RATUSAN Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Bentuk Pansus Lakakerja PHR!
“Jadi dengan Pansus ini kita bisa memanggil Dirut PHR. Jika Dirut hadir, maka Dirut tersebut bisa memutuskan kebijakan yang akan diambil,” kata Syafaruddin Poti.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau Karmila Sari mengatakan, Komisi V kembali mengundang Dirut PHR pada hari Senin (20/3/2023) besok, pukul 10.00 Wib pagi. Ia berharap, Dirut tersebut bisa hadir, sehingga mereka bisa menjawab penyebab sering terjadi kecelakaan kerja. Dan bagaimana standar pihak PHR merekrut vendor sebagai kontraktor.
Padahal pekerja PHR sekarang pada umumnya eks dari PT Chevron. Dan dipastikan mereka itu sudah mengetahui standar pekerjaan. Namun kenapa sekarang terjadi kecelakaan. Maka hal ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat.
“Permasalahan kecelakaan kerja menyangkut nyawa orang. Oleh sebab itu, kita akan mempertanyakan apa standar PHR bisa merekrut vendor, sehingga telah menyebabkan terjadi korban jiwa,” kata Karmila Sari.
Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi V Syamsurizal menegaskan akan mengawal permasalahan kecelakaan kerja ini sampai tuntas. Kemudian, akan meminta PHR supaya bisa merekrut tenaga kerja lokal. Karena ribuan anak Riau yang tamat sekolah, tetapi tidak memiliki lapangan pekerjaan di negeri sendiri.
“Saya sebagai orang Riau terus berpikir bagaimana anak Riau ini bisa memiliki pekerjaan di setiap perusahaan. Namun setiap penerimaan karyawan, perusahaan ini selalu mengabaikan anak tempatan,” kata Syamsurizal.(CAKAPLAH)
Editor : Kar
Terimakasih telah telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Thank you very much for sharing, I learned a lot from your article. Very cool. Thanks. nimabi
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!