Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Polisi Tetapkan 12 Tersangka Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni 

Polisi Tetapkan 12 Tersangka Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Sebanyak 12 orang jadi tersangka dalam kasus penjarahan rumah Ahmad Sahroni yang terjadi akhir Agustus lalu.

Bareskrim Polri merangkum jumlah tersangka yang ditangkap terkait kasus penjarahan rumah pejabat publik pada akhir Agustus lalu. Bareskrim menyebutkan setidaknya ada 52 orang yang ditetapkan sebagai tersangka terkait aksi penjarahan itu.

Kabareskrim Komjen Syahardiantono mengatakan, kasus penjarahan di rumah Wakil Komisi III DPR saat itu, Ahmad Sahroni, di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, terdapat 12 orang ditetapkan tersangka. Mereka berinisial MA, G, SW, GA, AFI, RK, MRN, SB, BS, GA, MA, dan MY.

“Dua belas tersangka penjarahan (rumah) Bapak Ahmad Sahroni,” kata Syahar dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025).

Selanjutnya, Syahar menjelaskan terkait kasus penjarahan di rumah anggota DPR Eko Patrio di kawasan Jakarta Selatan terdapat tujuh orang menjadi tersangka. Ketujuh orang tersebut berinisial GA, HU, H, RZ, MF, FR, dan MF.

Kemudian, penjarahan di rumah anggota DPR Uya Kuya, ada 11 orang yang ditetapkan jadi tersangka. Mereka berinisial MR, MH, AK, WW, AS, RP, RP, AS, M, DAY, dan DDR.

“Kemudian penjarahan di rumah ibu (mantan Menteri Keuangan) Sri Mulyani sudah kita tangkap pelaku 14 orang,” tuturnya.

Ke-14 orang yang jadi tersangka di kasus penjarahan rumah Sri Mulyani adalah SY, VL, FA, MH, KS, S, RG, JS, NS, AH, AA, RA, DJS, dan I.

Lalu ada 8 orang yang ditetapkan sebagai tersangka pada penjarahan di rumah anggota DPR Nafa Urbach. Mereka berinisial MF, MA, AA, MNP, MAF, APP, RG, dan RRM.

“Semua kasus ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” jelas dia.

Sebelumnya, Syahar menyebutkan 959 orang yang ditetapkan sebagai tersangka terkait kerusuhan pada akhir Agustus lalu. Setidaknya ada 246 laporan polisi yang diusut di 15 polda hingga Bareskrim Polri.

“Dari seluruh laporan tersebut, Polri telah menetapkan ada total 959 tersangka ditangkap dengan rincian 664 tersangka dewasa dan 295 tersangka anak,” ujarnya.

Syahar menekankan penegakan hukum yang dilakukan pihaknya hanya menjerat pelaku yang melakukan kerusuhan, bukan masyarakat yang berdemo. Sebab, menurut dia, aksi demonstrasi memang diizinkan dan ada aturannya.

Dia menyampaikan dari 295 anak yang ditetapkan sebagai tersangka, tidak semuanya diproses hukum. Penyidik memberikan diversi terhadap 68 anak yang terbukti melakukan tindak pidana.

Diketahui, rumah para pejabat itu dijarah sejumlah orang buntut demo berujung ricuh. Dari kediaman Ahmad Sahroni, merambat ke rumah Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, Sri Mulyani, Surya Utama alias Uya Kuya, Nafa Urbach, massa bergerak dan merampas barang-barang pribadi. (dtc)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • RESMI! KIM Usung Prabowo-Gibran, Daftar Rabu Ini

    RESMI! KIM Usung Prabowo-Gibran, Daftar Rabu Ini

    • calendar_month Minggu, 22 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Secara resmi, Koalisi Indonesia Maju atau KIM usung Prabowo-Gibran untuk Pilpres 2024 mendatang. Keputusan tersebut dibulatkan pada rapat Parpol koalisi KIM di kediaman Prabowo Subianto, Jaksel, Ahad (22/10/23). Dalam rapat dihasilkan sejumlah poin. Salah satunya, disepakati KIM usung Prabowo-Gibran menjadi capres dan cawapres cawapres untuk maju di Pilpres 2024. Prabowo menyatakan, keputusan […]

  • NGERI! AP Hasanuddin Peneliti BRIN Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Ini Sosoknya

    NGERI! AP Hasanuddin Peneliti BRIN Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Ini Sosoknya

    • calendar_month Senin, 24 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    NAMA AP Hasanuddin peneliti BRIN menjadi viral gegara postingannya mengancam akan membunuh warga Muhammadiyah. Peneliti astronomi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut bernama lengkap Andi Pangerang (AP) Hasanuddin. Ia menjadi viral usai komentarnya di Facebook yang bernada ancaman terhadap warga Muhammadiyah.  Via laman Facebook, AP Hasanuddin peneliti BRIN itu mengomentari unggahan rekan sejawatnyaThomas […]

  • TIGA Kasir Cantik Rintis Mart Selatpanjang Bebas, Korban Berdamai

    TIGA Kasir Cantik Rintis Mart Selatpanjang Bebas, Korban Berdamai

    • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 22Komentar

    MERANTI, detak24.com – Kasus penggelapan di minimarket Rintis Mart Selatpanjang berakhir damai. Pelapor dan terlapor melakukan perdamaian dengan cara restorative justice. Hal ini dibeberkan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul melalui Kasat Reskrim AKP Arpandy, Jumat (24/02/23) malam. Disampaikan Kasat, kasus penggelapan di Rintis Mart Selatpanjang dilakukan oleh tiga orang karyawatinya, saat ini sudah dilakukan […]

  • Guru Silat di Jambi ‘Hekhok’ Murid Putri Sampai Hamil, Tujuh Orang Jadi Korban

    Guru Silat di Jambi ‘Hekhok’ Murid Putri Sampai Hamil, Tujuh Orang Jadi Korban

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAMBI, detak24com – Padepokan silat Delapan Penjuru Mata Angin (DPMA) di Kota Jambi menjadi perhatian publik setelah mencuat dugaan tindakan asusila yang dilakukan Husni (38) terhadap sejumlah muridnya. Dikutip Senin (05/01/26), kasus ini terungkap setelah orangtua korban mengetahui peristiwa tersebut. Sementara, Husni diketahui merupakan guru sekaligus pengurus utama padepokan silat DPMA yang berlokasi di Olak […]

  • Buntut Keracunan MBG, Menko Pangan Setop Operasi Dapur SPPG

    Buntut Keracunan MBG, Menko Pangan Setop Operasi Dapur SPPG

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA, detak24com – Menko Pangan Zulkifli Hasan menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengelola dapur program makan bergizi gratis (MBG) yang bermasalah. Kebijakan itu buntut kasus keracunan MBG di sejumlah daerah. “SPPG yang bermasalah ditutup untuk sementara dilakukan evaluasi dan investigasi,” kata Zulhas dilansir dari Antara. Baca juga : Viral Sekolah di Bintan Kepri […]

  • Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto. F : IST

    DPRD Riau Minta Tinjau Ulang Kenaikan BBM, Jangan Sengsarakan Rakyat!

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 16Komentar

    RIAU, detak24.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) resmi naik, Sabtu akhir pekan lalu.  DPRD Riau meminta pemerintah pusat meninjau ulang kebijakan tersebut. Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto menyebut, DPRD memaklumi, di satu sisi subsidi dari BBM membebankan APBN. Tapi, kata dia, bukan berarti beban APBN ini harus ditanggung oleh rakyat. “Inilah tugas pemerintah bagaimana […]

expand_less