KELUARGA PASIEN Mengamuk di RSUD Dumai, Gegara Ditelantarkan 11 Jam
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, detak24.com – Seorang keluarga pasien mengamuk di RSUD Dumai gegara ditelantarkan hampir 11 jam. Sempat bersitegang urat leher dengan petugas hingga memecahkan kaca rumah sakit pelat merah itu.
Peristiwa yang terjadi pada hari Sabtu (14/01/23) sempat viral. Dimana, keluarga pasien mengamuk dan memaki-maki petugas rumah sakit di bagian pelayanan. Bahkan dari keluarga pasien melampiaskan kekesalan dengan memukul kaca bagian pelayanan, yang di dalamnya ada beberapa perawat.
Menurut salah seorang anak pasien Joel Tobing, Selasa (17/01/23) mengakui bahwa pihak RSUD Dumai tidak memberikan pelayanan yang selayaknya terhadap pasien. Bahkan pihak RSUD dengan sengaja mempersulit pengurusan admistrasi surat rujukan pasien ke Rumah Sakit Awal Bros, Pekanbaru.
“Ini memang rumah sakit sudah kelewat batas. Tidak memberikan pelayanan yang baik untuk orang yang membutuhkan perawatan. Ini masalah nyawa apapun yang terjadi seharusnya rumah sakit cepat memberikan tindakan kepada pasien,” kata Joel penuh emosi.
Pasien yang menderita sakit di bagian limpa dan usus mendatangi RSUD sejak dari pukul 10:00 WIB pagi untuk mendapatkan perawatan. Namun hingga malam sekitar pukul 21:00 WIB pasien tak kunjung dilayani. Padahal, selayaknya harus cepat dapat tindakan medis karena saat itu kondisi pasien dalam keadaan kritis.
Pihak keluarga tak sanggup lagi menahan emosi, karena hampir 11 jam menunggu perawatan medis, justru ditelantarkan tanpa alasan yang jelas. Akhirnya salah seorang anak pasien dan kerabat lainnya mengamuk di ruang pelayanan RSUD dan memaki-maki semua petugas yang ada di lokasi.
Sebelumnya memang ada fokter yang datang, namun hanya berkata agar pasien dilakukan operasi. Padahal saat itu kondisi pasien tidak memukimkan untuk dilakukan operasi. Sehingga pihak keluarga menganggap keputusan dokter tak masuk akal dan terkesan asal bicara.
“Memang ada dokter yang datang melihat sekitar pukul 16:00 WIB sore, namun apa yang dikatakan oleh dokter ini tak masuk akal dan terbilang asal ngomong. Tak memperlihatkan karakter seorang dokter yang profesional,” tambah Joel.
Melihat kondisi yang sudah tak memungkinkan lagi, akhirnya keluarga membawa pasien untuk berobat ke Rumah Sakit Awal Bros, Pekanbaru.
Sementara itu, terkait kejadian ini saat awak media untuk melakukan konfirmasi kepada pihak RSUD Dumai tidak ada sama sekali yang memberikan keterangan. Semua para petinggi di RSUD Dumai saling lempar tangan.(red)
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

















