Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kejari Dumai Tuntut Mati Lima Pemilik 166 Kg Sabu

Kejari Dumai Tuntut Mati Lima Pemilik 166 Kg Sabu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dumai, detak24.com – Kajari Dumai melalui Kasi Pidum dalam pers rilisnya mengatakan telah menuntut pidana mati lima orang terdakwa narkotika. Tuntutan itu dibacakan pada persidangan di PN Dumai, Rabu (14/09/22).
     
Kasi Pidum Kejari Dumai, Iwan Roy Charles, kepada wartawan mengungkapkan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman mati lima terdakwa pemilik 166 Kg sabu serta 5,5 Kg pil mengandung narkotika.
     
Tuntutan tersebut dibacakan JPU Iwan Roy Charles pada sidang lanjutan di PN Dumai, Rabu (14/09/22). Pada sidang dipimpin Ketua majelis hakim Abdul Wahab itu, kelima terdakwa mengikuti persidangan secara virtual. Serta didampingi dua orang penasihat hukum, yakni Rahma Kareni dan Sasmito Sihombing.
     
Dalam tuntutannya JPU mengatakan para terdakwa yakni Adi, Jufri, Yopi, Roni dan Rio terbukti melanggar dakwaan Pasal 114 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
     
“Berdasarkan fakta di persidangan, para terdakwa terbukti melanggar dakwaan Pasal 114 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sehingga JPU menuntut masing-masingnya dengan tuntutam pidana mati,” tegas Iwan yang juga Kasi Pidum Kejari Dumai.
     
Sejumlah pertimbangan dibacakan JPU sebelum menjatuhkan tuntutan pidana. Perbuatan para terdakwa dapat merusak generasi bangsa dan sangat meresahkan, menjadi faktor memberatkan. 
     
Sehingga harus dihukum setimpal pula, agar dapat menimbulkan efek jera. Sementara, para terdakwa melalui penasehat hukumnya mengajukan pleidoi atas tuntutan jaksa. 
     
Sabtu (08/01/22) sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan PU Lama Lubukgaung Dumai ditangkap oleh BNN Pusat dalam kasus kepemilikan 166 Kg sabu, serta 5,5 Kg pil mengandung narkotika.
     
Sebelumnya, para terdakwa berangkat dari Pekanbaru menuju TKP menggunakan mobil Innova Reborn warna hitam BM 1830 VX untuk mengambil 166 Kg sabu serta 5,5 Kg pil mengandung narkotika. Barang tersebut milik Fuan (DPO).
     
“Kelimanya dibekuk aparat BNN Pusat saat berada di TKP. Sementara, tuntunan pidana mati tersebut turun langsung dari Kejagung,” pungkasnya.(detak24.com)
     
Editor : Kar 
     
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakalantas di Dumai, Emak-emak Pengendara Scoopy BM 3023 HT Dikabarkan Meninggal 

    Lakalantas di Dumai, Emak-emak Pengendara Scoopy BM 3023 HT Dikabarkan Meninggal 

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Informasi lakalantas, seorang emak-emak dikabarkan meninggal dalam kecelakaan di Jalan Soekarno Hatta depan Bandara Pinang Kampai, Dumai. Informasi lakalantas maut ini beredar di group WhatsApp, Senin (07/04/25) siang. Dalam unggahan terlihat kondisi Honda Scoopy BM 3023 HT yang dikendarai korban hancur pada bagian depan. Sementara, kondisi korban terlihat terbaring diam tak jauh […]

  • PULUHAN Perusahaan Tak Bayar THR Karyawan di Riau, Ini Sanksi Disnaker

    PULUHAN Perusahaan Tak Bayar THR Karyawan di Riau, Ini Sanksi Disnaker

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebanyak 22 perusahaan dilaporkan ke  Disnakertrans Riau, terkait pembayaran THR karyawan tidak sesuai ketentuan. “Sampai H-1 Lebaran tahun 2024, ada 22 pengaduan terkait THR. Pengaduan disampaikan ke Posko THR Disnakertrans Riau,” kata Kepala Disnakertrans Riau, Boby Rachmat, dikutip Rabu (10/04/24). Boby mengatakan, selain ada yang tidak membayarkan THR karyawan juga ada terkait […]

  • Manajer Bank Pemerintah di Perawang Korupsi Rp 9,95 Miliar, Petani Ikut Terseret 

    Manajer Bank Pemerintah di Perawang Korupsi Rp 9,95 Miliar, Petani Ikut Terseret 

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Kejari Siak menahan lima tersangka korupsi penyimpangan pemberian kredit umum sebesar Rp 9,95 miliar kepada anggota Kelompok Tani MSKB di bank pemerintah unit Kecamatan Koto Gasib dan Lubuk Dalam. Penetapan tersangka dilakukan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Siak setelah penyidik memastikan terpenuhinya dua alat bukti yang sah, Rabu (26/11/25). Kelima tersangka masing-masing […]

  • 28 Ekor Sapi di Riau Positif PMK, Inhil dan Siak

    28 Ekor Sapi di Riau Positif PMK, Inhil dan Siak

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    Pekanbaru, detak24.com – Sebanyak 28 ekor sapi pada dua kabupaten di Riau positif terpapar PMK. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) setempat telah mendapat hasil uji sampel hewan dari Balai Veteriner Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).  Sampel ternak sapi yang diambil di dKabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Siak, hasilnya, terdapat 28 ekor sapi di dua daerah […]

  • BIKIN KONTEN Gantung Diri – Gadis Kafe Tewas Sungguhan, Kaki Terpeleset

    BIKIN KONTEN Gantung Diri – Gadis Kafe Tewas Sungguhan, Kaki Terpeleset

    • calendar_month Sabtu, 4 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    detak24.com – Seorang gadis pekerja kafe tewas tergantung. W (21). Awalnya ingin buat konten gantung diri, namun kakinya terpeleset di kursi.  Dikutip Tribunpekanbaru.com, Sabtu (04/03/23, ia ditemukan tewas di rumah kontrakannya Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto mengatakan korban W meninggal dunia pada Rabu (1/3/2023) sekitar pukul 21.30 WIB. Menurut Kompol Agus, […]

  • Razia Tiada Henti, Polisi Bakar Rakit PETI di Desa Titian Modang Kuansing 

    Razia Tiada Henti, Polisi Bakar Rakit PETI di Desa Titian Modang Kuansing 

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Aksi penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tiada henti. Kali ini, Kepolisian Sektor (Polsek) Kuantan Tengah bersama Unit 2 Tipiter Sat Reskrim Polres Kuantan Singingi kembali melaksanakan penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal tersebut, Kamis (11/09/25). Operasi penertiban PETI yang berlangsung sekitar pukul 11.05 WIB, […]

expand_less