Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Detak Meranti » DIPALAK Muhammad Adil, Kadis PUPR Kepulauan Meranti Pilih Mundur dari Jabatan

DIPALAK Muhammad Adil, Kadis PUPR Kepulauan Meranti Pilih Mundur dari Jabatan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, detak24com – Mantan Kadis PUPR Kepulauan Meranti, Mardiansyah mengaku memberikan potongan 10 persen dari Persediaan Uang (UP) dan Ganti Uang (GU) kepada Muhammad Adil. Tak tahan dipalak terus, akhirnya ia memilih mundur.

Adanya intimidasi itu diungkapkan Mardiansyah ketika menjadi saksi dalam sidang dugaan korupsi yang menjerat Bupati Kepulauan Meranti nonaktif, Muhammad Adil di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru, Selasa (19/09/23).

Menurut saksi, tekanan tersebut berupa mutasi ke daerah terpencil jika tak mau menyerahkan UP dan GU 5 persen kepada terdakwa.Tekanan itu juga didengarnya dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lain.

Mardiansyah menjabat sebagai Kadis PUPR Kepulauan Meranti sejak September 2021 hingga Oktober 2022. Pada 2021, dia pernah mendapat arahan dari Muhammad Adil untuk melakukan pemotongan dana UP dan GU sebesar 10 persen di luar kebutuhan.

“Itu dikatakan pada saya setelah definitif. Pada 2022, UP di PUPR sebesar Rp 2 miliar. Langsung dikatakan Pak Bupati,” kata Mardiansyah di hadapan majelis hakim yang diketuai Muhammad Arif Nuryanta.

Atas permintaan itu, Mardiansyah berkoordinasi dengan kepala bidang di instansi yang dipimpinnya. “Akhirnya kami sepakat carikan posnya. Mana yang bisa diambil untuk diserahkan ke Pak Bupati,” jelas Mardiansyah.

Akhirnya pada Januari 2023, terkumpul uang Rp 200 juta dari masing-masing bidang di Dinas PUPR Kepulauan Meranti. Uang itu diserahkan langsung kepada Muhammad Adil di rumah dinas bupati, Jalan Dorak Selatpanjang.

Uang juga ada diserahkan melalui ajudan Masnani dan Angga. “Ada juga permintaan lainnya. Rp 50 juta dua kali, ada yang Rp 30 juta dan ada Rp 20 juta. Yang kecil-kecil lewat ajudan, seperti Rp 30 juta dan Rp 20 juta. Lewat ajudan juga ada yang Rp 100 juta,” jelas Mardiansyah.

JPU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanyakan berapa yang sudah diberikan kepada Muhammad Adil ketika itu. Menurut Mardiansyah, uang yang diberikan dari Januari hingga Maret 2022 sebanyak Rp 350 juta. Tapi akhirnya jumlah itu ia ralat jadi Rp 450 juta ketika ditanya hakim.

Mardiansyah mengaku selalu didesak oleh Muhammad Adil untuk permintaan uang tersebut. Ia pun meminta kepada Sekretaris Dinas PUPR Kepulauan Meranti Fajar Tirasmoko, untuk mengkoordinir permintaan Muhammad Adil.

Dari jumlah uang yang diminta, Mardiansyah menyebut mencapai Rp 1,8 miliar. “Total sekitar Rp 1,6 miliar sampai Rp1,8 miliar. Itu dapat laporan dari bendahara (Adi Putra). Itu tercatat sampai periode Oktober 2022,” ungkapnya.

Karena tidak sanggup dengan desakan permintaan Muhammad Adil, akhirnya Mardiansyah mengundurkan diri dari jabatannya Kadis PUPR Kepulauan Meranti. “Saya mengundurkan diri Oktober 2022. Alasannya, saya tak sanggup, pak” ungkap Mardiansyah.

Selain pemotongan UP dan GU, ternyata Muhammad Adil juga mendapat potongan 10 persen dari tunda bayar kepada rekanan. Namun jumlah itu tidak ditanggapi semua rekanan.

Rekanan mengajukan gugatan membayar tunda bayar atas penyedia barang dan jasa, karena pembayaran belum diselesaikan. Setelah inkrah maka pemerintah akan bayar dengan syarat membayarkan 10 persen.

Disepakati perusahaan. PT Andam Dwi Lestari Rp 1,2 miliar. Uang dalam bentuk rupiah dimasukkan ke dus dan diserahkan melalui ajudan Masnani dan Fadil di Hotel Novotel.

PT Aneka menyerahkan uang Rp 1 miliar dalam bentuk Dolar. Uang diterima di Jalan Sutomo dari Acuan dan diserahkan melalui Masnani di Hotel Novotel.

Selanjutnya, PT Onggara Adi Pratama sebanyak Rp 500 juta dala bentuk Dolar Singapura. Uang diserahkan lewat Masnani di Hotel Novotel. Kemudian, PT Lintas Khatulistiwa Rp 800 juta. Diserahkan di Selatpanjang diambil langsung oleh ajudan Fadil.

Hakim menanyakan apakah ada yang diserahkan untuk saksi. “Tidak ada,” tegas Mardiansyah.

Untuk diketahui, JPU mendakwa Muhammad Adil dengan 3 dakwaan tindak pidana korupsi. Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Fitria Nengsih selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti dan auditor BPK Perwakilan Riau, M Fahmi Aressa. (CAKAPLAH)

Editor : Kar

 

Terimakasih telah mengunjungi website kami. Ikuti kami terus di https://detak24.com

Penulis

Cepat, Lugas dan Akurat

Rekomendasi Untuk Anda

  • BERIKUT 28 Hasil Survei Terbaru Capres Anies vs Ganjar vs Prabowo

    BERIKUT 28 Hasil Survei Terbaru Capres Anies vs Ganjar vs Prabowo

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta, detak24com– Berbagai lembaga survei terus merilis hasil sigi mereka terkait elektabilitas bakal calon presiden yang diprediksi turut serta dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024. Berikut adalah 28 hasil survei yang dirangkum CNBC Indonesia sejak awal Juli 2023. Lembaga Survei Jakarta (LSJ) LSJ merilis hasil survei terkait elektabilitas bakal calon presiden yang diprediksi […]

  • Ditemukan Sabu, Warga Gerebek Pasangan LGBT di Bagan Sinembah Rohil  Malam Minggu

    Ditemukan Sabu, Warga Gerebek Pasangan LGBT di Bagan Sinembah Rohil Malam Minggu

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    ROHIL, detak24.com – Warga Jalan Sisingamangaraja, Sei Buaya Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil menggerebek pasangan LGBT, Sabtu (18/01/25) malam minggu.  Dalam video penggerebekan tersebut yang diterima awak media, masyarakat bersama keluarga pelaku bersama-sama menggedor pintu kamar pelaku diduga melakukan hubungan intim sesama jenis (gay). Namun Pelaku yang berinisial AAH alias Ade bersama teman kencannya tidak mau […]

  • Kolaborasi Bersama Pemkab Bengkalis, PWI Berbagi Takjil dan Bukber

    Kolaborasi Bersama Pemkab Bengkalis, PWI Berbagi Takjil dan Bukber

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 0Komentar

    BENGKALIS, detak24.com – PWI Bengkalis bagikan ratusan paket takjil kepada warga yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tidak jauh dari gedung organisasi pers itu, Senin (17/03/25). Aksi berbagi di bulan suci Ramadan ini berlangsung dengan penuh kehangatan. Hanya dalam hitungan menit, seluruh paket takjil yang terdiri dari air minum dan makanan ringan habis terbagi kepada […]

  • Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi Palsu di Marpoyan Damai Pekanbaru, Ini Hasilnya!

    Polisi Gerebek Pabrik Ekstasi Palsu di Marpoyan Damai Pekanbaru, Ini Hasilnya!

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    PEKANBARU, detak24com – Polisi mengungkap pabrik ekstasi palsu di Marpoyan Damai Pekanbaru. Barang itu diedarkan di tempat hiburan malam. Direktur Narkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti, Selasa (09/07/24) mengatakan, pengungkapan pabrik ekstasi palsu itu dilakukan oleh Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau pada Sabtu (06/07/24) malam minggu. Pengungkapan pertama dilakukan di parkiran BROTHER’S […]

  • Puisi Menyayat Hati RK Lepas Kepergian Eril di Sungai Swiss

    Puisi Menyayat Hati RK Lepas Kepergian Eril di Sungai Swiss

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 18Komentar

    Jakarta, detak24.com – Gubernur Jawa Barat RK kembali mengungkapkan kedukaan terkait Eril yang diikhlaskan meninggal syahid akhirat di Sungai Aare, Swiss, sepekan lalu. Rasa pilu hatinya ia tuangkan dalam puisi yang menyayat hati. Ridwan Kamil menunjukkan keikhlasannya menerima kondisi bahwa Eril meninggal dunia. Ridwan Kamil memohonkan maaf Eril kepada semua pihak jika almarhum memiliki salah […]

  • PENGURUS Santuni Puluhan Kaum Duafa dan Anak Yatim Sesama Warga IKEDA Duri 

    PENGURUS Santuni Puluhan Kaum Duafa dan Anak Yatim Sesama Warga IKEDA Duri 

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Yusrizal Sikumbang
    • 22Komentar

    DURI, detak24.com – Pengurus IKEDA (Ikatan Keluarga Daerah Agam) Duri bersama Ikatan Wanita (IWA) IKEDA, Jumat (07/04/23) sore memberikan santunan paket sembako untuk kaum dhuafa dan santunan bagi anak yatim, sesama warga IKEDA.  Penyerahan santunan yang digagas oleh IWA IKEDA ini dipusatkan di Sekretariat IKEDA Duri Jalan Harapan Jaya, depan Kantor Samsat Duri, Kelurahan Air […]

expand_less