Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Siak » BOS Somad Group dan Kabagkeu PT SPN Siak Diganjar 5 Tahun, Korupsi TBS Sawit

BOS Somad Group dan Kabagkeu PT SPN Siak Diganjar 5 Tahun, Korupsi TBS Sawit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24com – Direktur CV Somad Group, Suharno dan Kepala Bagian Keuangan (Kabagkeu) PT Siak Prima Nusalima (SPN), Edi Sukaria divonis 5 tahun penjara.

Kedua terdakwa terbukti korupsi penyalahgunaan modal PT SPN dalam penjualan tandan buah segar (TBS). Sesuai Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Putusan dibacakan majelis hakim yang diketuai Iwan Irawan pada Rabu (10/08/23). “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Suharno dan Edi Sukarya dengan pidana penjara selama 5 tahun,” ujar hakim.

Selain hukuman penjara, hakim menghukum Suharno dan Edi Sukaria membayar denda masing-masing Rp 200 juta. Dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti hukuman 3 bulan penjara.

Suharso juga dihukum membayar uang pengganti kerugian negara Rp 1.804.020.770. Dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayarkan paling lama dalam waktu 1 bulan setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

“Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka dipidana dengan pidana penjara selama 2 tahun,” kata hakim.

Sementara Edi Sukaria dihukum membayar uang pengganti kerugian negara Rp 107.129.679. Dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayarkan uang pengganti maka dipidana dengan pidana penjara selama 6 bulan.

Hukuman itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Siak yang menghukum kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun dan denda Rp 350 juta. Terdakwa juga dituntut membayar uang pengganti, sama dengan vonis hakim.

Atas vonis itu, JPU menyatakan pikir-pikir untuk menentukan upaya hukum selanjutnya. “Terkait putusan tersebut, JPU menyatakan pikir-pikir, sesuai ketentuan diberikan waktu selama 7 hari untuk menyatakan sikap,” ujar Kasi Intel Kejari Siak, Rawatan Manik, Kamis (10/8/2023).

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan fakta hukum yang didapatkan dalam persidangan, Edi Sukaria sebagai Kabagkeu PT SPN telah melampaui kewenangan dan sepengetahuan direksi menunjuk Suharno Direktur CV Somad bekerjasama dalam penjualan TBS tanpa kajian kelayakan usaha dan bonafiditas perusahaan.

Juga tanpa dokumen proposal pengajuan kerjasama serta tanpa mekanisme jaminan. Sehingga mengakibatkan kerugian keuangan Pemkab Siak melalui BUMD PT Sarana Pembangunan Siak (SPS) dan PTPN V sebesar Rp 1.911.150.449.

Untuk diketahui, PT SPN merupakan perusahaan yang pendiriannya diprakarsai oleh Pemkab Siak, PTPN V dan Institut Pertanian Bogor (ITB). Kemudian dituangkan dalam perjanjian kerjasama usaha investasi dalam bidang distribusi hasil TBS perkebunan kelapa sawit.

Modal untuk mendirikan PT SPN sebesar Rp 20 miliar yang berasal dari penyertaan modal Pemkab Siak melalui BUMD PT SPS sebesar Rp 15 miliar, PTPN V sebesar Rp 3 miliar dan ITB melalui anak usahanya PT Prima Kelola Agribisnis Agroindustri sebesar Rp 2 miliar.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditransfer Duit hingga Rp 1 M, Begini Hubungan Selebgram Hana Hanifah dan Muflihun 

    Ditransfer Duit hingga Rp 1 M, Begini Hubungan Selebgram Hana Hanifah dan Muflihun 

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Selebgram yang juga artis FTV, Hana Hanifah telah diperiksa penyidik Polda Riau. Ia diduga menerima duit Rp 1 miliar dari kasus korupsi SPPD fiktif. Pemeriksaan yang dilakukan pada Kamis (5/12/24) itu berkaitan dengan dugaan kasus korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau. Kasus serupa yang turut melibatkan nama Muflihun, yaitu mantan Pj Walikota […]

  • Direktur PT SPR ‘Tantang’ Gubri SF Hariyanto, Ini Sebabnya!

    Direktur PT SPR ‘Tantang’ Gubri SF Hariyanto, Ini Sebabnya!

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), Ida Yulita Susanti menegaskan terkait persoalan isu penolakan audit yang dilakukan Inspektorat Riau terhadap BUMD yang ia pimpin. Ida mengaku manajemen perusahaan tidak pernah menolak pelaksanaan audit. “Kami tidak menolak siapapun yang datang ke SPR asalkan sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya kepada […]

  • Jalan Alternatif Siak-Pekanbaru Direnovasi, Lokasi PT SIR

    Jalan Alternatif Siak-Pekanbaru Direnovasi, Lokasi PT SIR

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    SIAK, detak24.com – Pemprov Riau menggesa pembangunan jalan provinsi di PT SIR.  Jalan alternatif dari Kota Pekanbaru menuju Kabupaten Siak itu saat ini proses pengaspalan.  “Jalan alternatif dari Pekanbaru menuju Siak saat ini dalam pengerjaan aspal,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Arief Setiawan, Selasa (20/9/2022) saat meninjau […]

  • JENAZAH Musisi Nomo Koeswoyo ‘Koes Bersaudara’ Dibawa ke Jakarta

    JENAZAH Musisi Nomo Koeswoyo ‘Koes Bersaudara’ Dibawa ke Jakarta

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    detak24com – Panggung hiburan Tanah Air kembali berduka. Drummer band legendaris, Koesnomo bin Koeswoyo atau Nomo Koeswoyo meninggal dunia pada Rabu (15/3/2023) di Magelang.  Pantauan detikcom, jenazah Koesnomo bin Koeswoyo baru saja tiba di rumah duka di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada pukul 09.24 WIB dengan dibawa oleh mobil ambulance. Suasana di rumah duka Koesnomo […]

  • Emak-emak Geruduk Kantor BGN, Desak Pemerintah Setop Program MBG 

    Emak-emak Geruduk Kantor BGN, Desak Pemerintah Setop Program MBG 

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Kelompok ibu, anak muda dan perempuan unjuk rasa mendesak pemerintah setop program MBG, di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/25). Emak emak yang tergabung dalam Suara Ibu Indonesia minta pemerintah menghentikan program makan bergizi gratis (MBG), buntut kasus keracunan massal di berbagai daerah. Pantauan di lokasi […]

  • Petani Sawit Dianjurkan Bermitra dengan Perusahaan, Pasca Larangan Ekspor

    Petani Sawit Dianjurkan Bermitra dengan Perusahaan, Pasca Larangan Ekspor

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau mendorong agar petani kelapa sawit di Riau untuk segera bermitra dengan perusahaan. Langkah ini dianggap paling efektif agar petani tidak merasakan dampak yang dalam akibat turunnya harga TBS kelapa sawit, sebagai imbas dari larangan ekspor CPO oleh Presiden Joko Widodo. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan […]

expand_less