Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » VIRAL » Dua Demonstran Tewas Saat Demo Bupati Pati, 64 Orang Luka-luka 

Dua Demonstran Tewas Saat Demo Bupati Pati, 64 Orang Luka-luka 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, detak24com – Aksi demo Bupati Pati Sudewo di depan Kantor Bupati, Jawa Tengah menelan korban jiwa. Dua orang dilaporkan meninggal dunia.

Hal ini terungkap saat rapat paripurna di DPRD Pati pukul 13.00 WIB, Rabu (13/08/25).

Salah satu perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, memberikan informasi adanya korban jiwa dalam kejadian demo di kantor Bupati Pati.

Anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo mengatakan bahwa ada laporan warga menjadi korban jiwa dalam kejadian aksi demo Bupati Pati.

“Bahwa ada dua korban jiwa dalam kejadian ini. Atas nama S dan Z,” kata Bandang di Gedung DPRD Pati, Rabu (13/8), dikutip dari detik.com.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudi turut mengucapkan bela sungkawa atas korban jiwa. Ali sempat meminta doa pada anggota DPRD untuk massa yang menjadi korban jiwa.

“Anggota DPRD Pati untuk mendoakan para korban pada aksi ini. Semoga diampuni oleh Allah,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengatakan akan mengecek informasi tersebut. “Saya cek dulu” imbuh dia.

64 Luka-luka 

Sementara, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencatat ada 64 korban luka selama aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati Sudewo pada Rabu (13/8).

Demo besar warga Pati tersebut merupakan buntut rencana Bupati Pati Sudewo menaikkan PBB-P2 hingga 250 persen dan sikap arogannya.

Dari 64 korban luka tersebut, ada yang dirawat di RSUD RAA Soewondo, Klinik Marga Husada, Klinik Pratama PMI, RS Keluarga Sehat, dan perawatan di tempat,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Lucky Pratugas Nasrimo.

Lucky mengatakan untuk pasien yang dirawat di RSUD RAA Soewondo ada sekitar 40 orang, Klinik Marga Husada empat orang, Klinik Pratama PMI satu orang, RS Keluarga Sehat ada tujuh orang, dan perawatan di tempat ada 12 orang.

Ia mengatakan sebagian besar korban menjalani rawat jalan, sedangkan ada enam orang yang rawat inap enam orang. (Red)

Editor : Kar

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Jaksa, Polri: Semua Tersangka Sehat

    Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Jaksa, Polri: Semua Tersangka Sehat

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    Jakarta, detak24.com  – Polisi mengatakan para tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir J dalam keadaan sehat. Polri pun menyerahkan para tersangka itu ke Kejaksaan Agung, selanjutnya dibawa ke Kejari Jaksel.  “Semua dinyatakan sehat. Oleh sebab itu, oleh penyidik langsung digeser ke Kejagung,” kata Kepala Biro Multimedia Brigjen Gatot Repli Handoko di Bareskrim Mabes Polri, Rabu (05/10/22). […]

  • MANTAN Kepala BSI Pangkalan Kerinci Dituntut 14 Tahun Penjara, Kasus Kredit Fiktif

    MANTAN Kepala BSI Pangkalan Kerinci Dituntut 14 Tahun Penjara, Kasus Kredit Fiktif

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Mantan Kepala Capem Bank Syariah Indonesia (BSI) Pangkalan Kerinci, Ahmad Wahyu Qusyairi dituntut hukuman 14 tahun. Terdakwa dinilai terbukti melakukan kredit fiktif yang merugikan negara lebih dari Rp 31 miliar. Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Alexander Josua di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin (09/10/23) petang. Selain, Ahmad, JPU juga menuntut terdakwa Mawardi […]

  • Waspada! Oknum THL Dispar Riau Terlibat Investasi Bodong, Total Capai Miliaran

    Waspada! Oknum THL Dispar Riau Terlibat Investasi Bodong, Total Capai Miliaran

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 12Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Seorang tenaga harian lepas (THL) di Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau inisial AP dipecat. Ia diduga melakukan penipuan modus investasi bodong, yang nilainya capai miliaran rupiah. Pemecatan AP setelah banyaknya korban yang mendatangi kantor Dispar Provinsi Riau mencari pelaku. Namun pelaku tidak masuk kantor dan mematikan nomor handphonenya. “Iya benar kita melakukan […]

  • POLDA Sumsel Tangkap Kapal Pengangkut 10 Ton BBM Ilegal

    POLDA Sumsel Tangkap Kapal Pengangkut 10 Ton BBM Ilegal

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PALEMBANG, detak24com – Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menangkap  satu unit kapal self propelled oil barge (SPOB) Dinar Jaya yang mengangkut BBM produksi Ilegal refinery dari Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel.       “Kapal SPOB Dinar Jaya yang diamankan ini berdasarkan keterangan KSOP Palembang tidak memiliki izin berlayar dan tidak pernah melapor. Kemudian saat […]

  • Satgas PKH Sita Lahan PT Johan Sentosa Seluas 5.764 Ha di Bangkinang 

    Satgas PKH Sita Lahan PT Johan Sentosa Seluas 5.764 Ha di Bangkinang 

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAMPAR, detak24com – Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) sita lahan seluas 5.764 hektare mikik PT Johan Sentosa di Desa Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang Kota, Rabu (26/02/25).  Rombongan Satgas dipimpin Ketua Pelaksana Satgas PKH yakni Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah. Turut hadir Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli H […]

  • Irjen Ferdy Sambo dan istri. F. : IST

    HASIL Survei LSI: Responden Setuju Ferdy Sambo Dihukum Mati, Putri Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    JAKARTA, detak24.com – Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei mengenai penegakan hukum di Indonesia. Salah satunya kasus pembunuhan Brigadir J atau Yoshua dengan terdakwa Ferdy Sambo, Richard Eliezer atau Bharada E, hingga Putri Candrawathi. Survei ini diambil sebelum majelis hakim menjatuhkan vonis kepada para terdakwa. Hampir semua masyarakat (84,5 persen responden) itu mengikuti kasus […]

expand_less