Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tragedi Kanjuruhan Dipicu Tembakan Gas Air Mata ke Tribun Penonton

Tragedi Kanjuruhan Dipicu Tembakan Gas Air Mata ke Tribun Penonton

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com — Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Kanjuruhan mengungkap kronologi tragedi maut itu berdasarkan keterangan sejumlah pihak.

Berdasarkan keterangan Komnas HAM, kericuhan di Kanjuruhan bermula dari tembakan gas air mata. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 22.10 WIB.

“Pemicu utama kericuhan adalah tembakan gas air mata ke shuttle ban dan tribun supporter,” bunyi laporan TGIPF atas keterangan Komnas HAM.

Komnas HAM menyebut polisi menembakkan gas air mata ke tribun penonton dan lintasan lari atletik (shuttle ban).

Keterangan itu serupa dengan pengakuan Dirijen Aremania Yones. Dia berkata suporter kecewa dengan hasil pertandingan, tetapi dirijen mengingatkan agar menjaga suasana kondisif dan tidak turun ke lapangan.

“Tiba-tiba terdengar tembakan ke arah tribun 11, 12, 13 yang awalnya menduga kembang api, yang ternyata gas air mata, tembakan pertama ke arah ke tribun 12,” tulis TGIPF berdasarkan pengusutan tim Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD).

Jika merujuk keterangan Kodam V/Brawijaya, kondisi memanas setelah pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya berakhir. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 21.57 WIB.

“Beberapa suporter Arema (Aremania) sejumlah ± 200 orang mulai turun ke Lapangan ingin mendekat ke posisi pemain & official Arema FC sehingga mereka bergegas menuju kamar ganti pemain,” dikutip dari dokumen hasil temuan TGIPF Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Kodam V/Brawijaya menyatakan kepolisian menembak gas air mata karena kondisi tak terkontrol. Tembakan diarahkan ke tribune selatan dan tribune timur.

Tembakan itu membuat suporter turun ke lapangan dan menyerang aparat pada 22.20 WIB. Sejumlah anggota TNI menjadi sasaran amuk massa.

Pukul 22.30 WIB, menurut Kodam V/Brawijaya, kepolisian terus menembak gas air mata ke tribune selatan dan tribune timur. Lima menit setelahnya, suporter panik berusaha keluar stadion karena efek gas air mata.

“Pukul 22.50 WIB, massa melakukan aksi kepada personel polisi dan material milik polisi yang ada di sekitar stadion, adapun terdapat 13 kendaraan Polisi yang dirusak dan dibakar,” bunyi laporan TGIPF atas keterangan Kodam V/Brawijaya.

Menjelang pergantian hari, ketegangan di stadion perlahan mereda. Kodam V/Brawijaya memerintahkan anggotanya untuk menyisir stadion dan membantu penanganan korban. Penanganan rampung sekitar 04.00 WIB pada 2 Oktober.

Kesaksian Kodam V/Brawijaya serupa dengan keterangan Polda Jawa Timur. Dua institusi itu menyebut Tragedi Kanjuruhan dimulai dengan kericuhan yang dipicu suporter.(CNN)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (25)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TOL Lingkar Pekanbaru 30,5 Km dan Rengat Jadi Proyek Prioritas

    TOL Lingkar Pekanbaru 30,5 Km dan Rengat Jadi Proyek Prioritas

    • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tol lingkar Pekanbaru sepanjang 30,5 kilometer dan Tol Rengat-Pekanbaru bagian dari pembangunan ruas JTTS tahap dua yang tengah digesa pemerintah. Pemerintah Pusat telah memfokuskan upaya mereka pada pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap I sepanjang 965 kilometer, termasuk proyek pembangunan tahap II. “Kita mengikuti arahan prioritas pemerintah dan berfokus pada percepatan […]

  • BUPATI Adil Kena OTT KPK, Seluruh Kepala OPD Kepulauan Meranti Terjaring

    BUPATI Adil Kena OTT KPK, Seluruh Kepala OPD Kepulauan Meranti Terjaring

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    MERANTI, detak24com – Pada Jumat (07/04/23) dini hari, seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Riau, dipanggil KPK pasca Bupati Adil terjaring OTT. KPK tengah memeriksa sejumlah pejabat Meranti  Sementara, Bupati Adil telah dibawa menuju ke Pekanbaru Kamis malam. Baca juga : https://detak24.com/kepulauan-meranti-geger-kpk-tangkap-bupati-adil-dan-sejumlah-pejabat-malam-tadi/ KPK turun ke Meranti dan menyegel sejumlah kantor. Selain mengamankan Bupati […]

  • Cawabup Bengkalis Bagus Santoso Panen Terung Poktan di Desa Pinggir

    Cawabup Bengkalis Bagus Santoso Panen Terung Poktan di Desa Pinggir

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    PINGGIR, detak24.com –:Cawabup Bengkalis 2024, DR H Bagus Santoso blusukan spesial mendatangi petani, di sela kampanye bersama pasangan cabup Kasmarni.  Melanjutkan hobi bertani sekaligus melihat potensi desa yang cocok untuk dikembangkan tanaman agrikultur, kali ini Bagus Santoso bergabung bersama poktan yang menanam ribuan batang terung dan cabe di Desa Pinggir, pertengahan November 2024. Potensi tanah […]

  • Petani Kelapa Meranti Keluhkan Murahnya Harga, Reses Dewan

    Petani Kelapa Meranti Keluhkan Murahnya Harga, Reses Dewan

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    Meranti, detak24.com –  Masyarakat di Kepulauan Meranti mengeluhkan rendahnya harga kelapa. Petani berharap kebijakan pemerintah, agar hasil kebun mereka dapat meningkat. Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, H Hatta menggelar reses di 6 titik di Kecamatan Rangsang. Ketika bertemu dengan konstituennya dalam menyerap aspirasi, politikus Golkar ini menerima keluhan labilnya harga jual kelapa. Enam titik […]

  • ALWANI : “Peserta Aktif Bisa Cairkan Sampai 30 Persen Saldo JHT” 

    ALWANI : “Peserta Aktif Bisa Cairkan Sampai 30 Persen Saldo JHT” 

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 18Komentar

    DURI, detak24.com – Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Duri Alwani Fitra Jaya, mengatakan peserta aktif bisa mencairkan 10 persen atau 30 persen dari saldo Jaminan Hari Tua (JHT). Namun dengan catatan, kepesertaan harus minimal 10 tahun. ”Kemudian pencairan sebagian ini bertujuan untuk pembayaran uang muka perumahan, pembayaran cicilan atau angsuran pinjaman perumahan dan pelunasan sisa […]

  • Beraksi Saat Jumatan, Komplotan Maling Gasak Uang ADD Ratusan Juta di Tanjung Medan Rohil

    Beraksi Saat Jumatan, Komplotan Maling Gasak Uang ADD Ratusan Juta di Tanjung Medan Rohil

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

     Rohil detak24com – Tiga maling gasak uang ADD (Alokasi Dana Desa) ratusan juta saat Jumatan di Tanjung Medan Utara, Rohil. Ketiga pelaku yakni ES alias Eki (27), EW alias Eka (40) dan T Purba alias Tofik (31). Ketiganya beralamat di Dusun 1 Rejosari Kepenghuluan Tanjung Medan Utara. Informasi dirangkum, Jumat (28/06/24), ketiganya dibekuk usai menyatroni […]

expand_less