BELUM Ditemukan, Polisi Ungkap Kronologis Warga Tenggelam Hilang di Air Tiris Kampar
KAMPAR, detak24com – Yanda (22) seorang pekerja pembangunan turap di areal Stadion Mini PSHW Dusun Penyasawan Air Tiris, Kampar tenggelam saat mandi bersama dua rekannya, Sabtu (26/8/2023) sekitar pukul 16.45 WIB petang.
Korban merupakan warga Desa Muara Paneh, Kecamatan Bukit Sundih, Jorong Koto Panjang, Kabupaten Solok. “Saat ini, korban belum ditemukan, Tim Basarnas Riau sudah berada di TKP untuk mencari korban,” jelas Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Kampar Iptu Ilhamdi,” Ahad (27/08/23).
Kapolsek menjelaskan, kejadian ini berawal Sabtu mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya orang hanyut (tenggelam) di Penyasawan Air Tiris Kampar. “Saya langsung memerintah Kanit Reskrim Iptu Rian Onel dan Unit Reskrim bersama personel yang piket ke TKP,” ungkap Kapolsek.
Diketahui, korban, Anton dan Amal mandi di Sungai Kampar tepatnya di lokasi pembangunan turap Desa Penyasawan, Air Tiris Kampar. “Mereka bertiga berenang menuju ke seberang, sesampai di seberang mereka berenang lagi balik ke tempat semula,” jelas Ilhamdi.
Pada saat di tengah sungai korban diduga mengalami kaki kram dan meminta tolong kepada kedua rekannya. Kedua rekannya berusaha menolong korban saat itu, namun karena Anton merasa tidak kuat menolong korban dan ia berenang balik ke tepi sungai dan meminta bantuan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sedangkan Amal, terus mencoba membantu korban namun ia juga tidak berhasil menolong Korban, sehingga korban tenggelam di Sungai kampar. “Sampai saat ini pencarian terus dilakukan, semoga korban segera ditemukan,” harapnya. (Riaupos)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

soothing piano