BC Batam Amankan Benih Lobster Senilai Rp 5.5 M, Hendak Diseludupkan ke Singapura
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Batam, detak24com – Bea Cukai Batam menggagalkan upaya penyeludupan benih lobster senilai Rp 5,5 miliar di Pelabuhan Internasional Nongsapura, Batam, Jumat (04/08/23).
“Kita melakukan penegahan terhadap sebuah tas berisikan bany lobster. Benih lobster tersebut akan dibawa ke Singapura secara ilegal. Pelaku pembawa tas melarikan diri,” kata Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Batam, Sisprian Subiaksono, dikutip Sabtu (05/08/23).
Penggagalan pengiriman benih lobster itu bermula dari kecurigaan petugas Bea Cukai terhadap sebuah tas melintasi X-ray di pelabuhan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan ternyata isinya baby lobster.
“Orang yang diduga pelaku mengetahui tas yang dibawanya diperiksa petugas langsung melarikan diri. Ia memanfaatkan ramainya kondisi pelabuhan saat itu,” ujarnya.
Sisprian menjelaskan hasil perhitungan baby lobster yang digagalkan itu berjumlah 49.463 ekor. Baby lobster yang hendak diselundupkan berjenis mutiara dan pasir.
“Di dalam dalam tas yang ditegah itu berisikan 44 kantong dengan jenis mutiara dan pasir dengan total 49.463 ekor benih lobster. Nilai ekonomi mencapai Rp 5,5 miliar,” ujarnya.
Sisprian menyebutkan, bahwa pelaku membawa baby lobster saat ini dilakukan pengejaran. Pihaknya juga tengah melakukan pendalaman terhadap asal baby lobster.
“Masih kita dalami asal baby lobster yang hendak diselundupkan itu. Pelaku juga masih kita kejar. Para pelaku melanggar UU Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan ” ujarnya.
Sisprian mengatakan puluhan benih lobster yang digagalkan pihaknya itu langsung dilepasliarkan. Pelepasliaran benih lobster dilakukan di wilayah perairan Pulau Ngual, disaksikan Karantina Perikanan Batam, Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam.
“Pelepasan liar ini untuk menjaga benih lobster agar tetap hidup. Lokasi ini dipilih karena mempertimbangkan kondisi perairan yang tidak tercemar dan lingkungan yang aman untuk tumbuh kembang benih lobster tersebut,” ujarnya, seperti yang dilansir dari detik.(dtc)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















