DETAK24COM

Cepat Lugas dan Akurat

Diikuti 85 Peserta, Bupati Bengkalis Kasmarni Buka Pelatihan Unit Kompetensi Disnakertrans 2024

DURI, detak24.com – Disnakertrans Bengkalis gelar Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi (PBUK). Kegiatan dibuka Bupati Kasmarni SSos MMP di Hotel Surya Duri, Selasa (03/12/24)

Sementara, untuk kegiatan dipusatkan di Balai Latihan Kerja UPTLK Disnakertrans Bengkalis, Jalan Pipa Air Bersih, Kecamatan Bathin Solapan.

“Apresiasi kami berikan kepada Disnakertrans Kabupaten Bengkalis yang telah melaksanakan kegiatan PBUK ini. Dan juga kepada PHR atas kolaborasinya pada kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Angkatan Kerja untuk Masyarakat Kabupaten Bengkalis, belum lama ini,” ujar Kasmarni, dalam sambutannya. 

Kasmarni berharap kegiatan pelatihan ini menjadi langkah nyata bersama untuk meningkatkan sumber daya manusia, dan pencari kerja agar mereka memiliki kompetensi dan skill yang dibutuhkan dunia kerja. 

“Angka pengangguran terbuka per Agustus 2024 mengalami penurunan sebesar 1.21 persen. Walau begitu kami terus berupaya untuk terus menurunkannya. Salah satunya dengan meningkatkan kompetensi para pencari kerja, agar mendapatkan kesempatan kerja yang tentunya berdampak pada penurunan angka kemiskinan daerah,” papar Kasmarni. 

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Bengkalis Salman Alfarisi ST menjelaskan, kegiatan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi (PBUK) tahun anggaran 2024 ini dibuka untuk jurusan Ahli K3 Umum, welder, diksar Satpam dan Perhotelan (Housekeeping). Diikuti 85 orang peserta. Instruktur Tenaga Instruktur dan Asesor, selama pelatihan dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Indonesia.

“Pelatihan dilaksanakan UU Nomor 13 Tahun 2003, tentang Ketenagakerjaan, sesuai dengan pasal 9 yaitu pelatihan kerja, diselenggarakan, diarahkan untuk membekali, meningkatkan, dan mengembangkan kompetensi kerja guna meningkatkan kemampuan dan produktivitas,” ujarnya. 

Ditambahkan Salman, pelatihan ini diadakan sesuai dengan visi dan misi Bupati Kasmarni yang salah satunya mewujudkan, pengelolaan, potensi keuangan daerah, sumber daya alam, dan sumber daya manusia yang efektif dalam memajukan perekonomian.

“Dalam hal ini selaras dengan 8 program unggulan bupati yang salah satunya adalah program stimulus ekonomi, bagi pekerja sektor informal, seperti buruh, petani, peternak, nelayan dan lain-lain, serta, peningkatan lapangan pekerjaan, dan penerapan teknologi, serta inovasi, dibidang perekonomian,” tukasnya.(*) 

Editor : Yus Sikumbang