DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Kebakaran Sekolah di Pandau, Enam Ruangan Kelas Rata dengan Tanah 

Wabub Kampar meninjau sekolah yang terbakar di Pandau Jaya. f : ist

PEKANBARU, detak24com – Kebakaran hebat melanda sekolah panti asuhan di bawah Yayasan Lembaga Bakti Muslim Indonesia (YLBMI) Jalan Amal, Desa Pandau Jaya, Siak Hulu, Kampar menghanguskan enam ruang belajar, ruang guru hingga perpustakaan.

Seluruh mobiler dan perlengkapan di enam ruang kelas dan arsip penting sekolah di bawah YLBMI ludes terbakar. Diperkirakan, sebanyak 80 persen bangunan YLBMI ini hangus oleh si jago merah.

Dari informasi yang dirangkum dikutip, Ahad (02/11/25), kejadian naas tersebut terjadi pada Sabtu (01/01/25) pagi sekira pukul 09.30 WIB.

diduga kuat api berasal dari korsleting listrik di salah satu ruangan bagian atas gedung sekolah. Dalam waktu singkat, api cepat menjalar ke seluruh bangunan, karena sebagian besar material bangunan terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga sekitar telah berusaha bahu-membahu memadamkan api, namun api sudah terlanjur membesar dan melahap seluruh bangunan.

Dari informasi yang didapatkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

YLBMI sendiri menaungi 127 murid dari berbagai jenjang pendidikan. Akibat kebakaran tersebut, seluruh kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara.

Kepala Sekolah YLBMI, dengan wajah penuh haru, menyampaikan bahwa pihaknya tengah berupaya mencari tempat sementara agar proses belajar para siswa tetap berjalan.

“Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Semua kelas, arsip, dan dokumen penting terbakar habis. Bahkan, ijazah-ijazah lama siswa yang belum diambil juga ikut terbakar. Untuk sementara, kami akan mencari lokasi belajar sementara agar anak-anak tidak terlalu lama libur,” cakap Kepala Sekolah dengan mata berkaca-kaca.

Mengetahui peristiwa ini, Wakil Bupati Kampar Hj Misharti langsung bergerak cepat menuju lokasi kebakaran. Ia datang bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kampar, Purwadi serta didampingi Anggota DPRD Kampar dari Partai Nasdem Eko Sutrisno dan Camat Siak Hulu Irwansyah.

Hadir juga membersamai beberapa element masyarakat Desa Pandau Jaya seperti Kepala Dusun Benny Malindo, Ketua RT, Tokoh Pemuda Siak Hulu Harby Efgunata, dan unsur pemerintahan desa dan sejumlah elemen masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Kampar meninjau langsung puing-puing bangunan sekolah yang hangus dan menyerahkan bantuan awal kepada pihak yayasan. Ia juga menyampaikan rasa prihatin dan empati atas musibah yang menimpa dunia pendidikan di Pandau Jaya.

“Kami turut berduka atas musibah kebakaran ini. Pemerintah daerah bersama Baznas akan segera berkoordinasi untuk segera a memberikan bantuan pembangunan kelas dan fasilitas darurat agar proses belajar dapat segera dimulai kembali,” kata Misharti.

Sementara itu, Ketua Baznas Kampar Purwadi menyampaikan,  pihaknya siap menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada pihak yayasan.

“Kami dari Baznas akan membantu secepatnya, baik dalam bentuk perlengkapan sekolah maupun kebutuhan mendesak lainnya. Ini adalah tanggung jawab sosial kita bersama,” ucapnya.

Hingga Sabtu sore, tim pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian dan warga masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar YLBI dan masyarakat sekitar. Namun semangat kebersamaan antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemulihan agar anak-anak kembali bisa belajar seperti sediakala.

Camat Siak Hulu Irwansyah yang ikut hadir berharap agar proses belajar mengajar anak anak di sekolah ini tidak terganggu, mengingat ujian sekolah yang sudah dekat waktunya.

“Kita mengapresiasi kinerja pemadam kebakaran yang cepat tanggal dalam memadamkan api. Sehingga  sebelum Zuhur api sudah dipadamkan. Terima Kasih juga cepat tanggalnya Bu Wakil Bupati Kampar yang langsung datang memberikn kesejukan kepada pihak Yayasan yang berduka. Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun gedung sekolah ini delapan puluh persen hangus beserta isinya,” pungkas Irwansyah, dikutip dari cakaplah. (Red)

Editor : Kar