DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

SEKDAPROV SF Hariyanto Bongkar Borok Pemprov: Hati-hati, Kita Semua akan Mati!

PEKANBARU, detak24com – Sekdaprov Riau SF Hariyanto kian berani dan lantang membuka borok Pemprov. Selain menyebut payung elektrik Masjid Annur sebagai proyek abal-abal, ternyata dana penanganan stunting juga disunat.

Hal itu disampaikannya di hadapan Gubernur Riau Syamsuar dan para kepala OPD Pemprov Riau saat evaluasi capaian kinerja dan realisasi APBD Riau 2023, Inflasi dan Penanganan Karhutla, Selasa (02/05/23).

Tak tanggung-tanggung, ia juga menyebut aparat penegak hukum sudah memantau hal tersebut dan tinggal menunggu waktu semuanya akan terbongkar.

“Dinas Kesehatan Riau, itu saya dapat laporan juga itu. Dana stunting pun disikat. Itu data semua lengkap delapan kabupaten/kota. Dua yang melapor tak diberikan. Itu sudah sampai ke sana, Pak. Tinggal menunggu waktu saja,” kata dia.

Sementara itu, Kadiskes Riau, Zainal Arifin belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi  baik melalui sambungan telepon maupun pesan whatsapp, terkait pernyataan Sekdaprov Riau, SF Hariyanto tersebut.

Sebelumnya, Sekdaprov juga menyinggung soal beberapa permasalahan di Pemprov Riau termasuk soal proyek payung elektrik raksasa di Masjid Annur. Ia menyebut sudah mengantongi bukti tidak beresnya proyek tersebut.

“Saya miliki bukti, saksi dan data lengkap. Karena proses lelangnya tidak benar. Tenaga ahlinya palsu semua, itu saya pastikan, semua palsu. Beginilah resikonya. Saya sudah bilang ke kepala biro tolong dicek itu. Ini tinggal menunggu waktu kita semua akan mati. Kemana lagi? Saya terus terang saja ini. Hati-hati,” tegasnya.(halloriau)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

15 thoughts on “SEKDAPROV SF Hariyanto Bongkar Borok Pemprov: Hati-hati, Kita Semua akan Mati!

  1. Ping-balik: BAU_2025
  2. Ping-balik: ufabet777
  3. Ping-balik: vox casino
  4. Ping-balik: situs toto
  5. Ping-balik: 1xslots argentina
  6. Ping-balik: Sylfirm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *