Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rayuan Maut Berujung Pembunuhan Berencana, Kasus Tewasnya Brigadir J

Rayuan Maut Berujung Pembunuhan Berencana, Kasus Tewasnya Brigadir J

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24.com – Kuasa hukum keluarga Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menuding Putri Candrawathi sebagai otak pembunuhan berencana terhadap Yosua.

Kamaruddin menilai Putri kecewa lantaran Yosua menolak permintaannya. Tudingan Kamaruddin terhadap Putri berdasarkan peristiwa sehari sebelum Yosua ditembak mati. Ia mengatakan Putri awalnya menggoda Yosua pada 7 Juli 2022 atau sehari sebelum Yosua dibunuh.

“Sore menjelang malam diduga Putri menggoda almarhum (Yosua) tapi almarhum tidak mau,” ucap Kamaruddin kepada wartawan seperti dikutip dari detikNews, Senin (24/10/22).

Setelah itu, Putri kembali memanggil Yosua ke kamarnya. Namun Kamaruddin mengaku tidak tahu apa yang terjadi saat itu antara Putri dan Yosua.

“Seperempat jam curhat-curhat itu Putri Candrawathi ke dia, lalu setelah curhat-curhat kurang lebih seperempat jam, itu yang kita tidak tahu apa yang mereka bicarakan, apakah masih menggoda Yosua atau tidak, Yosua menolak kita tidak tahu. Yang tahu itu Kuat Ma’ruf dan Bripka RR sama Bharada E, termasuk asisten rumah tangga karena mereka ikut mendengar dari luar pintu kamar,” ucapnya.

Kamaruddin juga menuding Kuat Ma’ruf memprovokasi Putri untuk mengadu ke Ferdy Sambo. Putri lantas menelepon suaminya dan melaporkan bahwa Yosua kurang ajar terhadapnya.

“Lalu Ferdy Sambo di Jakarta emosi-emosi mendengar pengaduan istrinya bahwa almarhum kurang ajar tapi Ferdy Sambo tidak bertanya apa kurang ajar, apa perbuatannya,” ucap Kamaruddin.

Tudingan lain yang disampaikan Kamaruddin adalah soal Putri diduga ikut merencanakan pembunuhan ke Yosua. Dia menyebut Ferdy Sambo merancang pembunuhan dengan menggelar rapat di lantai 3 rumah Saguling, Jakarta Selatan. 

“Di Saguling mereka rapat di lantai 3, bagaimana cara menghabisi atau melenyapkan almarhum, Putri di situ bergantian bersama Ferdy Sambo bergantian memanggil ajudannya. Ketika rapat di lantai 3 itu ikut juga Kuat Ma’ruf. Jadi Putri, Ferdy Sambo, ada Kuat Ma’ruf juga di sana,” katanya.

Alasan ketiga, Kamaruddin menyebut Putri menyiapkan dan memberikan uang kepada para pembunuh Yosua. Dia juga menduga bahwa Putri menyuap sejumlah pihak untuk melancarkan skenario pembunuhan Yosua.

“Menyiapkan uang, memberikan uang juga kepada adik almarhum Rp 5 juta, dia juga menyiapkan uang untuk pembunuh miliar rupiah. Bahkan dia menyuap LPSK dan lembaga-lembaga terkait lainnya,” ucapnya.

“Jadi itu makannya saya beralasan Putri itu otaknya (pembunuhan),” imbuhnya.

Febri Diansyah Membantah
Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah membantah dengan tegas tuduhan Kamaruddin tersebut. Dia meminta Kamaruddin tidak membangun asumsi-asumsi baru selama proses persidangan berjalan.

“Kami sudah membantah tegas pernyataan saudara Kamaruddin tersebut. Kami imbau rekan Kamaruddin memperhatikan fakta objektif dalam perkara ini dan tidak membangun asumsi baru. Kita semua juga tidak ingin ada informasi hoax selama proses persidangan ini,” kata Febri secara terpisah.

“Majelis hakim sudah ditunjuk, sebaiknya semua pihak tidak menghakimi sebelum Hakim memutuskan nantinya. Mari hargai kewibawaan dan kehormatan peradilan. Jangan dinodai dengan penghakiman di luar pengadilan,” tambahnya.

Terkait dugaan kekerasan seksual di Magelang pada 7 Juli 2022, Febri menyampaikan ada 4 bukti yang mendukung adanya peristiwa kekerasan seksual terhadap Putri. Bukti pertama adalah keterangan korban kekerasan seksual, yaitu terdakwa Putri Candrawathi, yang telah disampaikan dalam BAP pada 26 Agustus 2022.

Bukti kedua, hasil pemeriksaan psikologi forensik Nomor: 056/E/HPPF/APSIFOR/IX/2022 tertanggal 6 September 2022. Bukti ketiga, keterangan ahli yang tertuang dalam BAP psikolog tertanggal 9 September 2022, yang pada pokoknya menyatakan sebagai berikut:

– Didapatkan informasi yang konsisten dari Putri Candrawathi dan saksi Ferdy Sambo, menurut Putri Candrawathi telah terjadi kekerasan seksual tersebut merupakan suatu tindakan yang tidak diduga serta tidak dikehendakinya.

– Ditemukan adanya kondisi psikologis yang buruk pada Putri Candrawathi berupa simtom depresi dan reaksi trauma yang akut. Bahwa ditemukan dari integrasi hasil tes tidak ada indikasi ke arah malingering (tidak melebih-lebihkan kondisi psikologis yang dialami).

– Informasi yang disampaikan Putri Candrawathi berkesesuaian dengan indikator keterangan yang kredibel. (Sumber: BAP Dra. Reni Kusumo Wardhani, M.Psi., Psikolog Hal. 18 tertanggal 9 September 2022)

Bukti keempat, bukti petunjuk atau bukti tidak langsung (circumstantial evidence) yang pada pokoknya membuktikan adanya kondisi Putri Candrawathi ditemukan dalam keadaan tidak berdaya di depan kamar mandi lantai 2 rumah Magelang oleh saksi Susi dan saksi Kuat Ma’ruf.(dtc)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (15)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • PEDULI Sesama, Polres Dumai Bantu Korban Kebakaran 25 Petak Rumah di Budi Kemuliaan

      PEDULI Sesama, Polres Dumai Bantu Korban Kebakaran 25 Petak Rumah di Budi Kemuliaan

      • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
      • account_circle Redaksi
      • 9Komentar

      DUMAI, detak24com – Polres Dumai melalui Satlantas melaksanakan kegiatan Jumat Berbagi, dengan sasaran masyarakat korban kebakaran rumah 25 petak di Jalan Budi Kemuliaan, Jumat (15/12/23). Satlantas Polres Dumai memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para korban kebakaran yang terjadi pada Selasa (12/12/23) lalu. Kebakaran hebat yang menyebabkan 25 petak rumah yang terbuat dari kayu rata […]

    • Indonesia Dikepung Belasan Megathrust, Terbanyak di Jawa dan Sumatera 

      Indonesia Dikepung Belasan Megathrust, Terbanyak di Jawa dan Sumatera 

      • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Sejumlah zona megathrust mengepung Pulau Jawa dari selatan hingga Sumatera. Gempa akibat pelepasan energi yang besar dari area ini bisa memicu tsunami besar hingga ratusan tahun. Megathrust merupakan daerah pertemuan antar-lempeng tektonik bumi yang berpotensi memicu gempa kuat dan tsunami dahsyat. Zona ini diperkirakan bisa melepaskan energi secara berulang dalam siklus hingga […]

    • GEMPAR! Warga Benai Kuansing Jadi Mayat Membusuk, Ditemukan dalam Rumah

      GEMPAR! Warga Benai Kuansing Jadi Mayat Membusuk, Ditemukan dalam Rumah

      • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      KUANSING, detak24com – Warga Kecamatan Benai dihebohkan penemuan sesosok mayat membusuk di kediamannya Senin (25/03/24) petang sekira pukul 17.00 WIB. Mayat membusuk tersebut diketahui bernama Deki Arben (35). Ia meninggal dunia di kediamannya Desa Koto Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Kepala Desa Talontam Benai, Elpi Alponso menyebutkan mayat membusuk itu merupakan warga Desa Talontam Benai. […]

    • Liburan Sekolah, Dua Remaja Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pariaman

      Liburan Sekolah, Dua Remaja Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pariaman

      • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PARIAMAN, detak24com – Dua remaja asal Pekanbaru, HRA (18) dan GVD (17), tewas tenggelam di Sungai Batang Ulakan, Pariaman Sumbar, Sabtu (06/07/24). Kedua korban baru saja tiba di kampung halaman mereka, dan langsung diajak berenang oleh saudaranya sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, El Andes, kejadian naas ini terjadi ketika kedua […]

    • ERUPSI Marapi, Enam Pendaki Riau Hilang di Puncak Gunung

      ERUPSI Marapi, Enam Pendaki Riau Hilang di Puncak Gunung

      • calendar_month Senin, 4 Des 2023
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pasca erupsi Marapi, enam pendaki asal Riau belum ditemukan dari 12 orang totalnya masih hilang. Sementara, 11 orang dinyatakan tewas dan sudah dievakuasi. Berdasarkan data yang diterima, setidaknya ada 75 pendaki yang berada di atas saat bencana alam tersebut terjadi. Dimana saat ini sebanyak 40 pendaki dinyatakan sudah turun, dan 26 pendaki […]

    • SECARA SIMBOLIS, BP Jamsostek Duri Serahkan Kartu Peserta Nasabah KUR BRK – Syariah Hangtuah

      SECARA SIMBOLIS, BP Jamsostek Duri Serahkan Kartu Peserta Nasabah KUR BRK – Syariah Hangtuah

      • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
      • account_circle Yusrizal Sikumbang
      • 22Komentar

      DURI, detak24.com – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Duri menyerahkan secara simbolis Kartu Peserta Nasabah KUR BRK – Syariah (Bank Riau Kepri) Hangtuah, Jumat (24/02/23). Penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Duri, Alwani Fitra Jaya yang diterima langsung oleh Pimpinan Cabang BRK – Syariah Hangtuah, Iin Triana SSos. […]

    expand_less