Gawat! Menkeu Purbaya Sebut Presiden Prabowo Lengser Awal 2026
Menkeu Purbaya dan Presiden Prabowo. f : ist
JAKARTA, detak24com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pernah menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto bakal lengser awal Februari 2026.
Kalimat Purbaya tersebut membuat Presiden Prabowo berpikir keras. Sehingga, dipanggil ke Istana beberapa kali hingga dipercaya jadi Menteri Keuangan.
Baca juga : Viral Bokep Sahroni dengan Nafa Urbach, Fakta atau Akal-akalan Netizen?
Purbaya membeberkan alasan Prabowo menunjuk dirinya sebagai ‘bendahara negara’ alias Menteri Keuangan. Ia berhasil gantikan Sri Mulyani setelah memprediksi soal nasib Prabowo bakal lengser awal Februari 2025 tersebut.
Mulanya, Purbaya menyebut akan terjadi demo besar-besaran jika terjadi perlambatan ekonomi secara terus menerus.
Dia mengungkapkan, salah satu contohnya adalah ketika terjadinya demo di berbagai wilayah pada 25-30 Agustus 2025 lalu.
“Tapi waktu ekonominya diperlambat, rakyat susah, turunlah demo besar-besaran. Demo yang terjadi sebulan lalu, itu karena dampak dari ekonomi yang melambat secara signifikan,” katanya saat berbicara dalam acara Investor Daily Summit 2025 di Jakarta International Convention Centre (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (09/10/25), dikutip dari YouTube Investor Daily.
Menkeu Purbaya mengatakan, jika perlambatan ekonomi tidak diperbaiki, maka akan berdampak serius. Rakyat tak akan percaya pada pemerintahan Prabowo.
Pasalnya, dia meyakini perlambatan ekonomi tersebut berujung pada aksi demonstrasi yang akan terjadi terus menerus.
“Pada waktu itu ancaman serius, kalau kita tidak mengubah arah kebijakan ekonomi saat itu atau sekarang, kita akan terus mengalami demo dari minggu ke minggu dan semakin parah. Hitungan saya sebagai ekonom dan setengah dukun, Februari tahun depan akan terjadi pergantian kekuasaan yang cost-nya buat masyarakat mahal,” ujarnya.
Purbaya menyebut analisisnya tersebut ternyata turut disadari Prabowo.
Kekhawatiran Prabowo itu pun berujung Purbaya dipanggil oleh Presiden selama tiga hari berturut-turut sebelum dilantik pada 8 September 2025 lalu, dikutip dari Tribunnews. (Red)
Editor : Kar
