Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kuansing

Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kuansing

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, detak24.com – Polisi terus mendalami kasus pembunuhan yang menewaskan seorang ibu dan anaknya di Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kuantan Singingi pada Selasa (27/09/22) lalu.

Kapolres Kuansing AKBP Rendra mengatakan, saat ini penyidik telah memeriksa sebanyak 18 saksi tersebut merupakan orang yang menemukan mayat korban, kerabat, rekan kerja, teman dan orang yang sekiranya mengetahui aktivitas korban.

Tidak hanya itu, Rendra juga mengungkapkan lokasi rumah korban yang berjauhan dengan rumah lain menjadi kendala kepolisian dalam menelusuri pelaku di balik pembunuhan ini.

Selain itu rumah memang tak jauh dari jalan raya, namun posisinya lebih rendah sehingga yang terlihat hanya atap rumah. Sedangkan disamping dan belakang rumah korban merupakan kebun.

“Kami belum dapat menyimpulkan siapa pelakunya. TKP cukup jauh dengan rumah lain sehingga tak ada saksi yang mendengar teriakkan atau meminta tolong,” kata Rendra, Senin (3/10/2022).

Selain itu di seputar lokasi kejadian, tidak ada kamera pengawas CCTV yang dapat menjadi petunjuk tambahan terkait kejadian ini. Rendra memerintahkan kepada Kasat Reskrim dan Kapolsek, untuk mengecek keberadaan CCTV di SPBU Kecamatan Pangean.

“Untuk di SPBU saya perintahkan Kasat Reskrim dan Kapolsek untuk cek SPBU Pangean itu, ada tidak CCTV yang mengarah ke jalan atau mungkin motor dari korban yang dicuri pelaku, mengisi (BBM) di SPBU Pangean,” kata Rendra.

“Sedang kita cari, kira-kira kalau di situ dia (pelaku, red) minimal berhenti mengisi BBM. Paling nggak bisa kita lihat penampakan dia seperti apa, siapa tahu terdeteksi atau dikenal kita bisa amankan. Tapi sejauh ini belum ada,” tambah Kapolres.

Berdasarkan hasil autopsi, disebutkan Rendra, waktu kematian korban diperkirakan sekitar pukul 04.00 hingga 16.00, Selasa (27/9/2022).

Sang Ibu Hasnah dan anaknya Suryani meninggal karena kehabisan darah akibat luka senjata tajam. Didapati luka di leher dan patah tulang ubun-ubun pada Suryani. Sedangkan Hasnah mengalami luka di kepala belakang, leher, tangan dan wajah.

“Diperkirakan luka di tangan korban karena berusaha membela diri dari pelaku,” lanjutnya.

Kendala lainnya yang dialami pihaknya ialah tak ada seorang penghuni rumah pun yang dapat jadi saksi hidup. Sedangkan ayah dari keluarga tersebut diketahui masih berada di ruang ICU di Tanah suci dan belum dapat dihubungi.

“Kemungkinan belum tahu kabar kematian keluarganya karena tak bisa dihubungi,” pungkasnya.

Kasus pembunuhan ini mengakibatkan Asnawati (60) dan anaknya Suryani (25) meninggal dunia. Kedua korban ditemukan di atas kasur dekat ruang tengah rumahnya pada Selasa (27/9/2022) malam. Keduanya bersimbah darah dengan banyak luka di tubuh.

Tak jauh dari tubuh kedua korban ditemukan sebuah kapak. Senjata tajam ini disinyalir digunakan oleh pelaku untuk menghabisi nyawa kedua korban.

Selain menghabisi nyawa kedua korban, pelaku juga mengambil barang-barang berharga. Seperti 1 unit HP merk Vivo, 1 unit HP merk Nokia, 1 unit sepeda motor merk Honda Beat dengan nomor pelat BM 2548 XW, serta perhiasan.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Komentar (11)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • GANDENG Mabes Polda Riau Periksa Petinggi PT KPI, Pasca Kilang Pertamina Dumai Meledak

      GANDENG Mabes Polda Riau Periksa Petinggi PT KPI, Pasca Kilang Pertamina Dumai Meledak

      • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 18Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Pasca kilang Pertamina Dumai meledak, penyidik Polda Riau telah memeriksa 13 orang saksi dari karyawan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refenery Unit (RU) II Dumai. Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, dirinya mendapat laporan dari bawahannya terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan dan penyelidikan perkara kebakaran tersebut. “Sejauh ini saya menerima laporan […]

    • Patut Dicontoh, Pak RT dan Warga di Pekanbaru Swadaya Perbaiki Jalan 

      Patut Dicontoh, Pak RT dan Warga di Pekanbaru Swadaya Perbaiki Jalan 

      • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Tak kunjung diperbaiki Pemko Pekanbaru, warga tambal jalan berlubang di Jalan Mandala, Kelurahan Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai. Perbaikan itu dilakukan Eko Wibowo (Ekowi) yang prihatin dengan kondisi jalan rusak. Ketua RT 01 RW 08, Ekowi menyebut jalan tersebut berada di kawasan padat penduduk dan sudah lama berlubang dan bergelombang. Kondisi ini membahayakan […]

    • GEGARA Sering Diejek, Warga Kampar Habisi Nyawa Rekan Kerja

      GEGARA Sering Diejek, Warga Kampar Habisi Nyawa Rekan Kerja

      • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
      • account_circle Redaksi
      • 20Komentar

      KAMPAR, detak24com – Pria di Kampar berinisial JF (18) membunuh rekan kerjanya gegara sering diejek korban. Warga Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang itu ditangkap beberapa saat setelah kejadian. Pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (15/4/2022) sore. Saat itu, J mengajak Nofrialdi (20) berduel ke dalam semak-semak di Desa Rimbo Panjang. Kurang dari 1×12 jam pelaku berhasil […]

    • Tujuh Rumah Dibongkar untuk Proyek Tol Pekanbaru-Rengat, Dalih BMN Warga Tak Dapat Ganti Rugi 

      Tujuh Rumah Dibongkar untuk Proyek Tol Pekanbaru-Rengat, Dalih BMN Warga Tak Dapat Ganti Rugi 

      • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      PEKANBARU, detak24com – Tujuh rumah di Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat yang dilintasi jalur tol Pekanbaru-Rengat dibongkar. Hanya saja, warga mengklaim belum dapat ganti rugi. Suasana tenang di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, seketika pecah. Alat berat bergerak meratakan tujuh rumah milik satu keluarga yang bermukim di kawasan […]

    • WARGA Reteh Inhil Temukan Tapir Terjebak dalam Parit, Kondisi Lemas dan Berlumpur

      WARGA Reteh Inhil Temukan Tapir Terjebak dalam Parit, Kondisi Lemas dan Berlumpur

      • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
      • account_circle Redaksi
      • 15Komentar

      INHIL, detak24com – Warga Desa Sungai Asam, Reteh Inhil menemukan seekor tapir terperosok dalam parit. Hewan langka dilindungi itu langsung ditolong warga serta dibawa ke RT setempat. Informasi yang diterima tapir terperosok ke dalam parit berlumpur sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (17/06/23). Kapolres Inhil, AKBP Norhayat menemukan, satwa dilindungi itu diamankan warga sebab ditemukan dalam […]

    • DETIK Detik Kecelakaan Bus Naas yang Tewaskan 11 Siswa SMK Depok

      DETIK Detik Kecelakaan Bus Naas yang Tewaskan 11 Siswa SMK Depok

      • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
      • account_circle Redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA, detak24com – Guru SMK Lingga Kencana Depok menceritakan detik detik kecelakaan bus maut yang merenggut nyawa 11 siswanya di Subang. Menurut guru bernama Adewiah  itu yang juga merupakan salah satu korban selamat dari kecelakaan bus, kecelakaan bus pariwisata tersebut karena rem blong. Ditemui saat perawatan di Puskesmas Palasari, Adewiah mengatakan awalnya perjalanan berjalan lancar. […]

    expand_less