Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Bengkalis » Gulung Lima Tersangka, Aparat Gagalkan Peredaran Sabu 38,4 Kg dan 35.691 Butir Ekstasi di Rupat 

Gulung Lima Tersangka, Aparat Gagalkan Peredaran Sabu 38,4 Kg dan 35.691 Butir Ekstasi di Rupat 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Tim gabungan menangkap lima tersangka jaringan narkoba internasional di Rupat, dengan barang bukti sabu 38,4 Kg dan ekstasi 35.691 butir.

Sinergi yang kuat antara Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau dan Bea Cukai (Kanwil maupun KPPBC TMP B Dumai) kembali membuahkan hasil gemilang. Tim gabungan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika internasional yang menyeludupkan sabu dan ekstasi dari negara tetangga melalui jalur laut di wilayah Pulau Rupat, Riau.

Dalam konferensi pers resmi, Senin (19/05/25) Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari penyelidikan intensif yang telah dilakukan sejak Maret 2025.

“Tim gabungan berhasil membongkar praktik penyelundupan narkotika yang dijalankan secara rapi dan terstruktur lintas wilayah dan negara,” ujarnya.

Pada 5 Mei 2025, operasi gabungan berhasil menangkap lima tersangka dan menyita barang bukti sebanyak 38,40 kilogram sabu dan 35.691 butir ekstasi. Barang-barang haram ini diduga kuat berasal dari jaringan internasional yang beroperasi di Malaysia.

Kelima tersangka yang diamankan memiliki peran yang berbeda-beda:

“Tersangka J (becak laut) bertugas menjemput narkoba dari luar negeri. Pelaku A (penjaga pantai) menerima barang di darat, TGH dan FHD (becak darat), membawa narkoba dari Pulau Rupat ke Pekanbaru, dan tersangka T (kurir darat), kurir pengantar yang menjalankan distribusi ke berbagai wilayah

“Upah yang mereka terima pun fantastis, mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 140 juta per pengantaran, menunjukkan skala besar dan tingginya risiko yang mereka ambil dalam jaringan tersebut,” tambahnya.

Keberhasilan aparat tidak berhenti sampai di situ. Dari hasil pengembangan kasus, terungkap bahwa pada 15 April sebelumnya, jaringan ini juga telah berhasil menyelundupkan 55 kilogram sabu, 30 kilogram didistribusikan ke Pekanbaru dan 25 kilogram ke Palembang. Salah satu tersangka T, diketahui sudah beberapa kali melakukan pengantaran serupa atas perintah seorang bos berinisial C yang diduga kuat berada di luar negeri.

“Dari operasi lanjutan, petugas juga berhasil menangkap tersangka HA, yang bertugas mengambil mobil berisi sabu dari Pekanbaru. Sebanyak 5 kg sabu telah sempat dijual oleh HA, sementara sisanya disembunyikan untuk diambil oleh kurir lain sesuai skema estafet,” ungkapnya.

Pengejaran berlanjut hingga ke wilayah Sumatera Barat, tempat di mana tersangka pengendali lain berinisial HB berhasil ditangkap setelah mencoba melarikan diri. HB diduga sebagai tangan kanan dari bos besar berinisial B, yang juga berada di luar negeri dan masih dalam proses pengejaran.

Jika barang bukti narkotika ini sempat beredar di tengah masyarakat, diperkirakan akan merusak masa depan lebih dari 213.000 jiwa dan menyebabkan kerugian sosial dan ekonomi hingga mencapai Rp 46,3 miliar.

“Ini adalah bukti nyata keberhasilan kolaborasi lintas lembaga. Kami akan terus bekerja sama, bahkan dengan pihak internasional, untuk menumpas tuntas jaringan ini hingga ke akar-akarnya,” ujar perwakilan dari Polda Riau.

Polda Riau dan Bea Cukai memastikan akan terus melakukan pengembangan kasus dan memperkuat kerjasama dengan aparat luar negeri guna membongkar seluruh jaringan pengedar narkoba lintas negara yang mengancam masa depan generasi bangsa.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto menegaskan ini merupakan komitmen Polda Riau dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Bumi Lancang Kuning.

“Ini upaya dari Polda Riau dalam mendukung program Asta Cita Presiden untuk memberantas peredaran narkoba,” tegasnya mengakhiri. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • KODIM 0320 Dumai Launching Penanaman Labu Madu Program Ketahanan Pangan Korem 031 Wira Bima

    KODIM 0320 Dumai Launching Penanaman Labu Madu Program Ketahanan Pangan Korem 031 Wira Bima

    • calendar_month Rabu, 12 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    DUMAI, detak24com – Komandan Kodim (Dandim) 0320/Dumai mengikuti launching penanaman labu madu secara virtual oleh Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung di Kecamatan Sungai Sembilan,  Rabu (12/04/23), pukul 09.00 WIB. Penanaman perdana komoditas labu tersebut dilangsung dilakukan okeh Dandim Letkol (Arh) Hermansyah Tarigan SE bersama Kajari Dumai DR Agustinus HM, Walikota Dumai diwakili Asisten […]

  • Jenazah korban tersambar petir di Rupat saat berada di rumah duka di Dumai. F. :. FACEBOOK

    Naas! Dua Beranak Warga Dumai Tewas Tersambar Petir, Anak Mahasiswi IAITF Sedang KKN di Rupat

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Dumai, detak24.com – Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Dua beranak warga Dumai tewas di Rupat setelah disambar petir, Rabu (17/08/22)       Informasi disampaikan Kapolsek Rupat Utara, Iptu Abdul Wahab, Rabu tanggal 17 Agustus 2022 telah meninggal dunia 2 orang akibat tersambar petir di Pantai Tanjung Lapin Desa Tanjung Punak, Rupat […]

  • KPK Periksa Sekda dan Fitria Nengsih di Jakarta, Lengkapi Berkas Muhammad Adil

    KPK Periksa Sekda dan Fitria Nengsih di Jakarta, Lengkapi Berkas Muhammad Adil

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    JAKARTA, detak24com – Untuk kesekian kalinya KPK memeriksa Sekdakab Kepulauan Meranti, Bambang Supriyanto serta Kepala BPKAD Fitria Nengsih. Kali pemeriksaan di Jakarta, tepatnya pada kantor lembaga antikorupsi tersebut, Senin (31/07/23). Bambang dan Fitria Nengsih memberikan keterangan sebagai saksi terkait kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Kepulauan Meranti nonaktif, Muhammad Adil. Suap diberikan Fitria Nengsih […]

  • Tahanan Dugem Viral di Penjara Rutan Pekanbaru, Ini Penjelasan Karutan 

    Tahanan Dugem Viral di Penjara Rutan Pekanbaru, Ini Penjelasan Karutan 

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Sejumlah orang diduga tahanan atau narapidana asyik melakukan dugem viral di media sosial. Informasi beredar, peristiwa itu terjadi di Rutan Kelas I Pekanbaru. Dalam rekaman video itu, terlihat sejumlah pria duduk bersandar di tembok ruangan sambil menggelengkan kepala. Beberapa orang lainnya asyik berjoget mengikuti irama musik keras yang diputar. Di depan para […]

  • MAMI POPON Meninggal, Raffi Ahmad Tak Kuasa Menahan Air Mata

    MAMI POPON Meninggal, Raffi Ahmad Tak Kuasa Menahan Air Mata

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PRESENTER Raffi Ahmad berduka. Nenek yang sangat dicintainya, Mami Popon meninggal dunia. Hal ini diketahui lewat unggahan instagram miliknya. “Innalillahi waina ilaihi raajiun.. Telah meninggal dunia Pukul 16.01 pada hari ini Sabtu 31 Desember 2022 ,Neneku Tercinta Ibu Hanifah binti Darma (mamih popon), smoga Allah ampunin sgala dosa dan khilafnya Insyallah Di Makam-kan besok di […]

  • Banjir Bandang dan Longsor Terjang Tanah Datar, 5 Rumah dan Jembatan Hanyut

    Banjir Bandang dan Longsor Terjang Tanah Datar, 5 Rumah dan Jembatan Hanyut

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    TANAH DATAR, detak24com – Banjir dan tanah longsor melanda tiga kecamatan di Kabupaten Tanah Datar. Yakni, Tanjung Emas, Padang Ganting, dan Lintau Buo. Bencana tersebut menyebabkan lima rumah hanyut, sejumlah jembatan putus, serta ratusan hektare lahan persawahan rusak. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo. Luapan Sungai Batang Tampo yang berhulu di […]

expand_less