Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Naif! Empat Gadis ABG ‘Dijual’ ke Kafe Remang-remang

Naif! Empat Gadis ABG ‘Dijual’ ke Kafe Remang-remang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, detak24.com – Empat orang gadis ABG asal Kecamatan Sabakauh Siak menjadi korban kasus eksploitasi anak dan seksual oleh pemilik kafe “esek-esek” di Jalur F9 Kampung Sungai Keranji, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Kasus itu diungkap oleh Polres Siak dalam konferensi persnya, Selasa (06/09/22) setelah membekuk empat pelaku di tempat usahanya di Kuansing pada 2 September 2022 .

Keempat pelaku itu yakni SN (49) sebagai pemilik kafe, YN (23) yang merupakan kasir kafe dan berperan mengajak korban bekerja dan HM (25) berperan menjemput korban bersama supirnya IM (30).

“Penangkapan bermula adanya laporan dari ibu kandung salah satu korban bahwa anaknya dibawa kabur dan bekerja di salah satu kafe remang-remang di Kuansing. Setelah mendapat laporan kemudian tim Satreskrim Polres Siak gerak cepat untuk melakukan penyelidikan posisi korban serta menjemput korban dan menangkap para pelaku,” cakap Kapolres Siak, Ronal Sumaja dalam keterangan persnya.

Ia menjelaskan, motif pelaku tersebut untuk meraup keuntungan materi dengan mempekerjakan gadis yang masih muda. Agar menarik pengunjung untuk minum di kafe milik pelaku.

“Jadi korban ini disuruh menggunakan pakaian seksi dan menemani tamu karaoke di kafe pelaku sambil meminum minuman keras dan disuruh joget-joget,” ungkap Kapolres Siak itu.

Ronal menceritakan, kronologis kejadian bermula pada 28 Agustus 2022 pelaku YN via handphone menawarkan pekerjaan untuk bekerja di kafe kepada salah satu korban inisial UM, yang kemudian menjadi saksi kejadian. Dari sepengetahuan UM bahwa YN berada di Pekanbaru. Sehingga UM merasa tawaran pekerjaan tersebut adalah untuk bekerja di kafe sekitar Pekanbaru.

Kemudian UM mengajak teman-temannya yang juga menjadi korban yaitu RP, TS dan NB. Setelah sepakat kemudian menghubungi YN dan mengatakan ada tiga orang lagi temannya yang masih di bawah umur tapi putus sekolah mau ikut kerja di kafe.

Lantas YN memberitahukan kepada SN (pemilik kafe) dan HM bahwa ada 4 orang anak perempuan yang mau bekerja di kafe SN.

Tertarik dengan informasi itu, SN lalu memerintahkan YN, HM dan IM untuk menjemput para korban di Sabakauh, Kabupaten Siak pada 29 Agustus 2022.

Ternyata, para pelaku menjemput korban tanpa izin dari orang tua korban, dan langsung membawa korban ke kafe SN di Kuansing. Saat di dalam mobil YN dan HM mengatakan kepada korban “Jika ada nanti yang menanyakan umur, Jawab saja 18 Tahun ya!”.

Pada 30 Agustus 2022 korban mulai bekerja di kafe dengan di bawah kendali YN untuk menemani pengunjung minum minuman keras dan mabuk.

Korban sempat ingin pulang, namun YN tidak membolehkan dengan alasan sudah banyak biaya yang dikeluarkan untuk menjemput korban. Sehingga korban mengadu kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya dan menyampaikan ingin pulang.

“Karena dari pengakuan mereka (korban) sudah tidak sanggup bekerja di sana. Jadi melaporkan ini kepada ibunya,” urai Ronal.

Saat itu orang tuanya tidak mengetahui dimana lokasi persisnya. Sehingga orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Siak.

Sewaktu dibekuk, tim Satreskrim Polres Siak menangkap para tersangka, berikut dengan barang bukti yang berupa sejumlah botol bekas minuman keras bermerk, lima helai gaun wanita, dua buku catatan penjualan minuman serta pembayaran fee minuman kepada korban, dua unit Hp android dan dua unit hp merk Nokia 105.

Terhadap perkara tersebut, pelaku dikenakan pasal 88 juncto pasal 76 huruf I dan atau pasal 89 ayat (2) juncto pasal 76 Huruf J ayat (2) UU RI No 35 tahun 2014. Kemudian tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 10 tahun dan atau denda paling banyak Rp200 juta.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (14)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Pak Kades dan Ketua Kelompok Tani Ditahan Jaksa

      Pak Kades dan Ketua Kelompok Tani Ditahan Jaksa

      • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
      • account_circle Redaksi
      • 20Komentar

      Bengkalis (DETAK24.COM) –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis melalui Pidana Khusus melakukan penahanan terhadap Kepala Desa (Kades) Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis berinisial MA dan Ketua Kelompok berinisial AS selama 20 hari kedepan. Kasi Pidsus Kejari Bengkalis melalui Kasubsi, Frengki Hutasoit saat dikonfirmasi membenarkan atas penahanan Kepala Desa Kembung Luar dan Ketua Kelompok tersebut dititipkan […]

    • SUPIR Daihatsu Sigra Tewas Tertembak Polisi di Pekanbaru, Tersangka Residivis

      SUPIR Daihatsu Sigra Tewas Tertembak Polisi di Pekanbaru, Tersangka Residivis

      • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Supir Daihatsu Sigra yang merupakan pelaku tabrak lari tewas tertembak polisi. Jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra menuturkan, awalnya pelaku berinisial R tersebut hendak ditangkap oleh polisi di wilayah Sukajadi, Pekanbaru. “Saat hendak ditangkap, pelaku melarikan diri menggunakan mobil Daihatsu Sigra hingga menabrak […]

    • JASAD Mahasiswa PCR Asal Rohul Ditemukan Sejauh 200 Meter, Hanyut Saat Ospek

      JASAD Mahasiswa PCR Asal Rohul Ditemukan Sejauh 200 Meter, Hanyut Saat Ospek

      • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 7Komentar

      KAMPAR, detak24com  – Setelah lima hari tenggelam dan hilang di Sungai Kampar, jasad mahasiswa PCR bernama Candra Ari Kusuma (19) ditemukan sejauh 200 meter, Rabu (07/06/23). Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya mengatakan, setelah 5 hari pencarian, akhirnya Candra berhasil ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia. “Korban ditemukan meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan […]

    • LAKALANTAS TOL PERMAI, Truk Nabrak Terios – Akibat Jalan Licin

      LAKALANTAS TOL PERMAI, Truk Nabrak Terios – Akibat Jalan Licin

      • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
      • account_circle Redaksi
      • 9Komentar

      PEKANBARU, detak24.com – Lakalantas kembali terjadi di Tol Pekanbaru Dumai (Permai), tepatnya pada KM 32, Senin (28/11/22) sekitar pukul 14.00 WIB.  Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, Kompol Budi Setiawan menjelaskan, saat itu truk nomor polisi BA 8099 QY yang dikemudikan oleh Putra datang dari arah Pekanbaru menuju Dumai dengan kecepatan sedang. “Iya, sesampainya di […]

    • Ratusan Rumah Warga Tergenang Banjir di Bagansiapi-api Rohil

      Ratusan Rumah Warga Tergenang Banjir di Bagansiapi-api Rohil

      • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      ROHIL, detak24com – Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan ratusan rumah warga dan ruas jalan tergenang banjir di Bagansiapiapi dan sekitarnya. “Hari ini kita bersama Forkopimda dan BPBD meninjau banjir di sekitar kelurahan Bagan Punak dan berapa titik banjir lainnya,” kata Plt Bupati Rohil, H Sulaiman saat meninjau banjir, Sabtu (5/10/2024). “Sampai hari […]

    • WALAU Ganjar Pranowo Capres PDIP, Jokowi Mania Tetap Dukung Prabowo

      WALAU Ganjar Pranowo Capres PDIP, Jokowi Mania Tetap Dukung Prabowo

      • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      Jakarta, detak24com – Relawan pendukung Presiden Joko Widodo tampaknya mulai terpecah. Pasca pengumuman Ganjar Pranowo capres PDI Perjuangan tidak serta merta membuat para relawan merapatkan barisan. Relawan Jokowi Mania (Joman) salah satu yang enggan kembali menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo capres PDIP, meski sebelumnya sempat membuat Relawan GP Mania. Relawan ini kemudian dibubarkan karena Ganjar […]

    expand_less