Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » MASIH Sidang Korupsi, Bupati Muhamnad Adil Kembali Jadi Tersangka Gratifikasi dan TPPU

MASIH Sidang Korupsi, Bupati Muhamnad Adil Kembali Jadi Tersangka Gratifikasi dan TPPU

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – KPK mengembangkan penyidikan kasus suap menjerat Bupati Meranti nonaktif Muhammad Adil. Ia kembali ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi dan TPPU (tindak pidana pencucian uang).

“Karena ditemukannya ada fakta-fakta hukum baru berupa perbuatan menerima gratifikasi dan TPPU dalam jabatannya selaku Bupati Kepulauan Meranti, maka KPK kembali tetapkan MA sebagai tersangka,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Rabu (27/03/24).

Ali mengatakan TPPU dari Muhammad Adil berkisar puluhan miliar rupiah. Dia diduga mengalihkan uang hasil korupsinya ke dalam aset bangunan.

“Mengenai besaran awal penerimaan gratifikasi dan TPPU sekitar puluhan miliar rupiah di antaranya dalam bentuk aset tanah dan bangunan,” ujar Ali.

“Proses penyidikannya telah berjalan dan pengumpulan alat bukti melalui pemeriksaan saksi-saksi saat ini mulai terjadwal,” sambungnya.

Muhammad Adil awalnya dijerat KPK dengan pasal suap. Majelis hakim PN Pekanbaru kemudian menjatuhkan vonis 9 tahun penjara kepada Muhammad Adil. Selain itu, Adil diwajibkan bayar uang denda Rp 600 juta dan pengganti Rp 17,8 miliar.

Dalam vonis yang dibacakan, majelis hakim M Arif Nurhayat menyatakan Muhammad Adil melanggar sejumlah pasal sebagai Bupati Meranti. Beberapa pasal yang dilanggar di antaranya Pasal 12 huruf f juncto Pasal 8 UU Tipikor.

Tak hanya itu, hakim juga menilai Muhammad Adil melanggar Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. Termasuk Pasal 12 UU Tipikor dan UU Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 9 tahun dan denda Rp 600 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 6 bulan,” ucap majelis, Kamis (21/12/2023).

Selain itu, majelis menghukum Adil untuk membayar denda Rp 17,8 miliar. Apabila denda tak dibayar, semua harta benda Adil disita untuk dilelang atau kurungan penjara 3 tahun.

Menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp 17,8 miliar. Apabila tidak membayar, paling lama 1 bulan setelah putusan kekuatan hukum tetap maka harta bendanya disita untuk dilelang,” tegas hakim dikutip detak24com dari detikcom. (*/Berita)

Editor : Kar

 

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempar Temuan Mayat Perempuan Hamil di Bukittimah Dumai, Jari Putus Wajah Rusak 

    Gempar Temuan Mayat Perempuan Hamil di Bukittimah Dumai, Jari Putus Wajah Rusak 

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Seorang perempuan hamil diketahui bernama Nursafika (30) ditemukan jadi mayat dengan kondisi mengenaskan di sebuah pondok Jalan Abdurabkhan, Bukittimah, Dumai. Informasi dirangkum Jumat (12/06/26), penemuan jasad perempuan nahas itu pada Rabu (10/06/26) jelang malam sekitar pukul 19.00 WIB. Kondisi korban sangat mengenaskan, wajah rusak dipenuhi luka dan jari terpotong. Saat ditemukan, kondisi […]

  • Polisi Gulung Dua Jambret dan Penadah Kalung Emas di Teluk Pulai Rohil

    Polisi Gulung Dua Jambret dan Penadah Kalung Emas di Teluk Pulai Rohil

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Unit Reskrim Polsek Panipahan ungkap kasus perampokan kalung emas sekaligus menangkap penadahnya. Informasi dirangkum, Jumat (20/12/24), peristiwa ini terjadi pada Senin, 16 Desember 2024, di Jalan Karya, Kepenghuluan Teluk Pulai, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rohil. Penadah berinisial SD alias Darma (49), warga Jalan Kuburan Cina, Teluk Pulai, ditangkap setelah diketahui membeli […]

  • KODIM Rohil Sita Puluhan Slop Rokok Ilegal di Panipahan

    KODIM Rohil Sita Puluhan Slop Rokok Ilegal di Panipahan

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24com – Unit Intel Kodim 0321 Rohil ungkap peredaran rokok Ilegal dan mengamankan 70 slop terdiri dari berbagai merek. Puluhan slop rokok ilegal tersebut diamankan di wilayah Panipahan bertempat di ruko diduga milik oknum aparat penegak hukum (APH) berinisial A. Dandim 0321 Rohil Letkol Kav Nugraha Yudha Prawiranegara SIP saat dikonfirmasi, Rabu (05/06/24) menerangkan, […]

  • SERTIJAB di Kejati, Pri Wijeksono Resmi Jabat Kajari Dumai

    SERTIJAB di Kejati, Pri Wijeksono Resmi Jabat Kajari Dumai

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Kajati Riau, Akmal Abbas melantik Wakajati, enam Asisten dan lima Kajari. Salah seorangnya, yakni Kajari Dumai Pri Wijeksono. Pelantikan dan sertijab dilakukan di Aula Sasana HM Prasetyo, Gedung Satya Adhi Wicaksana, Jumat (14/06/24). Baca juga : Kajari Dumai Dimutasi, Ini Penggantinya! Akmal Abbas mengatakan rotasi dan promosi merupakan sebuah ekosistem dalam organisasi. […]

  • Jemaah haji sesak di terowongan Mina

    Listrik Mati di Terowongan Mina, Saat Lempar Jumrah

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 19Komentar

    Mina, detak24.com – Insiden mati listrik sempat terjadi di terowongan Mina menuju lantai tiga Jamarat. Peristiwa itu terjadi pagi tadi, Ahad  (10/07/22) pukul 05.15 waktu Arab Saudi (WAS) sampai 06.10 WAS. Saat kejadian, terowongan sedang dipadati jemaah. Beruntung petugas Arab Saudi segera menuju lokasi melakukan penanganan. Tadi tepatnya pada jam 05.15 WAS sampai jam 06.10 […]

  • Kajari Pringsewu Beri Hp dan Voucher Rp1 Juta untuk Tersangka, Dukung Restorative Justice

    Kajari Pringsewu Beri Hp dan Voucher Rp1 Juta untuk Tersangka, Dukung Restorative Justice

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    LAMPUNG, detak24.com – Alih-alih bakal dihukum berat, tersangka malah peroleh kebebasan. Bukan hanya itu saja, ia dapat handphone Android baru, voucher kuota internet senilai Rp1 juta serta alat tulis keperluan sekolah. Hal tersebut dalam rangka mendukung restorative justice di Kejari Pringsewu, Lampung. Sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2022, Kepala Kejari Pringsewu Lampung, Ade Indrawan SH […]

expand_less