DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

SMKN 1 Pangean Hanya Diminati 8 Siswa Baru, Jalan dan Ruangan Kelas Rusak Jadi Penyebab

Pihak SMKN 1 Pangean rapat dengan unsur kecamatan mencari solusi kekurangan murid baru. f : ist

KUANSING, detak24com – Di kala susahnya masuk sekolah negeri, SMKN 1 Pangean, Kuansing justeru kekurangan murid. Tahun ajaran 2025/2026 hanya dapat 8 siswa baru.

Kondisi ini miris. Namun, Kepala SMKN 1 Pangean menyadari kelemahan yang dimiliki sekolah selama ini menjadi minat orangtua untuk menyekolahkan anak jadi berkurang.

Karena itu, Kepala SMKN 1 Pangean Misriadi ini berharap dukungan semua pihak agar kelemahan sekolah selama ini bisa tertutupi. Seperti akses jalan menuju sekolah yang hancur, tak bisa dilewati kendaraan roda empat. Ditambah lagi lokal yang sudah mulai rusak.

“Kondisi jalan yang buruk menuju sekolah inilah yang menjadi salah satu kendala kita. Termasuk juga kondisi sekolah. Insya Allah, ini terus kita benahi. Dan jalan sekarang sudah mulai mulus. Sudah lancar jalan ke sekolah meski hujan nanti datang,” kata Misriadi kepada wartawan, Sabtu (19/7/2025) kemarin.

Salah satu upaya yang terus dilakukan untuk menarik daya pikat sekolah kepada sekolah, Misriadi berharap dukungan dinas, pemerintah kecamatan setempat, dan pemerintahan desa se-Pangean, termasuk juga tokoh-tokoh masyarakat agar mendorong warga Pangean bersekolah di SMKN 1 Pangean ini.

“Kalau saat ini, jumlah siswa kita tak sampai 50. Untuk kelas 3, itu ada sekitar 12 orang. Untuk kelas dua, ada sekitar 15 orang dan siswa baru sekarang ada 8 orang. Mudah-mudahan dengan dukungan camat, kepala desa dan tokoh-tokoh masyarakat, sekolah ini bisa diminati ke depan,” harapnya.

Bertempat di SMKN 1 Pangean, Kepala Sekolah Misriadi menggagas silaturrahmi dengan Camat Pangean Awandi, para tokoh masyarakat, kepala desa, ketua komite serta unsur adat nagori Pangean.

“Ini kami gagas, karena kami ini membahas agar eksistensi SMKN 1 Pangean meningkat. Semoga semakin maju SMKN 1 Pangean,” harap Ketua Komite SMKN 1 Pangean, Zul Fahmi Abdah, SE, M.M, usai silaturrahmi, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar