NASIB Tragis Nelayan Tua Hilang di Bengkalis, Jasad Ditemukan Tanpa Pakaian
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGKALIS, detak24com – Apnir alias Pena (62), nelayan tua yang hilang di Sungai Liong Bengkalis, ditemukan meninggal dunia. Jasad korban terdampar di pantai Penampar Bantan dengan kondisi tanpa pakaian.
Nelayan tua tersebut sebelumnya dilaporkan hilang selama tiga hari, ketika pergi menangkap ikan di Perairan Kuala Sungai Liong Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Pena ditemukan dengan kondisi telungkup tanpa pakaian di Pantai Penampar, Desa Deluk, Kecamatan Bantan, atau sekitar 4 kilometer (Km) dari tempat kejadian hilangnya korban.
Baca juga : SAMPAN Terikat, Nelayan Hilang 3 Hari di Sungai Liong Bengkalis
Jasad nelayan tua tersebut diidentifikasi merupakan warga Jalan Batin Tali Desa Berancah, Kecamatan Bantan. Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas Bhabinkamtibmas Desa Jangkang, Aipda Wan Rinaldi bersama masyarakat ke RSUD Bengkalis untuk diautopsi.
“Ya, korban yang sempat dilaporkan hilang dan dilakukan pencarian sejak Jumat (08/12/24). Korban sudah ditemukan di pantai sekitar Desa Jangkang dengan kondisi meninggal dunia,” ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro melalui Kapolsek Bantan AKP Kasmandar Subekti, Sabtu (09/12/23).
Informasi tambahan, nelayan tua dilaporkan hilang melaut oleh anggota keluarganya, Jumat (08/12/23) siang ke pihak Polsek Bantan yang diterima PS. Ka. SPKT 1 Aipda Syahrico Putra dan Penebalan Bhabin Bripka Hendra, Bripka Yulfandi serta Piket Intel Bripda Novianda.
Atas laporan tersebut, Kapolsek Bantan AKP Kasmandar dan sejumlah personel turun ke lapangan meminta bantuan ke Basarnas dan TNI guna mencari korban.
Dikabarkan sebelumnya, korban Pena pergi menangkap ikan menggunakan kapal pada Selasa (05/12/23) sekitar pukul 16.00 WIB. Seperti biasanya korban pulang keesokan harinya, Rabu (06/12/23). Namun hingga Jumat pagi korban tak kunjung pulang.
Kapal korban ditemukan terikat di tiang pancang dan terendam air atau tenggelam di Kuala Sungai Liong.
Menurut keterangan keluarga, korban juga memiliki riwayat pernah menderita sakit stroke sekitar lima tahun yang lalu, dikutip detak24com dari riauterkini. (*/berita)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















