Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bos Duta Palma Buron KPK Serobot Lahan Riau 37 Ribu Ha, Negara Rugi Rp600 M Per Bulan

Bos Duta Palma Buron KPK Serobot Lahan Riau 37 Ribu Ha, Negara Rugi Rp600 M Per Bulan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, detak24.com – Kejaksaan Agung melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan seluas 37.095 hektare (Ha) oleh PT Duta Palma Group di wilayah Riau.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan bahwa pihaknya telah menyita lahan yang diduga dikelola secara melawan hukum tersebut sehingga mengakibatkan kerugian perekonomian negara.

“Kejaksaan melakukan penyidik perkara dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan lahan kawasan PT Duta Palma Group,” kata Burhanuddin kepada wartawan, dikutip (28/06/22).

“Kira-kira dua minggu lalu, tim penyidik dari Kejagung telah melakukan penyitaan atas lahan tersebut,” tambah dia.

Namun demikian, belum ada tersangka yang dijerat oleh penyidik hingga saat ini. Penyidikan mengartikan bahwa jaksa telah menemukan dugaan pelanggaran pidana dalam perkara dimaksud.

Burhanuddin menjelaskan bahwa perusahaan tersebut mendirikan lahan tanpa dilandasi aturan hukum yang tepat.

“Jadi dia ada lahan, tapi lahannya tanpa ada surat apa-apa,” jelasnya.

Proses tersebut yang kemudian diindikasikan telah merugikan perekonomian negara. Dari hasil taksiran awal, seharusnya pengelolaan lahan tersebut dapat menghasilkan Rp600 miliar sebulan bagi negara.

“Berapa akan kami hitung kerugiannya, tentu sejak perusahaan itu didirikan sejak perusahaan itu menghasilkan. Dari situlah kerugian negara nanti,” ucapnya.

Burhanuddin menjelaskan bahwa pengelolaan lahan tersebut selama ini menguntungkan pemilik perusahaan yang merupakan buronan KPK.

Keuntungan dari operasional lahan tersebut diduga mengalir kepada buronan. Meski demikian, Burhanuddin belum dapat merincikan lebih lanjut mengenai identitas pemilik lahan itu.

Berdasarkan catatan, pemilik PT Duta Palma yang berstatus sebagai buronan KPK adalah Surya Damardi. Ia terlibat dalam kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau. “Keuangannya langsung dikirim, berada di mana DPO itu berada,” tandas dia.(riaulink)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maxim Minta Driver dan Ojol Keluar dari Platform? Ini Faktanya 

    Maxim Minta Driver dan Ojol Keluar dari Platform? Ini Faktanya 

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, detak24com – Maxim Indonesia membantah informasi yang menyebutkan perwakilan perusahaan meminta mitra pengemudi untuk mundur atau keluar (off/out) dari platform apabila tidak menerima kebijakan perusahaan. Development Director Maxim Indonesia Dirhamsyah, menegaskan informasi tersebut merupakan kesalahpahaman, dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi dalam pertemuan bersama mitra pengemudi. “Dalam pertemuan tersebut, tim perwakilan Maxim tidak […]

  • Tangkapan foto mahasiswi Riau demo di gedung DPRD setempat. F : CAKAPLAH

    Demonstran: Jika BBM Tak Turun-Jokowi harus Lengser, Ribuan Massa Demo BBM Naik

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Ribuan mahasiswa Universitas Riau menggelar unjukrasa di depan gedung DPRD Riau,Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (08/09/22). Meski sudah ditemui Ketua DPRD Yulisman, massa aksi masih meneruskan orasi.  Massa aksi terus meneriakkan agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Dalam orasi itu, massa menyebut jika BBM tidak diturunkan, maka Jokowi yang harus turun.  “Kenaikan BBM […]

  • BANJIR Landa Rohul, Ratusan Rumah dan Jalan Utama Tenggelam

    BANJIR Landa Rohul, Ratusan Rumah dan Jalan Utama Tenggelam

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 24Komentar

    ROHUL, detak24.com – Banjir melanda Pasir Pangaraian dan sekitarnya, Rohul, Jumat (24/02/23). Selain menenggelamkan ratusan rumah, air juga merendam jalan lintas di kota tersebut. Dari pantauan di lapangan, banjir disebabkan meluapnya air Sungai Barang Lubuh, pasca hujan lebat yang melanda Rokan Hulu sejak kamis malam hingga Jumat pagi tadi. Ketinggian air juga menunjukkan peningkatan dan […]

  • Tragedi Malam Jumat : Seorang Selamat, Nelayan Rangsang Pesisir Hilang di Selat Melaka

    Tragedi Malam Jumat : Seorang Selamat, Nelayan Rangsang Pesisir Hilang di Selat Melaka

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SELATPANJANG, detak24com – Dua nelayan asal Tanah Merah, Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti hilang saat menjaring ikan di Selat Melaka, Kamis (21/06/24) malam Jumat. Seoranya berhasil diselamatkan kapal tongkang atas nama Bacok (42). Sementara, iparnya bernama Wandi (37) hingga kini masih dalam pencarian. Bacok dinyatakan selamat setelah ditemukan oleh kapal tugboat TB Terus Jaya 19 yang […]

  • TIM Tabur Kejagung Ciduk Mantan Karyawan Pertamina di Kampar, Kasus Kencing BBM

    TIM Tabur Kejagung Ciduk Mantan Karyawan Pertamina di Kampar, Kasus Kencing BBM

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 6Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Tim Tabur Kejagung menciduk terpidana korupsi pendistribusian BBM, Yusri (65) di Kampar. Mantan karyawan Pertamina itu terlihat kasus kencing minyak di Selat Malaka. Yusri diamankan oleh Tim Tabur Kejagung bersama Kejari Kampar di Jalan Penghidupan, Jumat (16/02/24) pukul 13. 35 WIB. Pensiunan PT Pertamina ini tidak melawan. Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut […]

  • PASCA Terjangkit Ngorok, Peternak Kuansing Jual Kerbau Rp 4 Juta Perekor

    PASCA Terjangkit Ngorok, Peternak Kuansing Jual Kerbau Rp 4 Juta Perekor

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • 14Komentar

    KUANSING, detak24com – Penyakit Septicaemia epizootica (SE) atau sapi ngorok yang menyerang ternak kerbau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), membuat masyarakat rugi besar.  Apalagi, jelang perayaan Idul Adha 1444 Hijriyah, kerbau yang biasa dijual untuk kebutuhan kurban, kini masyarakat setempat terpaksa melego dengan harga murah. Oleh karena ternak sudah terpapar ngorok.  Kepala Dinas Peternakan dan […]

expand_less