksual dari ayah kandung selama 3 tahun saja, Bunga acap dapat perlakuan kasar dari ibu tiri yang cemburu padanya. Nasib tragis bocah SD di Bukit Kapur Dumai, sungguh mengenaskan. Selama tiga tahun murid kelas V SD itu dipaksa melayani nafsu bejat ayah kandungnya berinisial A (29). Baca juga : […]

  • Tim SAR melakukan pencarian warga Rohul yang hilang di Sungai Rokan. F :. FOKUSKRIMINSL.COM

    Warga yang Hanyut di Sungai Rokan Belum Ditemukan, Tim SAR Berjibaku di Lapangan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 9Komentar

    Rohul, detak24.com – Hingga Ahad (21/08/22), Tim SAR gabungan masih mencari seorang warga yang tenggelam saat berenang di Sungai Rokan Kiri. Korban bernama Sandi Pratama (19) dilaporkan tenggelam saat berenang di sungai itu. Tepatnya di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Jum’at (19/8/2022) siang. Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya […]

  • Kirim Pesan WhatsApp ke Pendukung, Edy Natar Mundur dari Balon Gubri Pilkada 2024

    Kirim Pesan WhatsApp ke Pendukung, Edy Natar Mundur dari Balon Gubri Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mantan Gubri Edy Natar dipastikan tak maju di Pilgub 2024. Perihal tersebut disampaikan kepada pendukungnya melalui pesan surat WhatsApp. Pesan WhatsApp dari mantan Gubernur Riau itu menyatakan pengunduran diri dari pencalonan Gubri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pesan tersebut dibenarkan Ketua Umum Forum Umat Islam (FUI) Riau KH Zulhusni Domo, yang […]

  • Dongkrak Mutu Pembelajaran Dasar, Apical Group – Tanoto Foundation Gelar Pelatihan Guru di Dumai

    Dongkrak Mutu Pembelajaran Dasar, Apical Group – Tanoto Foundation Gelar Pelatihan Guru di Dumai

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Apical Group bekerja sama dengan Tanoto Foundation gelar pelatihan guru jenjang pendidikan dasar di Dumai. Kegiatan fokus pada pelatihan penyegaran (refreshment) Modul PINTAR tersebut dihelat pada 22–23 Juli 2025. Diketahui, modul PINTAR adalah program yang bertujuan untuk mendorong pengembangan berkelanjutan di sekolah dengan memberdayakan pendidik. […]

  • Pengadaan Guru Agama Kristen, SDN 010 Jayamukti Dumai Kerjasama dengan Yayasan Epiphania

    Pengadaan Guru Agama Kristen, SDN 010 Jayamukti Dumai Kerjasama dengan Yayasan Epiphania

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, Detak24.Com — SDN 010 Jalan Flamboyan Jayamukti Dumai Timur jalin kerjasama dengan Yayasan Epiphania, untuk pengadaan guru agama Kristen. Menurut Kepala SDN 010 Jayamukti, Sartun SPd MPd hal tersebut sebagai solusi kekosongan guru agama Kristen sejak ditinggal pensiun oleh pengajar yang lama. Sehingga, pihak sekolah menjalin kerjasama dengan Yayasan Epiphania, beralamat di Kelurahan Bukit […]

  • DITINGGAL Mudik Idul Fitri 2024, Rumah Warga Perawang Siak Dibongkar Maling

    DITINGGAL Mudik Idul Fitri 2024, Rumah Warga Perawang Siak Dibongkar Maling

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Polisi membekuk tiga maling spesialis rumah kosong ditinggal mudik Idul Fitri 2024 di Perawang Siak. Ketiganya berinisial ZS (26), YR (22), dan FRA (25) warga Tualang. Informasi dirangkum Ahad (21/04/24), penangkapan pelaku tindak pidana Curat dilakukan oleh Tim Opsnal Polsek Tualang. Kejadian maling itu terjadi pada hari Senin, tanggal 15 April 2024, […]

expand_less