Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nahas! Santri di Rohul Meninggal Usai Dihukum Guru

Nahas! Santri di Rohul Meninggal Usai Dihukum Guru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ROHUL, detak24.com – Polsek Kunto Darussalam Rohul mengungkap kasus tewasnya santri di Ponpes Takasus Quran Ar-Royyan Kecamatan Pagaran Tapah Rohul diduga meninggal akibat direndam oleh gurunya pada kolam sekolah.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Pangucap Priyo Sugito SIK MH melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Fandri SH MH, dikutip Ahad (30/10/22), bahwa tersangka LS ditangkap pada Jumat (28/10/22).

“Pada Jumat tanggal 28 Oktober 2022 sekira pukul 18.00 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap diduga pelaku berinisial LS (42), warga Dusun Mekar Indah RT.003/001Desa Pagaran Tapah Darussalam Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Rokan Hulu,” ujar Kapolsek.

Peristiwa naas itu bermula Sabtu 22 Oktober 2022 sekitar pukul 23.10 WIB. Ketika itu Ilham, Dimas, Hanafi dan korban keluar dari pondok pesantren tanpa izin. Mereka hendak membeli makanan yang tidak jauh dari Ponpes. Setelah itu mereka nongkrong dan duduk di lapangan bola kaki Pagaran Tapah hingga pukul 03.45 WIB pada hari Minggu tanggal 23 Oktober 2022.

“Setelah nongkrong itu mereka kembali ke pondok pesantren sekitar pukul 03.50 WIB. Di area pondok pesantren itu, mereka masuk ke asrama melalui lorong masjid dan lorong kamar mandi. Namun akhirnya mereka diketahui oleh Kesantrian (keamanan pondok) yakni LS (kini tersangka -red). Sehingga dilaporkan kepada Kepala Sekolah Ade Wiranata. Sehingga akhirnya mereka diinterogasi tentang apa yang mereka lakukan,” jelas Kapolsek.

Dari hasil interogasi mereka mengakui perbuatannya. Atas dasar itu lalu ketiganya dihukum oleh LS dengan cara disuruh masuk kolam yang ada di depan asrama. Mereka direndam selama lebih kurang ± 5 menit.

Kemudian mereka disuruh menyelam guna membasahi kepala. Setelah itu mereka disuruh keluar dari kolam satu persatu dan disuruh
mandi untuk membersihkan diri. Tapi korban tidak keluar keluar dari kolam.

Khawatir terjadi hal yang tak diinginkan lalu Ade meminta Sahdan untuk mengecek keberadaan korban. Setelah dicek ternyata Hf sudah diam saja (tidak bergerak -red).

Kemudian Putra yang juga teman korban langsung turun ke kolam bersama dengan Sahdan untuk mengangkatnya keluar. Hingga akhirnya berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RS Awal Bross Ujungbatu untuk pertolongan. Namun setelah diperiksa Hf telah meninggal dunia.

Atas peristiwa itu pihak sekolah melalui Ade Wiranata (Pimpinan Ponpes) langsung menghubungi pihak keluarga. Atas permintaan keluarga jenazah diantarkan langsung oleh LS dan AW ke kediaman orangtuanya di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelelawan.

Kepolisian Sektor Kunto Darussalam, mengetahui atas kejadian tersebut sekitar pukul 07.38 WIB. Kemudian melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut serta mengunjungi rumah duka di Pangkalan Kerinci. Sekaligus menyarankan untuk dilakukan otopsi.

“Pihak keluarga korban menolak dengan alasan kasihan terhadap jenazah apabila dilakukan otopsi. Namun, akan tetap membuat laporan ke Polsek Kunto Darussalam dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib,” jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dan melakukan cek tempat kejadian perkara, kemudian dilakukan tahapan gelar perkara. Selanjutnya pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2022 pukul 17.00 WIB LS ditetapkan sebagai tersangka.

Ia dijerat dengan Pasal 76.C, Jo Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak atau Pasal 359 KUH Pidana.

Perkara yang disangkakan terhadap LS saat ini ditangani oleh penyidik dari Unit Reskrim Polsek Kunto dan pelaku diamankan di Rutan Polres Rokan hulu.

“Ya untuk saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami keterangan saksi-saksi dan hasil pemeriksaan medis terhadap tewasnya santri pondok pesantren tersebut,” pungkasnya.(rls/sn)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pura-pura COD, Laki Bini di Tenayan Raya Larikan Hp Oppo Reno 12 Warga Sumbar 

    Pura-pura COD, Laki Bini di Tenayan Raya Larikan Hp Oppo Reno 12 Warga Sumbar 

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Laki bini di Tenayan Raya Pekanbaru berinisial TH (48) dan ER (29) diringkus usai menggasak HP Oppo Reno 12 milik warga Sumbar. Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Oka M Syahrial melalui Kanit Reskrim, Iptu Dodi Vivino mengatakan, tindakan TH dan ER dilaporkan oleh seorang korbannya, warga asal Sumatera Barat. “Pelaku menggelapkan handphone korban, […]

  • INI VIDEO Detik-detik Kekalahan Jeka Saragih Vs Anshul Jubli di Final Road to UFC Nevada

    INI VIDEO Detik-detik Kekalahan Jeka Saragih Vs Anshul Jubli di Final Road to UFC Nevada

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    PEGULAT Indonesia Jeka Saragih Kalah dari Jubli di Final Road To UFC. Jeka sempat psywar dengan lakukan gerakan tengil, tapi sayang Anshul Jubli tidak terpengaruh. Video Jeka Saragih vs Anshul Jubli di Final Roud to UFC UFC Vegas 68 di UFC Apex, Las Vegas, Ahad (05/02) turut menggelar final Road To UFC. Ada wakil Indonesia di kelas ringan, […]

  • DIBUKA BUPATI Bengkalis, Tiga Organisasi Wanita Minang Gelar Seminar Kesehatan Demensia

    DIBUKA BUPATI Bengkalis, Tiga Organisasi Wanita Minang Gelar Seminar Kesehatan Demensia

    • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 24Komentar

    DURI, detak24.com – Tiga organisasi perempuan Minang yaitu IAI PKDP, IWMR Mandau dan IWMR Bathin Solapan, Sabtu (04/02/23) menggelar seminar kesehatan dengan judul ‘ Kenali Gejala Demensia’. Seminar kesehatan yang menampilkan narasumber dr Intan Yuliasari M.Sc, S.Ps ini digelar di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau. Dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkalis Kasmarni S.Sos M.MP. […]

  • Berani Pasang Badan Lindungi Warganya, Kades di TNTN Pelalawan Diperiksa Satgas PKH

    Berani Pasang Badan Lindungi Warganya, Kades di TNTN Pelalawan Diperiksa Satgas PKH

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PELALAWAN, detak24com – Satgas PKH terus bergerak menertibkan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dari kawasan pemukiman serta perkebunan di Kabupaten Pelalawan. Sejumlah Kades di sekitar kawasan TNTN telah dipanggil dan diperiksa oleh Satgas PKH di kantor Kejari Pelalawan sejak 18 Juni 2025. Langkah ini merupakan lanjutan dari penyitaan lebih dari 50 ribu hektare kebun […]

  • Datang dari OKI Sumsel, Maling Pecah Kaca Mobil Mengganas di Pekanbaru

    Datang dari OKI Sumsel, Maling Pecah Kaca Mobil Mengganas di Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polda Riau bekuk dua maling modus pecah kaca mobil di Pekanbaru. Kedua pelakunya diketahui beraksi di sejumlah TKP. Informasi dirangkum, Sabtu (20/07/24), komplo.tan maling modus pecah kaca mobil itu berasal dari Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel). Ditangkap di Jalan Garuda Sakti KM 6 Tapung, Kampar, pada Kamis (18/07/24). Kedua pelaku yakni BA […]

  • Amankan 35 Butir Ineks, Polisi Cokok Dua Pemain Narkoba Kampung Dalam Dumai 

    Amankan 35 Butir Ineks, Polisi Cokok Dua Pemain Narkoba Kampung Dalam Dumai 

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Dua pemain narkoba Kampung Dalam Dumai terciduk dalam sebuah operasi. Bersama tersangka, polisi mengamankan 35 butir ineks. Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai kembali berhasil mengungkap kasus Penyalahgunaan Narkotika jenis pil ekstasi pada hari Minggu (08/02/2026), sebanyak 35 butir pil ekstasi dengan berat kotor sekitar 17,79 gram berhasil disita dari dua orang tersangka […]

expand_less