Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Massa GPPI Duduki Gedung DPRD Kampar, Tolak BBM Naik

Massa GPPI Duduki Gedung DPRD Kampar, Tolak BBM Naik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangkinang, detak24.com – Ratusan massa Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Kabupaten Kampar melakukan demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Bangkinang, Senin (05/09/22).

Setelah melakukan long march di sejumlah ruas jalan di Bangkinang, massa berorasi di bundaran depan Rumah Dinas Bupati Kampar.

Dari pantauan, meski sempat dilarang masuk ke dalam Komplek Perkantoran Pemkab Kampar namun ratusan massa GPPI akhirnya bisa masuk ke gedung DPRD Kampar.

Massa langsung naik ke lantai dua gedung DPRD. Tepatnya di ruang paripurna dan turun ke bawah menuju ruang Banggar. Namun kedatangan ratusan massa yang terus meneriakkan yel-yel hanya disambut Wakil Ketua DPRD Kampar H Fahmil sendirian.

Dari pantauan, kondisi gedung DPRD Kampar pada hari ini tak seperti biasanya. Karena setiap hari Senin gedung DPRD Kampar selalu diramaikan dengan kehadiran pimpinan dan anggota dewan. Namun sejak Senin (5/9/2022) pagi kondisi gedung DPRD sepi.

Menurut informasi, hanya tiga orang anggota DPRD yang hadir. Dua orang anggota DPRD Kampar lainnya lebih memilih berada di ruang Sekretaris DPRD Kampar.

Ketika wartawan menghampiri ruangan tersebut, salah seorang staf buru-buru mengunci ruangan Sekwan. Dikabarkan ada dua orang anggota DPRD Kampar ada di dalam.

Ketua Umum GPPI Cabang David Davijul ketika diminta menyampaikan pendapat oleh Wakil Ketua DPRD Kampar Fahmil dalam pertemuan dì ruang Banggar menyampaikan kekecewaannya. Karena kedatangan massa GPPI sempat dihadang di pagar Komplek Perkantoran Pemkab Kampar.

David mengatakan, kedatangan aktivis GPPI dan sejumlah masyarakat meminta sikap DPRD Kampar. Apakah menolak atau tidak kenaikan harga BBM yang baru saja diumumkan pemerintah pada 3 September kemarin.

Dikatakan David, kesengsaraan rakyat belum usai karena pandemi Covid-19. Tetapi pemerintah kembali menaikkan harga sejumlah BBM. “Hari ini abang tukang becak, supir superben dan angkutan lain dan masyarakat telah merasakan dampak kenaikannya,” tegas David.

Ia juga mempertanyakan bahwa 45 anggota DPRD Kampar tak ada satupun yang berstatemen tentang kenaikan harga BBM.

Koordinator GPPI Kampus Universitas Pahlaman Muhammad Ali Fadilah menyampaikan, jika angota DPRD Kampar setuju dengan kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM maka GPPI menyatakan sikap berseberangan.

“Pemerintah tidak fair. Beberapa waktu lalu harga minyak turun tapi pemerintah tidak menurunkan harga BBM. Sekarang pemerintah berdalih subsidi tidak tepat sasaran tapi yang dikorbankan rakyat kecil,” tegas

Ia menambahkan, jika DPRD Kampar tak ambil tindakan menolak kebaikan BBM, maka ia menilai DPRD Kampar mandul.

Sementara, Koordinator GPPI Kampus STIE Bangkinang Ketua GPPI Komisariat Kampus STIE Bangkinang Altan Alhadat menegaskan bahwa mereka tidak ingin masyarakat Kampar menjadi korban kepentingan para korporat di Indonesia.

Menanggapi tuntutan massa GPPI, Wakil Ketua DPRD Kampar H Fahmil menyampaikan apresiasi kepada aktivis GPPI. Ia menilai massa GPPI punya hati nurani dan sensitivitas luar biasa dengan apa yang terjadi saat ini. Yakni, engan melancarkan aksi dan ia ingin menerima itu baik dengan cara berdialog maupun melalui aksi.

Atas nama pribadi ia sangat setuju menolak kenaikan harga BBM. Disamping itu, ia selaku anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Kampar dan kepengurusan partai dari kabupaten hingga tingkat pusat dan DPR RI juga sudah sepakat dan tolak kenaikan harga BBM.

Keputusan penolakan kenaikan harga BBM telah jauh hari disampaikan PKS dari pengurus pusat hingga daerah.

Berkaitan tuntutan pendemo yang meminta sikap DPRD Kampar, secara
kelembagaan ia tidak bisa untuk memutuskan karena hal itu harus disampaikan dulu ke pimpinan. “Saya laporkan dulu ke pimpinan. Nanti kalau keputusan pimpinan diparipurnakan tergantung anggota,” ujar Fahmil.

Mengenai ketidakhadiran anggota DPRD Kampar lainnya pada hari ini Fahmil juga tak mau membicarakan hal itu. “Saya tak bisa komentari itu, karena mau hadir tak hadir saya tak tahu. Saya tadi jam 9 mau datang (ke DPRD red), tapi karena ada demo jam 8 saya datang,” beber Fahmil ketika ditanya usai menerima kedatangan aktivis GPPI.(CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • TIGA Emak-emak Sinama Nenek Tapung Hulu Diperiksa Polisi, Ini Sebabnya!

    TIGA Emak-emak Sinama Nenek Tapung Hulu Diperiksa Polisi, Ini Sebabnya!

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 7Komentar

    KAMPAR, detak24com – Penyidik Reskrim Polres Kampar kembali melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tiga orang emak-emak serta dua lainnya warga Sinama Nenek Tapung Hulu, Sabtu (13/05/23). Pemeriksaan lanjutan ini dilakukan setelah penyidik melimpahkan perkara dugaan pengrusakan Kantor Desa Sinama Nenek dan memperoleh petunjuk dari Kejaksaan Negeri Kampar. Salah satu kuasa hukum dari Tim Pengacara Pembela Keadilan […]

  • POLISI Tangkap Polisi, Polda Riau Tetapkan Oknum Polres Bengkalis Bripka BA Tersangka Suap Perkara Narkoba

    POLISI Tangkap Polisi, Polda Riau Tetapkan Oknum Polres Bengkalis Bripka BA Tersangka Suap Perkara Narkoba

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Polda Riau menetapkan oknum polisi berinisial Bripka BA yang berdinas di Polres Bengkalis sebagai tersangka suap perkara narkoba. Ia kini ditahan di tempat khusus. Kasus ini berawal dari istrinya yang merupakan seorang Jaksa berinisial SH diduga meminta uang sebesar Rp2,6 miliar untuk menangani perkara narkoba. Setelah istrinya diperiksa, kemudian Bripka BA ikut […]

  • GEGER! Ada Mayat Emak-emak di Sungai Indragiri, Dekat Pasir Kemilau Inhu

    GEGER! Ada Mayat Emak-emak di Sungai Indragiri, Dekat Pasir Kemilau Inhu

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 11Komentar

    INHU, detak24.com – Penemuan mayat perempuan di Sungai Indragiri, Desa Pasir Kemilau (Paskem), Kecamatan Rengat, Inhu membuat gempar warga sekitar. Jenazah ditemukan mengapung, Selasa (31/01/23) sekira pukul 07.20 WIB. Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya SIK melalui Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran membenarkan adanya penemuan mayat perempuan di Desa Paskem. “Penemuan mayat tersebut tepatnya di […]

  • PEMILU MALAYSIA 2022, Nama-nama Besar Amankan Posisi Strategis

    PEMILU MALAYSIA 2022, Nama-nama Besar Amankan Posisi Strategis

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    KUALALUMPUR,  detak24.com – Sejumlah nama-nama besar dilaporkan mengamankan posisi strategis dalam perhitungan awal dari pemilu Malaysia. Pemimpin Bersatu Muhyiddin Yassin dan wakilnya Ahmad Faizal Azumu sama-sama memimpin saat mereka mencalonkan diri kembali di Pagoh dan Tambun. Sinar Harian seperti dilansir Free Malaysia Today, Sabtu, 19 November 2022, melaporkan bahwa Faizal saat ini unggul dari ketua Pakatan Harapan […]

  • Modus Pinjam Sebentar, Pelanggan Gasak Motor Pedagang Kuliner Jayamukti Dumai

    Modus Pinjam Sebentar, Pelanggan Gasak Motor Pedagang Kuliner Jayamukti Dumai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang pelanggan kuliner Jayamukti, Dumai inisial RH berurusan dengan polisi usai melarikan motor pedagang. Ia dibekuk di Sei Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan. Dugaan tindak pidana penggelapan berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Dumai Timur. Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang merasa dirugikan setelah sepeda motor miliknya tidak dikembalikan pelaku. Setelah menerima laporan, […]

  • DUH! Pak Kades Bengkalis Jual HPT 73,29 Hektar ke Pengusaha Tambak Udang

    DUH! Pak Kades Bengkalis Jual HPT 73,29 Hektar ke Pengusaha Tambak Udang

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Aparat Kejaksaan Negeri Bengkalis menahan Kades Senderak, Harianto, Senin (27/02/23). Tersangka ditahan di Lapas untuk 20 hari ke depan. Harianto ditahan dalam perkara dugaan korupsi penerbitan surat penjualan HPT (hutan produksi terbatas) seluas 73,29 hektar di Desa Senderak, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Lahan tersebut dialihfungsikan menjadi tambak udang oleh pembeli beberapa tahun […]

expand_less