Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bupati Minta Pemerintah Genjot Harga Sawit, Sampaikan 13 Pernyataan

Bupati Minta Pemerintah Genjot Harga Sawit, Sampaikan 13 Pernyataan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) meminta pemerintah menggenjot k harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit maksimal dua pekan ke depan.
     
“Pertama, (AKPSI) meminta kepada pemerintah pusat untuk segera melakukan normalisasi harga TBS sawit. Paling lambat dua minggu ke depan melalui tata kelola ekspor CPO dengan memperhatikan kepentingan perkebunan perusahaan dan pemerintah,” ujar Ketua Umum AKPSI Yulhaidir pada acara Rapat Koordinasi Audit Perkebunan Sawit Se-Indonesia, Kamis (07/07/22).

Ia juga meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyampaikan salinan akta notaris tentang pernyataan perusahaan untuk membangun kebun masyarakat sebesar 20 persen dari luas hutan yang digunakan sebagai perkebunan kelapa sawit.

Dikatakannya, AKPSI akan mendukung keputusan pemerintah untuk mengaudit sektor hulu dan hilir kelapa sawit. Hal ini untuk memetakan seberapa luas perkebunan sawit di RI.

Berikut daftar lengkap rekomendasi AKPSI untuk pemerintah:

1. Meminta kepada pemerintah pusat untuk segera melakukan normalisasi harga TBS sawit, paling lambat dua minggu ke depan melalui tata kelola ekspor CPO dengan memperhatikan kepentingan perkebunan perusahaan dan pemerintah.

2. AKPSI mendukung dengan sepenuhnya kebijakan pemerintah dalam melakukan audit sektor hulu dan hilir kelapa sawit oleh BPKP dengan melibatkan pemerintah kabupaten penghasil sawit dalam proses audit.

3. Meminta kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyampaikan salinan akta notaris yang dilegalisir tentang pernyataan perusahaan untuk membangun kebun masyarakat sebesar 20 persen dari luas hutan yang dilepaskan untuk perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, AKPSI juga meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyerahkan salinan surat keputusan tentang izin pelepasan hutan kepada masing-masing bupati kabupaten penghasil sawit se-Indonesia dalam rangka percepatan realisasi pembangunan kebun plasma masyarakat.

4. Meminta kepada Kementerian ATR untuk tidak memproses hak guna usaha perusahaan sebelum menyampaikan kesanggupan pembangunan kebun masyarakat bersamaan dengan pembangunan kebun inti dengan melampirkan surat keputusan Bupati tentang calon lahan dan calon petani kebun masyarakat.

5. Meminta kepada Kementerian ATR untuk menyampaikan salinan dokumen hak guna usaha dan hak guna bangunan kepada bupati kabupaten penghasil sawit sesuai dengan wilayahnya.

6. Meminta kepada pemerintah pusat segera menerbitkan peraturan pemerintah dan peraturan menteri keuangan terkait dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

7. Meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan kewenangan kepada kabupaten penghasil sawit retribusi produksi TBS minimal Rp25 per kg.

8. Meminta kepada Kementerian Pertanian untuk melakukan revisi Peraturan Menteri Pertanian nomor 01/Permentan/KB.120/I/2018 tentang Pedoman Penetapan TBS Kelapa Sawit Produksi Perkebunan dengan memasukkan komponen cangkang dan kernel dalam perhitungan penentuan harga TBS.

9. Meminta kepada pemerintah pusat memasukkan pembentukan undang-undang terkait kelapa sawit dalam Prolegnas Prioritas 2023. Aturan itu akan memuat tentang tata kelola sawit nasional, pembentukan badan pengelola kelapa sawit, mengatur tata niaga kelapa sawit dari hulu sampai hilir serta kewenangan kabupaten dalam pemberian izin pengawasan dan pemungutan retribusi.

10. Meminta kepada pemerintah pusat untuk meminta seluruh perusahaan besar kelapa sawit membuka akses data dan legalitas perizinan kepada kepala daerah penghasil sawit.

11. Meminta kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mencantumkan kewajiban perusahaan penerima izin pelepasan kawasan hutan mengurus hak guna usaha paling lambat enam bulan sejak diterbitkan surat keputusan izin pelepasan kawasan hutan.

12. Meminta kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit setelah memperoleh izin pelepasan kawasan hutan untuk merealisasikan pembangunan kebun plasma masyarakat di lahan yang dilepaskan. Kemudian, perusahaan harus mengurus hak guna usaha dengan membayar kewajiban Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) paling lambat enam bulan sejak diterimanya surat keputusan pelepasan kawasan hutan.

13. Dalam rangka memudahkan koordinasi perkebunan kelapa sawit antara pemerintah dan kabupaten asosiasi kelapa sawit dan pengusaha sawit, maka AKPSI meminta kepada pemerintah agar mewajibkan seluruh perusahaan sawit bergabung dalam satu organisasi.(CNN)

Editor : Kar
Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka hina Quran sambil telanjang di Batu Sangkar Sumbar. F : ist

    HEBOH! Pemuda Batusangkar Hina Quran Sambil Telanjang

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 2Komentar

    BATUSANGKAR, detak24com – NW (19), seorang pemuda asal Batusangkar, Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) ditangkap polisi gegara hina Quran sambil telanjang. Kejadian ini menjadi sorotan setelah foto dan video kontroversial Nauval (19) tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat tersangka hina Quran sambil telanjang  dengan meletakkan alat kelaminnya di kitab suci tersebut. […]

  • Pecah Rekor, Rupiah Lebihi Rp 18 Ribu per Dolar AS

    Pecah Rekor, Rupiah Lebihi Rp 18 Ribu per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Nilai tukar (kurs) rupiah kembali melemah dalam pembukaan perdagangan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 4 Juni 2026. Pelemahan rupiah mendorongnya menyentuh level Rp 18.000 lebih per dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, menunjukkan nilai tukar rupiah hari ini dibuka melemah 37 poin (0,21%) ke level Rp 18.003 per […]

  • RELAWAN di Riau Siap “Berdarah-darah” Menangkan Ganjar Pranowo Capres PDIP

    RELAWAN di Riau Siap “Berdarah-darah” Menangkan Ganjar Pranowo Capres PDIP

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • 20Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan resmi mengusung Ganjar Pranowo capres PDIP 2024. Relawan di Riau menyebut siap berdarah-darah memperjuangkan kemenangan untuk Gubernur Jawa Tengah itu. Relawan Ganjar di Riau, Zulher, mengaku bersyukur dengan adanya keputusan PDI Perjuangan yang mengusung Ganjar Pranowo capres PDIP 2024, yang diumumkan Jumat (21/4/2023). Menurut dia, pengumuman oleh […]

  • Karhutla Riau, Lima Hektare Lahan Gambut Terbakar di Tapung 

    Karhutla Riau, Lima Hektare Lahan Gambut Terbakar di Tapung 

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    KAMPAR, detak24com – Lima hektare lahan gambut di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dilaporkan terbakar, Ahad (29/05/25). Karhutla kembali melanda wilayah Riau. Kali ini, titik api muncul di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, sejak Jumat (27/06/25) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Api dengan cepat menjalar di lahan gambut, menghanguskan sedikitnya lima hektare wilayah vegetasi […]

  • Jadi Pevoli Putri Terbaik Dunia Versi Volleybox, Ini Jenjang Karier Megawati Hangestri 

    Jadi Pevoli Putri Terbaik Dunia Versi Volleybox, Ini Jenjang Karier Megawati Hangestri 

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DETAK24COM – Megawati Hangestri Pertiwi, atlet voli putri asal Jember cetak sejarah sebagai pemain terbaik dunia tahun 2025 versi Volleybox. Prestasi ini jelas menjadi kebanggaan bagi Indonesia, dan menunjukkan bahwa bakat voli Tanah Air mampu bersaing di level internasional. Pencapaian luar biasa Megawati tidak terlepas dari perjalanan karirnya yang dimulai sejak ia masih di bangku […]

  • TIGA Mahasiswa Bengkalis Terjebak Jaringan Narkoba, Dari Penangkapan 9 Tersangka di Bantan Air

    TIGA Mahasiswa Bengkalis Terjebak Jaringan Narkoba, Dari Penangkapan 9 Tersangka di Bantan Air

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Redaksi
    • 10Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Polisi Bengkalis menangkap tiga mahasiswa yang terlibat dalam sindikat narkoba Bantan Air. Ketiganya dibekuk bersama enam tersangka lainnya dalam waktu dan tempat berbeda. Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro melalui Kasat Resnarkoba AKP Tony Armando ketika dikonfirmasi, Senin (12/06/23) mengatakan, tiga orang dari mereka berstatus mahasiswa tersebut diringkus oleh Tim Satres Narkoba […]

expand_less