Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Nasional » Kapal Tanker Terbakar di Batam, 10 Orang Tewas Belasan Kritis 

Kapal Tanker Terbakar di Batam, 10 Orang Tewas Belasan Kritis 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BATAM, detak24com – Kapal tanker MT Federal II yang tengah menjalani perbaikan di galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Batu Aji, Batam terbakar.

Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin menyebutkan sebanyak 10 pekerja tewas serta belasan lainnya terluka dan masih dalam perawatan medis.

“Sementara korban yang sudah diketahui yaitu sebanyak 28 orang. Sepuluh orang di antaranya meninggal dunia, 18 masih dalam perawatan intensif” kata Irjen Asep, Rabu (15/10/25).

Asep mengatakan 18 orang korban lainnya saat ini tengah mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Para korban dirawat di beberapa rumah sakit.

“Mudah-mudahan yang 18 korban ini bisa selamat dan masih dalam perawatan intensif di beberapa rumah sakit,” ujarnya saat mengunjungi korban di RS Mutiara Aini.

Ia menambahkan, terdapat empat orang korban luka berat yang tengah dirawat di ruang ICU RS Mutiara Aini. Pihaknya juga masih memastikan kondisi korban lainnya.

“Luka berat di rumah sakit ini ada empat yang dalam perawatan di ruang ICU. Tempat lain kami masih mengecek juga, sementara di tiga rumah sakit,” ujarnya.

Terkait penyebab kecelakaan, Asep menyebutkan saat ini masih dalam penyelidikan pihaknya. Ia menegaskan akan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran hukum.

“Sementara penyebabnya sedang dalam proses penyelidikan dari tim Reskrim, baik Polresta Barelang maupun Polda. Inafis kita sedang bekerja di TKP. Nanti kita akan ketahui penyebabnya apa dari kecelakaan kerja tersebut,” jelasnya.

“Tentu saja dari hasil penyelidikan nanti kita bisa lihat apakah ada unsur kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Apabila itu ditemukan, maka akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tambahnya.

11 Korban Kritis 

Sebanyak 21 korban ledakan kapal tanker MT Federal 11 masih berjuang untuk pulih di ruang perawatan intensif sejumlah rumah sakit Kota Batam, Kepulauan Riau.

Para korban sebagian besar mengalami luka bakar berat hingga sedang, akibat ledakan yang terjadi di galangan kapal PT ASL Tanjung Uncang, Rabu (15/10/25) dini hari.

Salah satu korban selamat, Jefry Agusto mengaku masih syok saat mengenang detik-detik sebelum kapal tempatnya bekerja berubah menjadi lautan api.

“Itu cepat sekali, begitu api muncul dari bawah kapal, kami langsung lari ke atas. Dalam rombongan saya ada tujuh orang, tapi tidak semua bisa selamat,” tuturnya dengan suara bergetar, dikutip dari Newsline Metro TV, Kamis (16/10/25).

 

 

Ledakan keras yang terjadi sekitar pukul 05.00 pagi itu menewaskan 10 pekerja dan melukai 21 orang lainnya. Api besar yang membakar badan kapal membuat proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama.

Tim gabungan dari Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau, dan Basarnas Batam masih terus melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti ledakan

“Tim Inafis masih bekerja di TKP untuk mengumpulkan bukti forensik. Kami juga menelusuri kemungkinan adanya kelalaian dalam prosedur keselamatan kerja,” ujar salah satu perwira penyidik di lokasi.

Sementara itu, korban luka berat masih menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit seperti RSUD Embung Fatimah, RS Bhayangkara Batam, dan RS Elisabeth. Tim medis menyebut kondisi sebagian korban masih kritis akibat luka bakar di atas 40 persen.

“Kami terus memantau kondisi para korban. Luka bakar mereka cukup parah, terutama di bagian wajah, tangan, dan dada,” kata salah satu dokter jaga RSUD Embung Fatimah.

 

 

Keluarga korban yang menunggu di rumah sakit tampak cemas menanti kabar. Beberapa di antaranya mengaku belum mendapat kepastian apakah anggota keluarga mereka termasuk korban tewas atau masih dirawat.

“Kami cuma ingin tahu kondisi adik saya, dia kerja di kapal itu sudah tiga bulan. Katanya baru seminggu pulang ke Batam,” ungkap Desi, salah satu kerabat korban.

Ledakan di kapal tanker MT Federal 11 ini menjadi salah satu insiden industri terburuk di Batam dalam beberapa tahun terakhir. Insiden tersebut menyoroti kembali lemahnya pengawasan keselamatan kerja di sektor perkapalan.

 

 

Pemerintah daerah bersama Kementerian Ketenagakerjaan disebut akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan kerja di kawasan galangan kapal Tanjung Uncang yang dikenal sebagai salah satu pusat industri maritim terbesar di Indonesia.

“Keselamatan kerja harus menjadi prioritas. Kita tidak boleh menunggu korban jatuh baru bertindak,” kata salah satu pejabat dari Dinas Tenaga Kerja Kepri.

Hingga kini, proses identifikasi korban tewas masih berlangsung di RS Bhayangkara Batam, sementara lokasi ledakan telah dipasangi garis polisi untuk keperluan penyelidikan lanjutan. (Red)

Editor : Kar

 

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perhatian! Oktober Ini Ada Razia Zebra di Pekanbaru, Simak Sasarannya

    Perhatian! Oktober Ini Ada Razia Zebra di Pekanbaru, Simak Sasarannya

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    PEKANBARU, detak24.com- Polresta Pekanbaru melaksanakan Operasi Zebra Lancang Kuning tahun 2022. Razia terpusat ini mengedepankan fungsi lalu lintas. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi mengatakan, Operasi Zebra Lancang Kuning 2022 ini akan digelar selama 14 hari mulai tanggal 3 hingga 16 Oktober 2022. “Jelang pelaksanaan Operasi, Polresta Pekanbaru melakukan pelatihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) […]

  • SOGOK Prediket WTP, Muhammad Adil Minta Setdakab Sediakan Uang Rp 600 Juta

    SOGOK Prediket WTP, Muhammad Adil Minta Setdakab Sediakan Uang Rp 600 Juta

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sekdakab Kepulauan Meranti, Bambang Supriyanto menyebut pihaknya diminta Rp 600 juta oleh Bupati Muhammad Adil untuk diberikan kepada auditor BPK Riau yang memeriksa laporan keuangan daerah tersebut. Hal itu disampaikan Bambang dalam kesaksiannya pada persidangan tiga kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Muhammad Adil di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri […]

  • Jemaah haji Indonesia di klinik kesehatan Arab Saudi

    BERTAMBAH, Jemaah Haji Riau Asal Inhil Wafat di Mina 

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    MEKKAH, detak24com – Berita duka datang lagi dari Arab Saudi. Seorang jemaah haji Riau asal Inhil wafat di Arab Saudi. Almarhumah Hajjah Naima Binti Lahuseng Mangging (72 tahun) wafat di Rumah Sakit Mina Al Waddi pada 30 Juni 2023. Beliau berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir dan tergabung dalam kloter BTH-32. Kabar duka ini disampaikan oleh […]

  • TERNYATA Pembangunan Jalan Era SBY Lebih Banyak Ketimbang Zaman Jokowi, Anies Beberkan Faktanya

    TERNYATA Pembangunan Jalan Era SBY Lebih Banyak Ketimbang Zaman Jokowi, Anies Beberkan Faktanya

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    JAKARTA, detak24com  – Capres Anies Baswedan blak-blakan mengkritik pemerintahan Presiden Jokowi soal pembangunan jalan yang dia sebut kalah, jika dibanding pembangunan jalan era SBY. Kritik itu ia sampaikan dalam kapasitasnya sebagai calon presiden saat hadir dalam perayaan Milad ke-21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/05/23). Dalam pidatonya, Anies menyebutkan bahwa di era […]

  • ANAK DPR Bunuh Pacar, Cak Imin Tegaskan PKB Berpihak pada Korban

    ANAK DPR Bunuh Pacar, Cak Imin Tegaskan PKB Berpihak pada Korban

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 4Komentar

    PALEMBANG, detak24com – Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin angkat bicara, terkait kasus pembunuhan seorang wanita di klub malam Surabaya yang dilakukan oleh anak anggota DPR dari PKB. Cak Imin menegaskan, bahwa ia telah menerima laporan peristiwa sadis tersebut.  Bahkan, ia berjanji PKB akan bersikap netral dan mendukung penuh pihak korban. “Saya sudah […]

  • Barang Mewah Dijarah : Massa Protes Tunjangan DPR Obrak-abrik Rumah Eko Patrio, Syahroni dan Uya Kuya 

    Barang Mewah Dijarah : Massa Protes Tunjangan DPR Obrak-abrik Rumah Eko Patrio, Syahroni dan Uya Kuya 

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Massa protes tunjangan DPR menggeruduk serta jarah rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio dan Uya Kuya, Sabtu (30/08/25) petang hingga malam WIB. Ketiga legislator tersebut  dalam beberapa hari ini menjadi topik pembicaraan hangat, baik media sosial maupun masyarakat. Dikutip dari pojoksatu.id, pada Sabtu (30/08/25) ratusan orang mendatangi rumah milik Ahmad Sahroni. Mereka memaksa […]

expand_less