Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Duh, Warga Bengkalis Kok Mengadunya ke DPRD Dumai? Berikut Poin Aspirasi Mereka

Duh, Warga Bengkalis Kok Mengadunya ke DPRD Dumai? Berikut Poin Aspirasi Mereka

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dumai, detak24.com – Sejumlah warga Bukit Abbas, Kabupaten Bengkalis menyampaikan aspirasi di DPRD Dumai. Kedatangan mereka disambut oleh Maward, wakil ketua institusi legislator di wilayah itu.

Dikutip Ahad (31/07/22), perwakilan masyarakat daerah yang baru bergabung dengan Kabupaten Bengkalis itu, Jumat (29/07/22). Daerah Bukit Abbas sebelumnya masuk ke wilayah Kota Dumai, tepatnya di Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur.

Namun, sejak keluarnya Permendagri nomor 52 tahun 2021, yang mengatur batas daerah Kabupaten Bengkalis dengan Kota Dumai Provinsi Riau ditetapkan tanggal 09 September 2021, kemudian diundangkan tanggal 07 Oktober 2021.

Lalu berlaku tanggal 07 Oktober 2021 terakhir Berita Negara (BN) tahun 2021 Nomor 1136. Sehingga, Bukit Abbas kini masuk ke dalam wilayah Kabupaten Bengkalis. Tergabung ke dalam wilayah Desa Bumbung, Kecamatan Bahtin Solapan, Bengkalis.

Meskipun sudah menjadi wilayah Bengkalis, namun warga Bukit Abbas merasa terabaikan dan tak mendapatkan perhatian dari Pemkab Bengkalis.

Salah satunya dikarenakan lokasinya cukup jauh dengan wilayah Pemkab Bengkalis, sehingga warga Bukit Abbas akhirnya mempertanyakan kembali kepada DPRD Dumai terkait status masyarakat mereka.

Kedatangan warga Bukit Abbas pun disambut hangat oleh Wakil DPRD Kota Dumai, Mawardi dan Bahari, Jumat (29/7/2022).

Menurut Mawardi, karena Bukit Abbas dulunya termasuk wilayah Dumai, maka keluhan para warga ini akan ditindaklanjuti oleh wakil rakyat tersebut dengan berkoordinasi dengan DPRD dan Pemkab Bengkalis serta Pemprov Riau.

Hal ini terkait dengan aturan yang telah dikeluarkan oleh Mendagri RI, untuk itu dirinya berharap agar masalah ini cepat diselesaikan dan status masyarakat Bukit Abbas juga bisa diperjelas.

Dikarenakan wilayah mereka saat ini masuk ke Bengkalis, pihaknya juga berharap kepada Pemko Dumai untuk tidak terburu-buru menarik fasilitas di beberapa sektor seperti pendidikan dan kesehatan dari wilayah mereka.

“Karena pendidikan dan kesehatan ini adalah suatu hal yang sangat penting,”ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengharapkan.

Bahkan dirinya juga berjanji akan segera menyurati pihak-pihak terkait. “Karena Bukit Abbas sudah dilepas oleh Kota Dumai, tentunya daerah tersebut sudah menjadi tanggungjawab Pemkab Bengkalis,”katanya tegas.

“Sebab Kota Dumai tak mungkin lagi menganggarkan dalam APBD mengenai pembangunan di sana (Bukit Abbas),”imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Bahari. Tak ditampiknya, wilayah Bukit Abbas memang lebih dekat ke Dumai, namun karena terbentur aturan tersebut jadi masuk ke wilayah Bengkalis.

Bahkan dikatakan dia, kemungkinan besar, KTP mereka juga masih identitas Dumai 

Jika tidak segera diselesaikan, ini akan menyulitkan 400 kepala keluarga (KK) warga Bukit Abbas.  

“Seperti jika untuk pengurusan kesehatan masyarakat di sana bagaimana, kartu BPJS masih Dumai, lalu bagaimana prosesnya, ini yang perlu kita perhatikan,”kata Bahari.

Mewakili masyarakat Bukit Abas, Slamet Redianto menyampaikan, dari hasil musyawarah tokoh-tokoh masyarakat di sana yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bukit Abbas Bersatu, berharap kepada Gubernur Riau agar memprioritaskan permohonan masyarakat Bukit Abbas.

 

Berikut aspirasi imasyarakat Bukit Abbas

1. Pengalihan hak-hak Fasilitas Umum  (Fasum) SDN 010, SMPN 16, TK Tunas Harapan, TK Elshadai, MDTA Bukit ABBAS, Musholla, Masjid dan Gereja dari data Kota Dumai ke Kabupaten Bengkalis.

2. Pengalihan hak-hak KK, KTP warga Bukit Abbas serta BPJS dan hak-hak pertanahan dari Kota Dumai ke Kabupaten Bengkalis.

3. Tenaga didik yang ada di Bukit Abbas baik SDN 010, SMPN 16 tidak harus dipindah tugaskan.

4. Pemasangan tiang PLN di jalur lemda dari Bukit Abbas menuju ke Tasik Serai Barat Kecamatan Talang Muandau.

5. Membangun infrastuktur dan memperhatikan warga Bukit Abbas.

6. Masyarakat Bukit Abbas  mengharapkan hal ini dengan cepat terlaksana kepastian haknya menjadi warga Bengkalis.

”Surat pernyataan sudah kami buat dan kami berharap dapat disampaikan kepada Bapak Gubernur Riau. Dan kepada bapak DPRD Dumai agar kiranya dapat membantu kami untuk menyurati Bapak Wali Kota Dumai dan Ibu Bupati Bengkalis supaya urusan administrasi warga Bukit Abbas dapat dimudahkan. Melalui koordinasi dan kerjasama bapak DPRD Kota Dumai, kami dari warga Bukit Abbas mengucapkan terimakasih,“ tutup Slamet Redianto.(riaulink)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • PRADA INDRA Tewas Dianiaya Senior, Begini Kronologinya!

    PRADA INDRA Tewas Dianiaya Senior, Begini Kronologinya!

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 17Komentar

    Jakarta, detak24.com – TNI Angkatan Udara (AU) menjelaskan perihal penanganan kasus kematian Prada Muhammad Indra Wijaya, prajurit Komando Operasi Udara (Koopsud) III Biak, Papua. Kronologi yang dimaksud dimulai sejak awal Prada Indra ditemukan pingsan, dinyatakan meninggal, dipulangkan ke pihak keluarga hingga diautopsi, dan penyidikan. Prada Indra semula diduga meninggal dunia karena mengalami henti jantung yang […]

  • Gubri Serahkan Bansos Panti Asuhan-Disabilitas Rp3,2 Miliar di Bengkalis

    Gubri Serahkan Bansos Panti Asuhan-Disabilitas Rp3,2 Miliar di Bengkalis

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 23Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – Gubri Syamsuar menyerahkan Bansos permakanan untuk panti asuhan dan penyandang disabilitas, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bengkalis, Jumat (14/10/22). “Kami memberikan bantuan kepada panti asuhan dan penyandang disabilitas di Kabupaten Bengkalis. Harapan kami dengan mendapatkan bantuan ini anak-anak bisa mendapat makanan yang seimbang dan pendidikan yang baik,” ungkap Gubri Syamsuar. Dimana […]

  • OTT KPK di Sumut, Kadis PUPR Terpergok Terima Duit Kontraktor

    OTT KPK di Sumut, Kadis PUPR Terpergok Terima Duit Kontraktor

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – KPK menetapkan lima dari enam orang yang terjaring OTT) di Sumut sebagai tersangka. Salah satunya yakni Kadis PUPR provinsi setempat, Topan Ginting (TOP). “Menetapkan lima orang sebagai tersangka, yaitu satu TOP, selaku Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut. Tersangka RES (Rasuli Efendi Siregar) selaku Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut, merangkap […]

  • DUH! Gaek Paruhbaya Cabuli  Bocah 11 Tahun Berkali-kali di Kampar, Dipergoki Ibu Korban 

    DUH! Gaek Paruhbaya Cabuli  Bocah 11 Tahun Berkali-kali di Kampar, Dipergoki Ibu Korban 

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    KAMPAR, detak24com – Polsek Kampar Kiri menangkap seorang pria paruhbaya atas kasus asusila. Pelaku DA (45) diduga mencabuli NO (11) yang masih duduk di bangku kelas 5 SD.  Tersangka warga Kecamatan Kampar Kiri Tengah, melakukan aksinya berulang kali. Pertama kali pada Desember 2022 dan terakhir pada 23 Maret 2023 di kamar tidur rumah pelaku.  Dikutip […]

  • Hendak Jajan, Gadis Ingusan Diobok-obok Pemilik Warung di Jalan Bintan Dumai

    Hendak Jajan, Gadis Ingusan Diobok-obok Pemilik Warung di Jalan Bintan Dumai

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DUMAI, detak24com – Satreskrim Polres Dumai melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencabulan terhadap seorang anak di wilayah Kecamatan Dumai Kota. Seorang pria berinisial R (59) telah ditangkap untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, karena mencabuli seorang bocah yang saat itu hendak jajan di warung miliknya. Informasi dirangkum Senin […]

  • Lima Paslon Pilbup di Riau Kompak Gugat KPU, Ini Daftarnya 

    Lima Paslon Pilbup di Riau Kompak Gugat KPU, Ini Daftarnya 

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – MK menerima 76 permohonan perselisihan hasil Pilkada Serentak 2024 hingga Jumat (06/12/24) pukul 16.30 WIB. Lima diantaranya berasal dari Riau. Proses pendaftaran sengketa dimulai setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah menetapkan hasil perolehan suara di masing-masing wilayah. Provinsi Riau menjadi salah satu daerah dengan intensitas sengketa tertinggi. Dikutip dari situs resmi MK, […]

expand_less