DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

KORBAN Tewas Capai 10.500 Orang, Warga Gaza Dipaksa Kibarkan Bendera Putih

GAZA, detak24comHingga Kamis (09/11/23) jumlah korban serangan Israel ke Gaza mencapai 10.500 orang. Warga setempat dipaksa kibarkan bendera putih sebagai ungkapan menyerah. 

Dalam update Al-Jazeera, Rabu (08/11/22) malam, disebutkan bagaimana angka korban terus bertambah menembus 10.500 orang. Dari CNBC International dilaporkan bagaimana Israel mengklaim telah menghancurkan ratusan terowongan bawah tanah Hamas.

Di sisi lain, CNN International menyebut bagaimana warga Gaza berbondong-bondong mengibarkan bendera putih, saat muncul perintah evakuasi dilakukan Israel. Berikut rangkuman CNBC Indonesia:
     
10.569 Warga Gaza Tewas
     
Angka korban di Gaza terus bertambah. Dari data terbaru Kementerian Kesehatan Gaza, 10.568 orang tewas karena serangan Israel sementara 4.324 luka-luka.

Dari keseluruhan korban, sebagian besar adalah anak-anak dan wanita. Namun hingga kini, Israel mengatakan tak akan melakukan gencatan senjata.

Sementara itu, lebih dari 155 orang telah terbunuh dan 2.250 orang terluka di Tepi Barat. Di Israel sendiri, 1.400 orang tewas dan lebih dari 7.198 orang terluka.

Israel Hancurkan Terowongan Hamas

Israel mengklaim telah menghancurkan 130 terowongan di Gaza. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan hal tersebut merupakan jumlah total selama operasi militer dilakukan di wilayah Palestina itu.

Dalam serangkaian postingan di media sosial, juru bicara IDF Daniel Hagari membagikan rekaman video yang menunjukkan sejumlah kehancuran. Sayangnya laporan itu belum bisa diverifikasi secara independen.

Diketahui, Hamas telah menghabiskan waktu puluhan tahun untuk membangun terowongan bawah tanah tersebut. Terowongan itu diyakini berdiri sepanjang lebih dari 300 mil.

Anak-Anak Gaza Kelaparan

Sementara itu, Al-Jazeera memuat bagaimana anak-anak di Gaza menghadapi kelaparan, penyakit, dan dehidrasi. Anak-anak yang selamat dari bombardir Israel menghadapi risiko kematian paling tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *