Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Dumai » Terdapat Ibu Hamil serta Dua Anak, 90 TKI Dideportasi dari Malaysia via Pelabuhan Dumai

Terdapat Ibu Hamil serta Dua Anak, 90 TKI Dideportasi dari Malaysia via Pelabuhan Dumai

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, detak24com – Sedikitnya 90 Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI bermasalah dideportasi dari Malaysia. Mereka tiba di Pelabuhan Internasional Dumai pada Sabtu (25/10/25).

Para pekerja itu dipulangkan berkat kerja sama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui BP3MI Riau dan Perwakilan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Dumai, setelah ditahan di dua depot Imigrasi Malaysia.

Pemulangan ini merupakan tindak lanjut surat dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru Nomor 2591/WNI/B/10/2025/06 dan Nomor 2610/WNI/B/10/2025/06.

“Sebanyak 89 orang dideportasi dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Machap Umboo, Melaka, dan DTI Kemayan, Pahang. Satu orang lainnya merupakan PMI gagal bekerja yang turut dipulangkan oleh KJRI Johor Bahru,” ujar Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, Ahad (26/10/225).

Menurutnya, TKI tersebut diangkut dengan kapal Indomal Dynasty yang  tiba di Pelabuhan Dumai sekitar pukul 16.10 WIB. Raut lelah tampak di wajah para pekerja migran itu setelah menjalani masa penahanan di negeri jiran tersebut.

Setibanya di Dumai, seluruh PMI menjalani pemeriksaan dokumen keimigrasian, dan pemeriksaan kesehatan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan.

Dari hasil pemeriksaan, seorang PMI asal Jawa Timur diketahui mengalami sesak napas dan demam tinggi. Sedangkan seorang PMI asal Sumatera Utara dalam kondisi hamil delapan bulan, namun dinyatakan stabil.

“Secara keseluruhan, seluruh PMI dalam kondisi stabil dan layak dipulangkan ke daerah asal masing-masing,” ungkapnya.

Kedatangan para pekerja migran tersebut disambut langsung oleh Staf Ahli Bidang Transformasi Digital Kementerian Pelindungan PMI, Prof Dr Moch Chotib, didampingi Kepala BP3MI Riau serta jajaran instansi terkait di Pelabuhan Dumai. Turut hadir pula Kepala Kantor Imigrasi Dumai, Kapolsek KSKP Dumai, TNI AL Dumai, dan Dinas Sosial Kota Dumai.

Selain itu, tiga staf KJRI Johor Bahru juga mendampingi pemulangan ini, yakni Ivan Destrada Parapat, Fransisca Suryaningsih, dan Achmad Chosim.

Setelah proses administrasi dan pemeriksaan selesai, para PMI dibawa ke Rumah Ramah Pekerja Migran Indonesia di bawah pengelolaan P4MI Kota Dumai. Di sana, mereka mendapat pelayanan lanjutan berupa pendataan, pemulihan, pelindungan, dan fasilitasi sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

BP3MI Riau dan P4MI Kota Dumai juga memberikan edukasi dan pengarahan mengenai bahaya bekerja ke luar negeri secara nonprosedural serta menyampaikan pesan bahwa negara hadir melindungi setiap pekerja migran Indonesia di mana pun berada.

“Kami tidak hanya memulangkan mereka, tetapi memastikan setiap PMI mendapat hak, pelayanan, dan perhatian dari negara,” lanjutnya.

Fanny merincikan, dari total 90 orang yang dipulangkan, 60 laki-laki dan 30 perempuan, termasuk dua anak-anak. Mereka berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Rincian dari Jawa Timur sebanyak 36 orang, Sumatera Utara 19 orang, Aceh 7 orang, Jawa Barat 6 orang, Jawa Tengah 4 orang, Jambi 4 orang, Nusa Tenggara Barat 5 orang, Nusa Tenggara Timur 2 orang, Lampung 2 orang, Riau 2 orang, Sulawesi Tengah 1 orang, dan Sulawesi Utara 1 orang.

Para PMI ini sebelumnya bekerja tanpa dokumen resmi di sektor-sektor seperti perkebunan, konstruksi, dan rumah tangga, sebelum akhirnya ditangkap dan dideportasi oleh otoritas Malaysia.
Fanny kembali menyatakan, pemerintah menegaskan komitmennya dalam memastikan perlindungan menyeluruh bagi warga negara yang bekerja di luar negeri, termasuk yang bermasalah secara hukum atau administratif.

“Pemulangan massal ini bukan sekadar pemindahan fisik, tetapi juga bentuk nyata hadirnya negara dalam memulihkan martabat dan hak-hak pekerja migran Indonesia,” pungkas dia dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Sabu Diangkut Pakai Mobil Agya di Minas

    PENANGKAPAN Narkoba Terbaru : Sabu Diangkut Pakai Mobil Agya di Minas

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SIAK, detak24com – Satres Narkoba Polres Siak menangkap pengemudi Agya di Jalan Lintas Minas, Siak. Mobil tersebut ternyata berisi sabu serta narkotika lainnya. Data dirangkum Selasa (23/04/24), seorang laki laki berinisial FP (22), pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika diduga jenis sabu ditangkap di Tualang KM 06 RT 10 RW 02 Kampung Perawang Barat Kecamatan Tualang, […]

  • Jaksa Agung Larang Terdakwa Pakai Atribut Keagamaan, Saat Persidangan

    Jaksa Agung Larang Terdakwa Pakai Atribut Keagamaan, Saat Persidangan

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta, detak24. com — Jaksa Agung ST Burhanuddin melarang terdakwa mengenakan atribut keagamaan yang sebelumnya tak pernah dipakai di persidangan. Ia pun meminta anak buahnya tak menghadirkan mereka ke sidang. Hal itu dilakukan agar tidak ada pemikiran di tengah masyarakat bahwa atribut keagamaan digunakan oleh pelaku kejahatan pada saat tertentu saja. “Imbauan itu sudah disampaikan […]

  • Polisi Temukan 8 Rakit PETI di Desa Tanah Bekali dan Pulau Bayur Kuansing 

    Polisi Temukan 8 Rakit PETI di Desa Tanah Bekali dan Pulau Bayur Kuansing 

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KUANSING, detak24com – Aparat Polres Kuansing kembali gencarkan operasi pemberantasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan. Penertiban dilakukan serentak oleh Polsek Pangean dan Cerenti, Jumat (26/09/25). Di Desa Tanah Bekali, Kecamatan Pangean, tim Polsek Pangean yang dipimpin Ps Kanit Provos Aiptu Oseki Yamasita bersama personel menemukan lima rakit PETI yang ditinggalkan pemiliknya. […]

  • Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Desa Muara Jalai Kampar 

    Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Desa Muara Jalai Kampar 

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, pada hari kedua operasi pencarian, Senin (08/06/26) petang. Korban yang diketahui bernama Cepi (32), warga asal Bandung, Jawa Barat, ditemukan sekitar 4 kilometer dari lokasi awal kejadian. Menurut Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi, mengatakan bahwa korban ditemukan pada […]

  • Jaksa Hadirkan Lima Saksi, Kasus Viral Ibu Inong Berlanjut – Ruang Sidang PN Dumai Sesak Pengunjung

    Jaksa Hadirkan Lima Saksi, Kasus Viral Ibu Inong Berlanjut – Ruang Sidang PN Dumai Sesak Pengunjung

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com –  PN Dumai kembali menggelar sidang kasus pemalsuan surat tanah dengan terdakwa Ibu Inong, Kamis (19/06/25). Sidang digelar di ruangan Sri Bunga Tanjung disesaki pengunjung. Kursi yang tersedia penuh, bahkan melimpah hingga banyak menonton lewat layar yang disediakan di luar. Persidangan dipimpin hakim ketua majelis Taufik AH N, dihadiri tim JPU M Wildan […]

  • Ratusan Balita di Pekanbaru Alami Gizi Buruk, Penderita Stunting Capai 1.224 Orang 

    Ratusan Balita di Pekanbaru Alami Gizi Buruk, Penderita Stunting Capai 1.224 Orang 

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Setakat ini, terdata jumlah balita mengalami gizi buruk di Pekanbaru sebanyak 261 orang. Sementara, angka stunting mencapai 1.224 kasus. Pendataan terhadap balita stunting dan gizi buruk di Kota Pekanbaru sejak awal Agustus lalu terus berjalan dan menjangkau ribuan anak. Diketahui, program sweeping balita stunting ini diperintahkan langsung oleh Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho. […]

expand_less