GUBRI Tolak APBDP Bengkalis, Guru PPPK Panik Ngadu ke Dewan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BENGKALIS, detak24com – Guru PPPK di Bengkalis panik dan mengadu ke DPRD setempat, pasca draft APBDP 2023 ditolak Gubri Syamsuar.
Tenaga pengajar ini kuatir akan berdampak pada kegiatan wajib seperti pembayaran gaji guru PPPK di Kabupaten Bengkalis. Belasan cik gu ini langsung mendatangi Gedung DPRD kabupaten Bengkalis, Kamis (26/10/23).
“Kita datang hari ini meminta agar perubahan APBD segera dituntaskan oleh Gubri. Karena ini sangat meresahkan kami selaku guru PPPK SD sampai SMP maupun tenaga lainnya. Kami mendesak agar segera diselesaikan oleh Gubri,” ungkap Riki Aftariandi, guru PPPK SDN 14 Bantan usai pertemuan dengan Anggota DPRD Bengkalis.
Dikatakannya, ditolaknya APBD-P Kabupaten Bengkalis oleh Pemprov Riau berakibat fatal kepada sumber pendapatan mereka. “Gaji kami tertunda, sementara penghasilan itu yang kami harapkan,” keluhnya.
Belasan guru tersebut diterima anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Askori. Ia mengaku prihatin atas keresahan para guru tersebut. Menurutnya, APBD-P 2023 sudah disahkan oleh DPRD Bengkalis sesuai mekanisme dan aturan yang ada, seyogyanya telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Menurutnya, keluhan para guru sangat beralasan. Sebab, jika APBD-P tidak segera tuntaskan oleh Gubri Syamsuar akan mempengaruhi pembayaran hak-hak mereka.
“Kita menerima aspirasi perwakilan guru PPPK. Merasa resah karena perubahan APBD 2023 tak kunjung turun dari provinsi. Seharusnya ini tidak terjadi. Saya berharap kebesaran hati pak Gubernur, jangan karena politik mengorbankan ‘perut’ para guru,” tegasnya.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Bengkalis ini menambahkan, keterlambatan revisi APBD-P 2023, akan mengancam nasib enam bulan gaji ribuan PPPK di Bengkalis.
“Nasib enam bulan gaji ribuan PPPK baik guru, hingga tenaga kesehatan di Bengkalis ke depan terancam pembayarannya. Saya akan berdiri di barisan depan jika guru-guru PPPK akan melakukan aksi,” tegasnya dikutip dari CAKAPLAH. ***
Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus dihttps://detak24.com













