Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Sumbar » Berkah Batu, Kisah Heroik Emalina Selamatkan Bayi Dua Tahun dan Ketiga Anaknya di Banjir Agam 

Berkah Batu, Kisah Heroik Emalina Selamatkan Bayi Dua Tahun dan Ketiga Anaknya di Banjir Agam 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AGAM, detak24com – Ibu muda bernama Emalina dan tiga anaknya selamat dari banjir bandang yang menerjang Palembayan, Agam setelah memanjat bongkahan batu besar.

Di punggung batu, mereka menyaksikan rumahnya terseret banjir. Sambil menggendong bayi dua bulan dan memegang dua anaknya, Emalina menunggu banjir surut dan hujan selama berjam-jam.

Baca juga : Satu Hilang, Dua Prajurit TNI Gugur Saat Evakuasi Korban Banjir dan Longsor Sumbar 

Korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor Sumatra Barat hingga Ahad (30/11/25), sebanyak 129 orang meninggal. Sementara, 86 jiwa masih dalam pencarian.

Jumlah korban meninggal dunia terbanyak berasal dari Kabupaten Agam, yaitu 87 orang dan hilang 76 jiwa. Di Kecamatan Palembayan saja, sebanyak 27 orang meninggal dunia.

Baca juga : Update Terbaru Korban Banjir dan Longsor Sumut : 240 Meninggal, 182 Orang Hilang 

Emalina berusaha menenangkan bayinya yang berusia dua bulan saat diwawancarai wartawan, Sabtu (29/11/25) lalu. Meski anaknya agak rewel siang itu, Emalina tetap tersenyum.

Dia bisa mengembuskan napas lega setelah lolos dari maut bersama tiga anaknya di Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar.

Masih teringat jelas di benak perempuan berusia 27 tahun itu, bagaimana air bah menerjang pemukiman warga, pada Kamis (27/11/25).

Jarum jam menunjukkan pukul 14.30 WIB saat ia mendengar teriakan kakaknya yang memberi tahu ada air bah yang biasa disebut galodo datang dari atas.

“Saya hanya mendengar bunyi seperti gemuruh gitu dan kakak saya menyuruh saya segera pergi,” katanya.

“Waktu itu saya sedang menggendong anak,” sambungnya sambil memperlihatkan sang bayi yang berada di pangkuannya.

Pada saat yang sama, anak sulung dan anak keduanya sedang mandi bersama bibi mereka. Emalina langsung berteriak dan melompat dari jendela. Selanjutnya, naik ke batu bersama anak-anaknya hingga selamat dari galodo, seperti dikutip dari bbcnews. (Red)

Editor : Kar

 

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAHKAMAH KONSTITUSI: Menteri Nyapres Cukup Persetujuan Presiden dan Cuti, Tak Perlu Mundur

    MAHKAMAH KONSTITUSI: Menteri Nyapres Cukup Persetujuan Presiden dan Cuti, Tak Perlu Mundur

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA, detak24.com – MK memutuskan bahwa menteri tidak perlu lagi mengundurkan diri saat nyapres. Hanya perlu mendapat persetujuan dan izin cuti dari presiden. Hal ini merupakan putusan MK atas permohonan Partai Garuda yang menguji konstitusionalitas Pasal 170 ayat 1 UU Pemilu. Secara ringkas, pasal tersebut menyatakan bahwa seorang menteri harus mengundurkan diri dari jabatannya apabila […]

  • Vatican Mourns, Pope Francis Dies at Age 88 

    Vatican Mourns, Pope Francis Dies at Age 88 

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    VATICAN, detak24com – The world was shocked by the sad news from the Vatican, Monday (21/4/2025), after Pope Francis was declared dead at his residence in Casa Santa Marta. The highest leader of the Catholic Church died at the age of 88 after battling double pneumonia that he had suffered since the beginning of the […]

  • Ilustrasi penggelapan pajak. (f : ist)

    TIPU Bos Sawit Rp 2 Miliar, Konsultan Pajak di Pekanbaru Diseret ke Penjara 

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Usai memenuhi pemanggilan sebagai saksi, S yang merupakan seorang konsultan pajak di Pekanbaru langsung ditahan polisi. Ia diduga menggelapkan uang nasabahnya sebanyak Rp 2 miliar. Dalam kasus ini S diduga menipu seorang pengusaha sawit berinisial YA. Perihal ini pun dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana. “Benar, pelaku sudah kami […]

  • Kurun 37 Hari, Puluhan Warga Rohul Masuk Penjara Kasus Narkotika

    Kurun 37 Hari, Puluhan Warga Rohul Masuk Penjara Kasus Narkotika

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 1Komentar

    ROHUL, detak24com – Dalam kurun waktu 37 hari, sejak 1 April hingga 7 Mei 2025, Polres mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika dengan menangkap 45 tersangka, termasuk tiga wanita. Hal ini diungkap Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra dalam konferensi pers di halaman Mapolres Rohul, Rabu (07/05/25) petang. Dari operasi ini, aparat berhasil menyita barang bukti […]

  • Diupah Rp 125 Juta, Sabu 88 Kg dan Ekstasi 51.882 Butir Masuk Bengkalis Dikendalikan Napi 

    Diupah Rp 125 Juta, Sabu 88 Kg dan Ekstasi 51.882 Butir Masuk Bengkalis Dikendalikan Napi 

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24com – Tim Resnarkoba Polres Bengkalis gagalkan peredaran 87,6 kilogram sabu dan 51.882 butir ekstasi di Sepahat. Ternyata, barang haram itu dikendalikan narapidana. “Peredaran narkoba ini dikendalikan oleh narapidana,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, melalui Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis, Iptu Doni Binsar, saat jumpa wartawan di Mapolda Riau, […]

  • INFO BMKG : Hujan Diprediksi dari Siang hingga Malam di Sebagian Wilayah Riau

    INFO BMKG : Hujan Diprediksi dari Siang hingga Malam di Sebagian Wilayah Riau

    • calendar_month Kamis, 22 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 13Komentar

    PEKANBARU, detak24.com – Info cuaca Riau, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi mengguyur Riau, Kamis (22/12/22). Menurut Forecaster on Duty BMKG Stasiun Pekanbaru Yudhistira Mawaddah mengatakan hujan sudah mengguyur Riau sejak pagi hari tadi dan masih akan mengguyur Riau hingga dini hari. “Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi […]

expand_less