Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Riau » Sekdakab Kampar Sebut Bupati Ahmad Yuzar Seperti ‘Malaikat’: Cepat Tobat Pak!

Sekdakab Kampar Sebut Bupati Ahmad Yuzar Seperti ‘Malaikat’: Cepat Tobat Pak!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKINANG, detak24com – Situasi politik Kabupaten Kampar mendadak panas, Kamis (16/10/25) malam. Hal itu menyusul pernyataan blak-blakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar, Hambali yang beredar luas di masyarakat melalui tayangan video selama 13 menit 38 detik.

Tayangan video itu beredar di grup-grup media sosial. Bahkan menurut kabar yang didapat, potongan video dan sejumlah pemberitaan juga beredar di grup Pemerintah Kabupaten Kampar.

Dalam potongan video wawancara wartawan lokal dengan Hambali di salah satu kafe milik pejabat eselon II Pemkab Kampar, Hambali mengungkapkan sejumlah hal yang terjadi dalam kepemimpinan Ahmad Yuzar.

Diantaranya Hambali menyampaikan bahwa banyak keputusan yang dinilai tidak sesuai prosedur, bahkan berpotensi melanggar aturan hukum.

Hambali menyebutkan, salah satunya terkait uji kompetensi pejabat eselon II yang digelar mendadak tanpa koordinasi dan dasar hukum yang jelas.

Ia mengaku baru menerima surat untuk mengikuti uji kompetensi pada hari ini sementara uji kompetensinya akan digelar besok Jumat (17/10/2025). “Saya saja belum dua tahun menjabat Sekda, seharusnya belum bisa dilakukan evaluasi seperti itu,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan uji kompetensi tersebut juga dinilai tidak efisien karena hanya menghabiskan anggaran di tengah efisiensi anggaran. “Uji kompetensi ini hanya buang-buang uang daerah. Saatnya kita efisiensi, bukan sebaliknya,” tegas Hambali.

Selain itu, Hambali menyoroti penggantian pengurus Korpri Kampar yang disebutnya cacat hukum. Ia menegaskan, mekanisme penggantian seharusnya dilakukan melalui rapat anggota dan disertai surat keputusan yang sah. Dari delapan pengurus, hanya Nur Azman (Sekretaris Dinas Perdagangan Koperasi UMK) yang masih bertahan.

“Saya sebagai anggota koperasi akan menggugat ketua Korpri Kampar,” ulasnya.

Hambali juga mengungkapkan bahwa Bupati Kampar yang berlatar belakang birokrat bertindak semena-mena dalam pengesahan APBD Perubahan Kampar tahun 2025, dimana Bupati Kampar tidak hadir dalam pengesahan APBD perubahan.

“Baik pengantar PPAS maupun pengesahan APBD Perubahan tidak dihadiri bupati. Ini cacat hukum,” tegasnya.

Tak hanya itu, Hambali mengungkap dugaan penyimpangan dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kampar, termasuk proses kerja sama dengan pihak universitas yang dinilai tidak sesuai aturan.

“Saya diminta menandatangani dokumen padahal tidak ada PKS-nya. Saya menolak, karena itu tidak sah,” ungkapnya.

Hambali juga menyesalkan sikap Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan ia menilai bupati berbohong karena di saat daerah harus melakukan efisiensi, justru bupati membeli mobil dinas Toyota Vellfire, sebuah mobil jenis MPV mewah.

“Boleh cari tahu Toyota Vellfire dibeli tahun 2025. Dia seperti orang baik, seperti malaikat tapi diam-diam mengikuti hawa nafsunya membeli mobil dinas sekitar satu setengah miliar. Kenapa saya buka ini, agar bupati taubat,” ungkap Hambali sambil mengajak agar semua membangun Kampar dengan baik.

Hambali juga mempertanyakan panitia seleksi (pansel) pejabat tinggi yang dianggap tidak netral karena diduga memiliki hubungan keluarga dengan unsur pimpinan daerah.

Ia menyebut sejumlah nama Pansel yang dekat dengan Bupati/Wabup seperti nama Firdaus, notabene adalah kakak kandung Wakil Bupati Misharti. Kemudian dr Seno yang juga ipar Wakil Bupati. “Tidak ada satupun dari Pemda,” bebernya.

Menutup pernyataannya, Hambali menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kampar karena pernah mendukung Ahmad Yuzar hingga menjadi penjabat bupati.

“Saya minta maaf kepada masyarakat Kampar. Saya yang dulu mendukung beliau jadi Pj Bupati. Ternyata karakter aslinya muncul sekarang,” ucapnya.

Hambali menegaskan, ia siap mundur dari jabatan bila langkah-langkah yang diambil pemerintah daerah terus menyimpang dari aturan.

“Lebih baik saya pensiun dini daripada bekerja dalam sistem yang tidak benar,” tegasnya.

Sekda Kampar Hambali menyatakan tidak akan ikut dalam proses evaluasi. Dalam pernyataannya, ia juga menegaskan siap mundur dari jabatan apabila dianggap tidak lagi diperlukan, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! Pria Duduk di Atas Mobil Teriak-teriak ‘Saya Dibunuh Pemerintah’

    Viral! Pria Duduk di Atas Mobil Teriak-teriak ‘Saya Dibunuh Pemerintah’

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    SEJAK beberapa hari terakhir, sering terlihat aksi para pemuda yang memprotes kebijakan pemerintah, salah satunya perihal  kenaikan harga BBM. Tak jarang apa yang mereka lakukan pun menjadi sorotan publik. Berkenaan dengan protes terhadap pemerintah, viral video seorang pria yang duduk di atas mobil sembari mengibarkan bendera merah putih. Video viral tersebut diunggah oleh akun instagram @memomedsos yang telah […]

  • Seratusan Lebih Aparat Gabungan Kawal Kedatangan Jenazah Eril, di Bandara Soetta

    Seratusan Lebih Aparat Gabungan Kawal Kedatangan Jenazah Eril, di Bandara Soetta

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    Jakarta, detak24.com – Sedikitnya 120 aparat gabungan yang terdiri dari Polres Bandara Soekarno Hatta (Soetta), TNI, dan satuan pengamanan bandara diterjunkan untuk mengamankan kedatangan jenazah putera Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril. Kepala Satuan Lalu Lintas (Lasat Lantas) Polres Bandara Soetta Kompol Bambang AS mengatakan jenazah Eril dijadwalkan akan tiba sekitar […]

  • Gerebek ‘Kampung Narkoba’ Dumai, Polisi Bekuk Satu Pemain Sabu 

    Gerebek ‘Kampung Narkoba’ Dumai, Polisi Bekuk Satu Pemain Sabu 

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Polisi menangkap seorang tersangka narkotika dalam penggerebekan ‘Kampung Narkoba’ di Jalan Cenderawasih, Kelurahan Laksamana, Dumai Informasi dirangkum Jumat (01/026), aksi tegas kembali ditunjukkan jajaran Satres Narkoba Polres Dumai dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, seorang pria berinisial A berhasil diringkus saat berusaha melarikan diri usai diduga terlibat dalam transaksi […]

  • Seorang Tewas, Durian Berserakan di Ruas Tol Permai

    Seorang Tewas, Durian Berserakan di Ruas Tol Permai

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebuah video buah durian berserakan dan seorang tewas di Jalan Tol Pekanbaru – Dumai viral di media sosial, Sabtu (28/12/24). Kejadian tersebut sempat membuat lalu lintas mengalami kemacetan. Namun, setelah buah durian yang berserakan dirapikan, arus lalu lintas menjadi normal kembali. Berdasarkan penelusuran, durian yang berserakan di jalan tol tersebut lantaran ada […]

  • Duh, Sebelas Polisi Terjaring Razia Lalulintas di Pekanbaru

    Duh, Sebelas Polisi Terjaring Razia Lalulintas di Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sebelas anggota polisi terjaring razia lalulintas di Pekanbaru. Dua diantaranya langsung disanksi tilang tempat. Operasi Patuh Lancang Kuning 2024 yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, berhasil menjaring 11 anggota polisi. Dua diantaranya ditilang. “Pagi tadi kita menemukan 11 personel Polda Riau melakukan pelanggaran. Dua personel kita tilang karena SIM sudah […]

  • Geger, Tiga Harimau ‘Teror’ Warga Desa Penghidupan Kampar 

    Geger, Tiga Harimau ‘Teror’ Warga Desa Penghidupan Kampar 

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KAMPAR, detak24com – Tiga rekor harimau diduga masih berkeliaran di sekitar kawasan Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah. Tim gabungan terdiri dari petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, bersama aparat pemerintahan setempat, bergerak ke lokasi dikabarkan adanya penampakan tiga ekor Harimau di Desa Penghidupan, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar. Baca juga […]

expand_less